<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102</id><updated>2012-02-07T00:46:38.133+07:00</updated><category term='ADA-ADA SAJA'/><category term='SOFTWARE'/><category term='RELUNG HATI'/><category term='LAGU NASIONAL'/><category term='TUTOR'/><category term='INFOTAINMENT'/><category term='MODIFIKASI BLOG'/><category term='BUAH HATI'/><category term='INFORMASI ARTIKEL'/><category term='MATA LENSA'/><category term='SERBA-SERBI ISLAM'/><category term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>KI YUSWA PINULUR</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>72</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-6878687360926370566</id><published>2012-02-03T07:54:00.002+07:00</published><updated>2012-02-03T07:57:11.993+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>MATERI PKN KLS IX " PENGERTIAN POLITIK BEBAS AKTIF DARI PARA AHLI"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Pengertian Politik Luar Negeri Bebas Aktif &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumusan yang ada pada alinea I dan alinea IV Pembukaan UUD 1945 merupakan dasar hukum yang sangat kuat bagi politik luar negeri RI. Namun dari rumusan tersebut, kita belum mendapatkan gambaran mengenai makna politik luar negeri yang bebas aktif.&lt;br /&gt;Berikut ini kutipan beberapa pendapat mengenai pengertian bebas dan aktif.&lt;br /&gt;1.    B.A Urbani menguraikan pengertian bebas sebagai berikut :&lt;br /&gt;perkataan bebas dalam politik bebas aktif tersebut mengalir dari kalimat yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 sebagai berikut : supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. Jadi menurut pengertian ini, dapat diberi definisi sebagai “berkebebasan politik untuk menentukan dan menyatakan pendapat sendiri, terhadap tiap-tiap persoalan internasional sesuai dengan nilainya masing-masing tanpa apriori memihak kepada suatu blok”.&lt;br /&gt;2.    Mochtar Kusumaatmaja merumuskan bebas aktif sebagai  berikut :&lt;br /&gt;Bebas, dalam pengertian bahwa Indonesia tidak memihak pada kekuatan-kekuatan yang pada dasarnya tidak sesuai dengan kepribadian bangsa sebagaimana dicerminkan dalam Pancasila. Aktif, berarti bahwa di dalam menjalankan kebijaksanaan luar negerinya, Indonesia tidak bersifat pasif-reaktif atas kejadiankejadian internasionalnya, melainkan bersifat aktif.&lt;br /&gt;3.    A.W Wijaya merumuskan:&lt;br /&gt;Bebas, berarti tidak terikat oleh suatu ideologi atau oleh suatu politik negara asing atau oleh blok negara-negara tertentu, atau negara-negara adikuasa (super power). Aktif artinya dengan sumbangan realistis giat mengembangkan kebebasan persahabatan dan kerjasama internasional dengan menghormati kedaulatan negara lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-6878687360926370566?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/6878687360926370566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2012/02/materi-pkn-kls-ix-pengertian-politik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/6878687360926370566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/6878687360926370566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2012/02/materi-pkn-kls-ix-pengertian-politik.html' title='MATERI PKN KLS IX &quot; PENGERTIAN POLITIK BEBAS AKTIF DARI PARA AHLI&quot;'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-2152578901743875938</id><published>2012-02-03T07:44:00.002+07:00</published><updated>2012-02-03T07:49:09.138+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>MATERI PKn KLS IX " PERWAKILAN DEPLOMATIK DAN KONSULER</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perwakilan Diplomatik dan Perwakilan Konsuler&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh kegiatan dalam hubungan antarbangsa/antarnegara pada hakikatnya adalah diplomasi, yaitu usaha memelihara hubungan antar negara. Kegiatan diplomasi dilaksanakan oleh para diplomat,yaitu orang – orang yang menjadi wakil resmi suatu negara dalamhubungan resmi dengan negara lain.Para diplomat itu yang bertanggung jawab untuk mencapaitujuan diplomasi, yang antara lain adalah untuk :&lt;br /&gt;1.    Membina, menjaga, dan menyelenggarakan hubungan yanglancar dengan negara dan          pemerintah lain;&lt;br /&gt;2.    Mengumpulkan dan menyampaikan informasi yang berguna;&lt;br /&gt;3. Menjaga agar kepentingan negara sendiri tidak dirugikandalam percaturan politik internasional;&lt;br /&gt;4.    Merepresentasikan bangsa dan negara sendiri di luar negeri;dan&lt;br /&gt;5.    Melindungi para warga negara sendiri di luar negeri.Diplomasi suatu negara dilakukan baik oleh korps perwakilandiplomatik maupun oleh korps perwakilan konsuler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Perwakilan Diplomatik&lt;br /&gt;Korps diplomatik yang ada di suatu negara dipimpin oleh kepala misi diplomatik. Kepala misi diplomatik dibagi menjadi tiga golongan,yaitu :&lt;br /&gt;a.    Duta Besar (ambassador, pro-nuntius)&lt;br /&gt;        Duta besar merupakan duta yang berada di tingkatan tertinggi dan memepunyai kekuasaan penuh dan luar biasa dan biasanya ditepatkan di negara negarayang banyak menjalin hubungan timbal balik.&lt;br /&gt;b.    Duta (envoy, internuntius),&lt;br /&gt;        Adalah wakil diplomatik yang pangkatnya lebih rendah dari duta besar,dalam menyelesaikan segala persoalan kedu negara dia diharuskan berkonsultasi dengan pemerintahnya.&lt;br /&gt;c.    Kuasa Usaha (charge d’affaires)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuasa usaha yang tidak diperbantukan kepada kepala negara dapatdibedakan atas :&lt;br /&gt;  Kuasa usaha tetap menjabat kepala dari suatu perwakilan.&lt;br /&gt;  Kuasa usaha sementara yang melaksanakan pekerjaan dari kepala perwakilan ketika pejabat ini belum atau tidak ada ditempat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Fungsi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Mewakili negara pengirim di dalam negara penerima,&lt;br /&gt;2.      Melindungi kepentingan negara pengirim dan warganegaranya di dalam negara penerima di dalam batas – batasyang diizinkan oleh hukum internasional,&lt;br /&gt;3.      Berunding dengan negara penerima,&lt;br /&gt;4.      Mengetahui menurut cara – cara yang sah keadaan – keadaandan perkembangan di dalam negara penerima, danmelaporkannya kepada Pemerintah negara pengirim,&lt;br /&gt;5.      Memajukan hubungan persahabatan antara negara pengirimdengan negara penerima, dan membangun hubungan –hubungan ekonomi, kebudayaan, dan ilmiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Perwakilan Konsuler&lt;br /&gt;Pembukaan hubungan konsuler terjadi dengan persetujuan timbal – balik, baik secara sendiri maupun tercakup dalam persetejuanpembukaan hubungan diplomatik. Walaupun demikian, pemutusan hubungan diplomatik tidak otomatis berakibat pada putusnyahubungan konsuler.&lt;br /&gt;Fungsi perwakilan konsuler secara rinci disebutkan dalam ps 5 konvensi Wina mengenai Hubungan Konsuler dan Optimal Protokol tahun 1963, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Melindungi kepentingan negara pengirim dan warganegaranya di dalam negara penerima di dalam batas – batasyang diizinkan oleh hukum internasional,&lt;br /&gt;2.    Memajukan pembangunan hubungan dagang, ekonomi,kebudayaan, dan ilmiah antar kedua negara,&lt;br /&gt;3.    Mengeluarkan paspor dan dokumen yang pantas untuk orangyang ingin pergi ke negara pengirim,&lt;br /&gt;4.    Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta melakukanperaturan perundang – undangan negara penerima.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-2152578901743875938?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/2152578901743875938/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2012/02/materi-pkn-kls-ix-perwakilan-deplomatik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/2152578901743875938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/2152578901743875938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2012/02/materi-pkn-kls-ix-perwakilan-deplomatik.html' title='MATERI PKn KLS IX &quot; PERWAKILAN DEPLOMATIK DAN KONSULER'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-4029173353799469029</id><published>2012-01-28T10:12:00.006+07:00</published><updated>2012-01-31T21:32:59.362+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>UJI KOMPETENSI</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Bagi para pengunjung khususnya siswa SMP atau yang sederajat, untuk mempersiapkan menghadapi ujian kalian perlu melatih kemampuan penguasaan materi yang telah kalian pelajari dengan sering-sering mengerjakan soal-soal. Kali ini saya mencoba menyajikan soal-soal yang bisa digunakan untuk menguji kemampuan kalian dalam penguasaan materi  kalian pada mata pelajaran KEWARGANEGARAAN (PKn). Dalam Uji Kompetensi ini nanti akan terbagi dalam beberapa tahap, masing-masing tahap ada 15 soal Pilihan Ganda. Tahapan ini bukan menunjukan tingkat kesukaran. namun lebih ditujukan pada tingkat pemahaman. Masing-masing tahap untuk bisa diyatakan lulus, skor minimal yang harus dicapai adalah 80.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk memulai mengerjakan soal tidaklah sulit cukup dengan memasukan nama  pada kotak yang sudah disediakan, kemudian tinggal klik mulai /start. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;SELAMAT MENGERJAKAN....... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIAP UJIAN SEKOLAH&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;TAHAP 1&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin: 5px;"&gt;&lt;div class="normalfont" style="margin-bottom: 2px;"&gt;&lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'TUTUP'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'BUKA'; }" value="BUKA" style="margin: 0px; padding: 5px; width: 55%; font-size: 11px; background:#A32514; color:#ffffcc; border:1px dashes yellow;" type="button"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="display: none;"&gt;&lt;div style="border: 2px dashes white; color:green;background- text-align: justify; padding:10px; color:transparent;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe id="proprofs" marginheight="0" marginwidth="0" name="proprofs" src="http://www.proprofs.com/quiz-school/widget/v3/?id=322782&amp;amp;bgcolor=ffffff&amp;amp;fcolor=000000&amp;amp;tcolor=000000&amp;amp;w=420&amp;amp;h=295&amp;amp;ff=1&amp;amp;fs=medium&amp;amp;pplink=1&amp;amp;socialmedia=0&amp;amp;embedlink=1&amp;amp;showpage=1&amp;amp;btncolor=000000" width="440" frameborder="0" height="501"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;div    style="  ;font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:10px;color:black;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;TAHAP 2&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin: 5px;"&gt;&lt;div class="normalfont" style="margin-bottom: 2px;"&gt;&lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'TUTUP'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'BUKA'; }" value="BUKA" style="margin: 0px; padding: 5px; width: 55%; font-size: 11px; background:#A32514; color:#ffffcc; border:1px dashes yellow;" type="button"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="display: none;"&gt;&lt;div style="border: 2px dashes white; color:green;background- text-align: justify; padding:10px; color:transparent;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe name="proprofs" id="proprofs" marginwidth="0" marginheight="0" src="http://www.proprofs.com/quiz-school/widget/v3/?id=323033&amp;amp;bgcolor=ffffff&amp;amp;fcolor=000000&amp;amp;tcolor=000000&amp;amp;w=420&amp;amp;h=295&amp;amp;ff=1&amp;amp;fs=medium&amp;amp;pplink=1&amp;amp;socialmedia=0&amp;amp;embedlink=1&amp;amp;showpage=1&amp;amp;btncolor=000000" width="440" frameborder="0" height="501"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;div    style="  ;font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:10px;color:#000;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;TAHAP 3&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin: 5px;"&gt;&lt;div class="normalfont" style="margin-bottom: 2px;"&gt;&lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'TUTUP'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'BUKA'; }" value="BUKA" style="margin: 0px; padding: 5px; width: 55%; font-size: 11px; background:#A32514; color:#ffffcc; border:1px dashes yellow;" type="button"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="display: none;"&gt;&lt;div style="border: 2px dashes white; color:green;background- text-align: justify; padding:10px; color:transparent;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe name="proprofs" id="proprofs" marginwidth="0" marginheight="0" src="http://www.proprofs.com/quiz-school/widget/v3/?id=324209&amp;amp;bgcolor=ffffff&amp;amp;fcolor=000000&amp;amp;tcolor=000000&amp;amp;w=420&amp;amp;h=295&amp;amp;ff=1&amp;amp;fs=medium&amp;amp;pplink=1&amp;amp;socialmedia=0&amp;amp;embedlink=1&amp;amp;showpage=1&amp;amp;btncolor=000000" width="440" frameborder="0" height="501"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;div    style="  ;font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:10px;color:#000;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-4029173353799469029?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/4029173353799469029/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2012/01/uji-kompetensi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/4029173353799469029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/4029173353799469029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2012/01/uji-kompetensi.html' title='UJI KOMPETENSI'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-5886355354313530210</id><published>2011-07-29T11:27:00.004+07:00</published><updated>2011-07-29T19:25:54.343+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RELUNG HATI'/><title type='text'>KEJAHATAN DAN KEBERADAAN TUHAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;QOLBU MUKMIN BAITULLOH, Hati seorang mukmin adalah kerajaan ALLOH. Dalam postingan ini akan diberikan ilustrasi betapa pentingnya bagi manusia khusnya seorang mukmin menempatkan Tuhan dalam singgasana kerajaan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah perkulihan terjadi dialog antara seorang profesor sebagai dosen dan mahasiswanya,&lt;br /&gt;"Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada ?"  "Apakah kejahatan itu ada ?" "Apakah Tuhan menciptakan kejahatan ?"&lt;br /&gt;Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, "Betul, Dia yang menciptakan semuanya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, Pak, semuanya" kata mahasiswa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesor itu menjawab,&lt;br /&gt;"Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, "Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tentu saja," jawab si Profesor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, "Profesor, apakah dingin itu ada?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Apakah kamu tidak pernah sakit flu?" Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa itu menjawab,&lt;br /&gt;"Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa itu melanjutkan, "Profesor, apakah gelap itu ada?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesor itu menjawab, "Tentu saja gelap itu ada."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa itu menjawab,&lt;br /&gt;"Sekali lagi anda salah, Pak.Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya mahasiswa itu bertanya, "Profesor, apakah kejahatan itu ada?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bimbang professor itu menjawab,&lt;br /&gt;"Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekali lagi Anda salah, Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Tuhan di hati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesor itu terdiam. Dan mahasiswa itu adalah, ..........&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-wvbQMhitNQU/TjI7AaB3jJI/AAAAAAAAAck/uvjbjdgHtmA/s1600/New%2BPicture%2B%252844%2529.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 243px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-wvbQMhitNQU/TjI7AaB3jJI/AAAAAAAAAck/uvjbjdgHtmA/s320/New%2BPicture%2B%252844%2529.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5634630961967107218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Albert Einstein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-5886355354313530210?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/5886355354313530210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/07/kejahatan-dan-keberadaan-tuhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/5886355354313530210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/5886355354313530210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/07/kejahatan-dan-keberadaan-tuhan.html' title='KEJAHATAN DAN KEBERADAAN TUHAN'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-wvbQMhitNQU/TjI7AaB3jJI/AAAAAAAAAck/uvjbjdgHtmA/s72-c/New%2BPicture%2B%252844%2529.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-4752155544513514417</id><published>2011-07-28T18:07:00.007+07:00</published><updated>2012-01-13T11:30:59.617+07:00</updated><title type='text'>AREA CHAT</title><content type='html'>Halaman ini merupakan tempat khusus buat teman-teman Blog walking yang ingin meninggalkan pesan. Silakan tinggalkan pesan apa saja yang penting menggunakan kata-kata yang sopan..!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin: 5px;"&gt;&lt;div class="normalfont" style="margin-bottom: 2px;"&gt;&lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'Tutup'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'Buka'; }" value="Buka" style="margin: 0px; padding: 5px; width: 55%; font-size: 11px; background:#A32514; color:#ffffcc; border:1px dashes yellow;" type="button"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="display: none;"&gt;&lt;div style="border: 2px dashes white; color:green;background-color:transparent; text-align: justify; padding:10px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script language="javascript" src="http://www.neoworx.net/neoboard/board.php?user_id=7151926&amp;amp;tool_id=715192600"&gt; &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-4752155544513514417?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/4752155544513514417/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/07/area-chat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/4752155544513514417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/4752155544513514417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/07/area-chat.html' title='AREA CHAT'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-3165080369517118144</id><published>2011-07-04T10:52:00.005+07:00</published><updated>2011-07-04T12:21:38.886+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RELUNG HATI'/><title type='text'>MEMBUKA HIJAB YANG MEMBATASI DIRI DENGAN ALLAH SWT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-KtVEnbnA55E/ThE6WYSjsyI/AAAAAAAAAcU/i9gEcrojuAQ/s1600/allah-32-%2Bwllp.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 188px; height: 151px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-KtVEnbnA55E/ThE6WYSjsyI/AAAAAAAAAcU/i9gEcrojuAQ/s320/allah-32-%2Bwllp.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5625341565714281250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; A.Membina Peribadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;1. Perbaikan Akhlak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Firman AlLah swt. dalam Al-Quran (S. Al-Kahfi: 110)&lt;br /&gt;"Maka barang siapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh (memperbaiki akhlak) dan janganlah ia mempersekutukan apapun dalam beribadat kepada Tuhan (bersih dari segala kotoran hawa nafsu)"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Ghazali di dalam kitabnya Kimyaus-Saadah menyatakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"tujuan perbaikan akhlak ialah membersihkan qalbu dari kotoran hawa nafsu dan amarah hingga hati menjadi suci bersih bagaikan cermin yang dapat menerima Nur cahaya Tuhan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sabar&lt;br /&gt;Firman AlLah swt. dalam Al-Quran (S. Al-Baqarah: 45 - 46)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadikanlah sabar dan Salat sebagai penolongmu, dan sesungguhnya yang demikian itu adalah tugas berat kecuali bagi orang yang khusyu".&lt;br /&gt;Orang - orang yang khusyu' itu ialah orang yang menyukai bahwa mereka itu akan bertemu dengan AlLah dan bahwa mereka akan kembali kepadaNya"&lt;br /&gt;Menurut Al-Ghazali, 'Sabar' ialah meninggalkan segala macam pekerjaan yang digerakkan oleh hawa nafsu, tetap pada pendirian agama yang bertentangan dengan kehendak hawa nafsu, semata - mata kerana menghendaki kebahagiaan dunia dan akhirat"&lt;br /&gt;Pembahagian Sabar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Sabar Disiplin / Taat&lt;br /&gt;   i) Sabar sebelum taat, ialah niat yang ikhlas, tujuan yang benar, merasa berkewajipan atas keyakinan agama dalam menerima peraturan berupa perintah atau larangan.&lt;br /&gt;   ii) Sabar melaksanakan taat, ialah melaksanakan kewajipan sampai selesai, berkala atau terus menerus dengan penuh tanggungjawab dan kesungguhan.&lt;br /&gt;   iii) Sabar setelah taat, ialah tidak merasa bangga dengan selesainya pekerjaannya, tidak iri hati atau kekurangan atau kelebihan orang lain, tidak ria' untuk dikagumi hasil usahanya.&lt;br /&gt;b) Sabar Berkewajipan. Mengetahui sesuatu kewajipan tidak cukup untuk dapat dikerjakan tanpa adanya kesabaran dan sebaliknya mengetahui sesuatu larangan belum tentu dapat meninggalkannya tanpa adanya kesabaran.&lt;br /&gt;c) Sabar menurut hukum terbahagi:&lt;br /&gt;   Sabar untuk menjauhkan diri dari segala yang haram,hukumnya 'wajib'.&lt;br /&gt;   Sabar untuk menjauhkan diri dari segala pekerjaan makruh, hukumnya 'sunat'.&lt;br /&gt;   Sabar dalam menjalankan hukuman kerana pelanggaran maka hukumnya 'harus'.&lt;br /&gt;   Sabar membela kehormatan atau hak milik hukumnya 'haram'. Sifat sabar dalam keadaan ini dinamakan 'sabar Saja'ah' (sabar berani). Firman AlLah dalam Al-Quran (S. Al-Anfaal: 46)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   "Bersabarlah kamu sekalian, sesungguhnya AlLah beserta mereka yang sabar".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Syukur. Berterima kasih kepada AlLah atas segala nikmat pemberianNya. Erti Syukur, keadaan seseorang mempergunakan nikmat yang diberikan oleh AlLah itu hanya untuk membuat kebajikan.&lt;br /&gt;4) Ridha bil Qadha. Ridha ertinya rela menerima dengan apa yang ditentukan dan ditaqdirkan AlLah kepadanya. Rela berjuang atas jalan AlLah mencari semata - mata keridhaan AlLah (Ibtighaa MadhatilLah).&lt;br /&gt;Kesimpulan Sabar, Syukur dan Ridha adalah tiga sifat terpuji yang sangat bernilai tinggi, dapat membawa kepada ketinggian budi pekerti dan akhlak dan merupakan kekuatan yang dapat menolong untuk berkemahuan keras, berjiwa besar dan bertanggungjawab.&lt;br /&gt;Pendidikan Tasauf pertama - tama dengan pembaikan akhlak, mencapai tingkat demi tingkat yang lebih tinggi, dari Muslim biasa kepada Mukminin kepada Muhsinin kepada Muttaqin kepada Mukarrabin kepada Arifin - mengenal dan merasai Tuhan yang sungguh - sungguh. Dengan sifat - sifat yang tersebut, mereka memasuki latihan - latihan jiwa dan mujahadah dengan Sistem berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takhalli - mensuci bersih diri dari segala dosa lahir dan dosa bathin.&lt;br /&gt;Tahalli - mengisi diri dengan segala sifat yang terpuji.&lt;br /&gt;Tajalli - memperoleh hakekat kenyataan Tuhan kerana suci bersihnya hati mereka mencintai AlLah. B Latihan Rohani dan Tingkat - Tingkat Yang Harus Dilalui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tujuan Takhalli ialah:&lt;br /&gt;a]. Membersihkan diri dari kotoran hati / sifat - sifat tercela.Firman AlLah dalam Al-Quran (S. As-Sams: 9 - 10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya berbahagialah orang yang mensucikan jiwanya dan sungguh merugilah orang yang mengotori jiwanya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat - sifat yang mengotori jiwa / hati&lt;br /&gt;Hasad - irihati&lt;br /&gt;Haqad - dengki / benci&lt;br /&gt;Suuz-zan - sangka buruk&lt;br /&gt;Kibir - sombong&lt;br /&gt;Ujub - merasa sempurna diri dari orang lain&lt;br /&gt;Riya - mempamerkan kelebihan diri&lt;br /&gt;Suma' - cari nama atau kemasyuran&lt;br /&gt;Bukhul - bakhil / kikir&lt;br /&gt;Hubbul Mal - cinta kebendaan&lt;br /&gt;Tafahur - membanggakan diri&lt;br /&gt;Ghadab - pemarah&lt;br /&gt;Ghibah - pengumpat&lt;br /&gt;Namimah - bicara belakang orang&lt;br /&gt;Kizib - dusta&lt;br /&gt;Khianat - munafik Maksiat Lahir - segala perbuatan yang dikerjakan oleh anggota badan manusia yang merosak orang atau diri sendiri sehingga membawa pengorbanan benda - benda, fikiran dan perasaan. Maksiat Bathin - lebih berbahaya kerana tidak kelihatan dan kurang disedari dan sukar dihilangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b]. Cara membersihkan jiwa / hati Tersingkapnya tabir / hijab yang membatasi diri dengan Tuhan ialah suci bersihnya diri / jiwa dari kotoran - kotoran maksiat lahir dan maksiat bathin. Menurut Ahli Tarekat ada 4 dinding / hijab yang membatasi diri dengan Tuhan dan ada 4 juga jalan yang dapat membuka dinding / hijab itu.&lt;br /&gt;i) Tingkat Pertama : Suci dari Najis dan Hadas - Bersih dari najis maka wajib bersuci dengan air atau berinstinja dengan tanah. - Suci dari hadas besar (keluar mani) maka wajib mandi. - Suci diri dari hadas kecil maka wajib berwudhu. * Seorang yang hendak menghubungkan diri dengan Tuhan maka wajib bersih badannya, bersih pakaiannya, bersih tempatnya, bersih lahir dan bathinnya.&lt;br /&gt;ii) Tingkat Kedua : Suci Dari Dosa Lahir Ada 7 anggota badan yang membuat dosa lahir yang disebut maksiat, iaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulut - dusta / ghibah&lt;br /&gt;Mata - melihat yang haram&lt;br /&gt;Telinga - mendengar cerita kosong&lt;br /&gt;Hidung - menimbulkan rasa benci&lt;br /&gt;Tangan - merosak&lt;br /&gt;Kaki - berjalan membuat maksiat&lt;br /&gt;Kemaluan - bersyahwat / berzina (termasuk makan yang haram).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iii) Tingkat Ketiga : Suci dari Dosa Bathin Ada 7 alat pembuat dosa bathin yang dinamakan 7 Lataif (Petikan : Pengantar Ilmu Tarekat oleh Abubakar Aceh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latifatul Qalby - berhubungan jantung jasmani. Letaknya dua jari di bawah susu kiri. Di sinilah letaknya sifat - sifat kemusyrikan, kekafiran dan ketahyulan dan sifat - sifat iblis. Untuk mensucikannya zikir dengan membaca 5000 kali - AlLah, AlLah. Pada tingkat ini hati diisi dengan Iman, Islam, Ihsan, Tauhid dan Makrifat.&lt;br /&gt;Latifatu Roh - berhubungan Rabu jasmani. Letaknya dua jari di bawah susu kanan. Di sinilah letaknya sifat Bahimiyah (binatang jinak) iaitu sifat menurut nafsu. Untuk mensucikannya zikir dengan dipalu sekeras - kerasnya 1000 kali - AlLah, AlLah.&lt;br /&gt;Latifatus-Sirri. Letaknya dua jari di atas susu kiri. Di sinilah letaknya sifat 'Syabiyah' (binatang buas) iaitu sifat zalim / aniaya, pemarah dan pendendam. Untuk mensucikannya zikir dengan membaca 1000 kali - AlLah, AlLah. Pada tingkat ini hati diisi dengan sifat kasih sayang dan ramah - tamah.&lt;br /&gt;Latifatul Khafi - dikenderai Limpah jasmani. Letaknya dua jari di atas susu kanan. Di sinilah letaknya sifat 'Syaitanuyah' iaitu hasad / dengki, munafik dan khianat. Untuk mensucikannya berzikir 1000 kali membaca AlLah, AlLah dengan dipalukan sekeras - kerasnya. Pada tingkat ini hati diisi sifat Syukur dan Sabar.&lt;br /&gt;Latifatul Akhfa - berhubungan empedu jasmani. Letaknya di tengah - tengah dada. Di sinilah letaknya sifat ria, takbur / sombong, ujub / membanggakan diri dan Sum'a / cari nama atau kemasyuran. Untuk mensucikannya zikir 1000 kali membaca AlLah, AlLah. Pada tingkat ini hati diisi sifat Ikhlas, Khusyu', Tadarru Tafakkur.&lt;br /&gt;Latifatun-nafsun-Natiqa. Letaknya di antara dua kening. Di sinilah letaknya 'nafsu ammarah' penghalang besar untuk menciptakan perbaikan masyarakat. Untuk mensucikannya zikir 1000 kali membaca AlLah, AlLah. Pada tingkat ini hati diisi dengan sifat Tenteram dan Pikiran Tenang.&lt;br /&gt;Latifah kullu Jasad - kenderai seluruh tubuh jasmani. Dalam Latifah inilah terletak sifat jahil dan ghaflah (kejahilan dan alpa). Untuk mensucikannya hendaklah dizikirkan 1000 kali - AlLah, AlLah sehingga mengalir zikir disekujur badan jasmani sehingga tiada tempat untuk sifat kebendaan / kejahilan dan kelalaian / Ghaflah. Pada tingkat ini hati diisi pula sifat Ilmu dan Amal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iv) Tingkat Keempat : Suci Hati Rabbaniyah Yang dimaksudkan Latifatul Qalby di sini bukan jantung jasmani tetapi "Latifatur Rabbaniyah" adalah Roh yang suci yang paling halus dan memerintah serta mengatur badan dan anggota badan jasmani. Dialah hakekat diri yang sebenar diri. Induk kepada latifah - latifah lain. Sabda RasululLah s.a.w.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di dalam tubuh anak Adam ada segumpal daging apabila ia baik, maka baiklah seluruh jasad dan apabila ia rosak maka rosaklah seluruh jasad. Ketahuilah, dia itu ialah 'hati'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Latifah Rabbaniyahlah tempat jatuhnya penilikan AlLah kepada manusia. Menurut Kaum Sufi, bahawa kehidupan dan alam penuh dengan rahsia - rahsia tersembunyi. Rahsia tertutup oleh dinding/hijab tetapi bisa terbuka dan dapat tersingkap, dapat melihat atau merasai atau berhubungan dengan terang ter-rahsia asal kita menempuh jalannya. Jalan itulah dinamakan 'Tarekat'. Ahli Tarekat menempuh jalan didikan 3 tingkat iaitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takhalli,&lt;br /&gt;Tahalli dan&lt;br /&gt;Tajalli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tujuan Tahalli ialah:&lt;br /&gt;Mengisi diri dengan sifat - sifat terpuji / menyinari hati.&lt;br /&gt;a) Dasar Perbaikan Akhlak. Kaum Sufi mengatur suatu ajaran untuk memperbaiki tata kehidupan dan penghidupan manusia agar manusia itu menjadi 'manusia wara' yang ikhlas dalam beribadat kepada AlLah, ikhlas dalam pengabdian melayani masyarakat dan damai / berpartisipasi dalam kehidupan. Firman AlLah dalam Al-Quran (S. An-Nahl: 90)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bahwa sesungguhnya AlLah memerintahkan untuk berlaku adil, berbuat kebajikan, hidup berkeluarga. Dan melarang kekejian, kemungkaran dan bermusuhan. Bahwa Tuhan mengajarkan kepada kamu sekalian (pokok - pokok akhlak itu) agar kamu sekalian menjadi perhatian"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran itu menurut istilah sufi dinamakan: Takhalli, Tahalli dan Tajalli. Sistem ajaran ini memerlukan latihan - latihan dan perjuangan dengan tanjakan - tanjakan dari satu tingkat ke tingkat lebih tinggi yakni dari mensuci bersihkan hati ke tingkat menyinari hati sampai dekat diri kepada AlLah dalam keadaan Tajalli.&lt;br /&gt;b) Sifat yang Mnyinari Hati / Jiwa. Sifat yang menyinari hati / jiwa menurut Kaum Sufi dinamakan sifat - sifat terpuji. Menurut Al-Ghazali di dalam kitabnya "Arbain fi Usulid-Din" antara sifat - sifat terpuji itu ialah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taubat - menyesali diri dari perbuatan yang tercela&lt;br /&gt;Khauf / Taqwa - perasaan takut kepada AlLah&lt;br /&gt;Ikhlas - niat dan amal yang tulus atau suci&lt;br /&gt;Syukur - rasa berterima kasih&lt;br /&gt;Zuhud - hidup sederhana, apa adanya&lt;br /&gt;Sabar - tahan diri dari segala kesukaran&lt;br /&gt;Ridha - bersenang diri menerima keputusan AlLah&lt;br /&gt;Tawakkul - menggantungkan diri, nasib kepada AlLah&lt;br /&gt;Mahabbah - cinta kepada AlLah semata - mata&lt;br /&gt;Zikrulmaut - selalu ingat mati Maka apabila manusia telah menaungi dan mengisi hatinya dengan sifat - sifat terpuji itu maka hati menjadi cerah dan terang dapat pula menerima cahaya dari sifat - sifat tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c) Mendekatkan Diri kepada AlLah. Untuk mendekatkan diri kepada AlLah perlu melalui apa yang lazim dikerjakan oleh Kaum Sufi iaitu Kesempurnaan Agama Islam yang dapat dicapai dalam 4 tingkat.&lt;br /&gt;i) Tingkat Pertama : Syariat Ertinya mengerjakan amal badaniyah daripada segala hukum - hukum: shalat, puasa, zakat dan haji. Syariat adalah peraturan - peraturan yang bersumber dari Al-Quran dan As-Sunnah. Tujuan utama syariat ialah membangun kehidupan manusia atas dasar amar ma'ruf dan nahi mungkar. Syariat membahagi ma'ruf kepada 3 kategori:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Fardhu atau wajib&lt;br /&gt;   2. Sunnat atau mustahab&lt;br /&gt;   3. Mubah atau harus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya syariat membahagi munkarat atas 2 bahagi iaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Haram&lt;br /&gt;   2. Makruh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peraturan - peraturan yang diatur oleh syariat itu adalah atas dasar Quran dan Sunnah yang merupakan sumber hukum dalam Islam untuk keselamatan manusia. Menurut Ahli Sufi, bahawa syariat itu baru merupakan tingkat pertama menuju jalan kepada Tuhan. Tarekatlah yang merupakan perbuatan untuk melaksanakan syariat itu. Apabila 'Syariat' dan 'Tarekat' dikuasai maka lahirlah 'Hakekat' yang tidak lain daripada perbaikan keadaan dan ehwal, sedang tujuan terakhir adalah 'Makrifat' iaitu mengenal Tuhan yang sebenar - benarnya, serta mencintainya sebaik - baiknya. Syariat ialah pengenalan perintah dan Hakekat ialah pengenalan pemberi perintah.&lt;br /&gt;ii) Tingkat Kedua : Tarekat Dasar - dasar pokok mengenai Tarekat antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sebuah Hadis Qudsi menyatakan : "Adalah Aku suatu perbendaharaan yang tersembunyi, maka inginlah Aku supaya diketahui siapa Aku, maka kujadikanlah makhluk: Maka dengan AlLah mereka mengenal Aku". Dasar "Wihdhatul Wujud" yang menjadi faham Ahli Tarekat. Bahawa AlLah itu permulaan kejadian, yang awalnya tiada permulaan. AlLah telah ada dan tiada yang lain besertaNya. Dan kerana supaya zatnya dilihat pada sesuatu yang bukan zatnya, sebab itulah dijadikan segenap kejadian (Al-Khaliq).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Firman AlLah dalam Al-Quran (S.Al-Jin: 16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan bahawa jika mereka tetap (istiqamah) menempuh jalan itu "TAREKAT" sesungguhnya akan Kami beri rezeki / rahmat yang berlimpah - limpah".&lt;br /&gt;"Tarekat" adalah suatu sistem (tariqah) untuk menempuh jalan yang pada akhirnya mengenal dan merasakan adanya Tuhan, dalam keadaan seseorang dapat melihat Tuhan dengan mata hatinya (ainul basirah). Ini didasarkan atas pertanyaan Saidina Ali bin Abi Thalib kepada RasululLah: "Manakah Tarekat yang sedekat - dekatnya mencapai Tuhan? Yang dijawab RasululLah s.a.w. : "tidak lain daripada zikir kepada AlLah". "Syariat" mewajibkan seseorang mengadap Kiblat dalam Shalat, maka "Tarekat" tidak sampai di situ saja. Tarekat berpegang kepada Firman AlLah: "Sembahlah Aku". Yang bermaksud semua ibadah dilakukan kerana tujuan untuk ber-Taqwa (takut) kepada AlLah. Tetapi bukan setakat pengertian "syariat" iaitu mengerjakan apa yang diperintah dan menjauhkan apa yang dilarang. Tetapi menurut Ahli Tarekat Taqwa adalah perpaduan dari 4 sifat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. (ta) - Taubat&lt;br /&gt;   2.(qaf) - Qinaah atau khusyu'&lt;br /&gt;   3. (wauw) - Wara&lt;br /&gt;   4. (alif) - Ikhlas beribadah mencari keridhaan AlLah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iii) Tingkat Ketiga : Hakekat Syariat merupakan peraturan, Tarekat merupakan pelaksanaan maka hakekat adalah tujuan pokok yakni pengenalan Tuhan yang sebenar - benarnya. Menurut Tarekat, hati wajib menghadap kepada AlLah berdasarkan ayat Quran: "Fa'buduny - sembahlah Aku". Menurut kita menyembah Tuhan seolah - olah Tuhan terlihat, berdasarkan Hadis: "Sembahlah Tuhanmu, seakan - akan engkau melihatnya, jika engkau tidak melihatnya maka sesungguhnya Tuhan melihat kamu".&lt;br /&gt;Menurut Makrifat, ialah mengenal AlLah untuk siapa dipersembahkan segala amal ibadat itu. Yang dengan khusyu' seseorang hamba merasa berhadapan dengan AlLah, ketika ini perasaan bermusyahadah berintai - intaian dan bercakap - cakap dengan Tuhan seolah - olah AlLah berkata: "Innany Ana AlLah - Aku inilah Tuhan yakni AlLah" maka kehadiran "hati" berkata: "Anta AlLah - Engkaulah AlLah". Lalu AlLah berkata lagi: "Iqimis-shalata lizikry - bershalatlah untuk mengingat akan Aku". Demikian "hakekat", ialah membuka kesempatan bagaimana salik mencapai maksudnya, iaitu mengenal Tuhan, Ma'rifatulLah dan Musyahadah Nur yang Tajalli.&lt;br /&gt;Al-Ghazali menerangkan : "Bahawa Tajalli itu ialah terbuka Nur cahaya yang ghaib bagi hati seseorang dan sangat mungkin yang dimaksudkan dengan Tajalli ialah Mutajalli yang tidak lain daripada itulah AlLah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iv) Tingkat Keempat : Ma'rifat. Ma'rifat adalah tujuan pokok, yakni: mengenal AlLah yang sebenar - benarnya. Taftazany dalam kitabnya "Syarhul Maqsid" menerangkan: "Apabila seseorang mencapai tujuan terakhir dalam pekerjaan suluknya - ilalladan fillah, pasti dia tenggelam dalam lautan tauhid dan irfan sehingga zatnya selalu dalam pengawasan zat Tuhan dan sifatnya selalu dalam pengawasan sifat Tuhan. Ketika itu orang itu fana dan lenyap dalam keadaan "masiwallah" apa yang bersifat bukan AlLah. Dia tidak melihat wujud alam ini melainkan AlLah. Al-Ghazali menerangkan: "bahawa hatilah yang dapat mencapai hakekat sebagaimana yang tertulis pada Lauhin Mahfud, iaitu hati yang sudah bersih dan murni. Alhasil, tempat untuk melihat dan Ma'rifat AlLah adalah "HATI".&lt;br /&gt;3. Tujuan Tajalli ialah:&lt;br /&gt;Mencari Kenyataan AlLah. Firman AlLah dalam Al-Quran (S.An-Nur: 25)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"AlLah itu cahaya langit dan bumi"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlandaskan ayat ini Ahli Sufi yakin beroleh pancaran Nur AlLah Tajallinya AlLah. Demikian AlLah Tajalli dengan af-al, asma' dan zatNya yang tidak tersembunyi, "mutajalli min zatihi la yakhhfa". Dalam menempuh jalan (tarekat) untuk memperoleh kenyataan Tuhan (Tajalli), Ahli Sufi berusaha melalui ridha dengan latihan - latihan dan mujahadah (perjuangan) dengan menempuh jalan, antara lain melalui dasar pendidikan 3 tingkat iaitu: Takhalli, Tahalli dan Tajalli. Ada pula yang menempuh jalan suluk dengan sistem "Muratabatu - thariqah" yang terdiri dari 4 tingkat: (seperti sistem yang dipakai oleh Tarekat Naqsabandiah) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Taubat&lt;br /&gt;2. Istiqamah : Taat lahir dan bathin&lt;br /&gt;3. Tahzib : terdiri dari beberapa riadhah / latihan seperti puasa, mengurangi tidur dan menyendiri.&lt;br /&gt;4. Taqarrub : mendekatkan diri kepada AlLah dengan berkhalwat, zikir terus - menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seterusnya maka sampailah salik pada Maqam Nihayah: Fana-uhu 'ala baqa-ihi wa ghaya-tuhu 'ala hudu-rihi yaitu fana dalam kebaqaan AlLah dan lenyap dalam kehadiran AlLah. Hal demikian bisa berhasil kerana Tuhan Maha cahaya terhadap hambaNya dan Tuhan adalah sumber cahaya dan Ilmu. Apabila Tuhan telah menembusi hati hambaNya dengan 'nur' dan cahayaNya, maka berlimpah ruahlah Rahmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://sufismenews.blogspot.com/" target="_blank" title="MEMBUKA HIJAB YANG MEMBATASI DIRI DENGAN ALLAH SWT "&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-3165080369517118144?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/3165080369517118144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/07/membuka-hijab-yang-membatasi-diri.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/3165080369517118144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/3165080369517118144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/07/membuka-hijab-yang-membatasi-diri.html' title='MEMBUKA HIJAB YANG MEMBATASI DIRI DENGAN ALLAH SWT'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-KtVEnbnA55E/ThE6WYSjsyI/AAAAAAAAAcU/i9gEcrojuAQ/s72-c/allah-32-%2Bwllp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-3749776627778972410</id><published>2011-05-23T09:06:00.004+07:00</published><updated>2011-05-23T12:16:05.389+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFOTAINMENT'/><title type='text'>TV ON LINE</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-eRnSVpzDFko/TdnNw1-sc_I/AAAAAAAAAcI/V-NHzzUONkc/s1600/tv-online-gratis.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 237px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-eRnSVpzDFko/TdnNw1-sc_I/AAAAAAAAAcI/V-NHzzUONkc/s320/tv-online-gratis.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5609741049874117618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekedar untuk menghilangkan kepanatan, tatkala lagi otak atik blog atau ketika lagi blogwallking sambil nonton TV, sehingga tak perlu harus berada di dua monitor,didepan komputer dan dipepan layar kaca. Walau tampilannya tak sebagus dilayar kaca karena hal ini  dipengaruhi oleh speed akses internet kita, tapi sudah lebih dari cukup sebagai hiburan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin: 5px;"&gt;&lt;div class="normalfont" style="margin-bottom: 2px;"&gt;&lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'TUTUP'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'MNCTV'; }" value="MNCTV" style="margin: 0px; padding: 5px; width: 15%; font-size: 11px; background:#A32514; color:#EAF113; border:1px dashes yellow;" type="button"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="display: none;"&gt;&lt;div style="border: 2px dashes white; color:#E7E723;background-color:transparent; text-align: justify; padding:10px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;embed type="application/x-shockwave-flash" src="http://indoweb.tv/tools/player/player.swf" style="" id="ply" name="ply" quality="high" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" menu="false" flashvars="file=mtpix01&amp;amp;type=video&amp;amp;screencolor=000000&amp;amp;&amp;amp;streamer=rtmp://stream.indoweb.tv/live&amp;amp;autostart=true" height="260" width="320"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin: 5px;"&gt;&lt;div class="normalfont" style="margin-bottom: 2px;"&gt;&lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'TUTUP'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'SCTV'; }" value="SCTV" style="margin: 0px; padding: 5px; width: 15%; font-size: 11px; background:#A32514; color:#EAF113; border:1px dashes yellow;" type="button"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="display: none;"&gt;&lt;div style="border: 2px dashes white; color:#E7E723;background-color:transparent; text-align: justify; padding:10px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;embed type="application/x-shockwave-flash" src="http://indoweb.tv/tools/player/player.swf" style="" id="ply" name="ply" quality="high" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" menu="false" flashvars="file=msctvx01&amp;amp;type=video&amp;amp;screencolor=000000&amp;amp;&amp;amp;streamer=rtmp://stream.indoweb.tv/live&amp;amp;autostart=true" height="260" width="310"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin: 5px;"&gt;&lt;div class="normalfont" style="margin-bottom: 2px;"&gt;&lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'TUTUP'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'INDOSIAR'; }" value="INDOSIAR" style="margin: 0px; padding: 5px; width: 25%; font-size: 11px; background:#A32514; color:#EAF113; border:1px dashes yellow;" type="button"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="display: none;"&gt;&lt;div style="border: 2px dashes white; color:#E7E723;background-color:transparent; text-align: justify; padding:10px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;embed flashvars="file=mindosiarx01&amp;amp;type=video&amp;amp;streamer=rtmp://broadcast.indoweb.tv/live&amp;amp;autostart=true&amp;amp;stretching=exactfit&amp;amp;&amp;amp;volume=100" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" quality="high" style="padding-top: 3px;" src="http://www.tvone.co.id/embed/player.swf" wmode="transparent" type="application/x-shockwave-flash" height="260" width="310"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin: 5px;"&gt;&lt;div class="normalfont" style="margin-bottom: 2px;"&gt;&lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'TUTUP'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'GLOBALTV'; }" value="GLOBALTV" style="margin: 0px; padding: 5px; width: 25%; font-size: 11px; background:#A32514; color:#EAF113; border:1px dashes yellow;" type="button"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="display: none;"&gt;&lt;div style="border: 2px dashes white; color:#E7E723;background-color:transparent; text-align: justify; padding:10px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;embed type="application/x-shockwave-flash" src="http://indoweb.tv/tools/player/player.swf" style="" id="ply" name="ply" quality="high" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" menu="false" flashvars="file=mglobalx01&amp;amp;type=video&amp;amp;screencolor=000000&amp;amp;&amp;amp;streamer=rtmp://stream.indoweb.tv/live&amp;amp;autostart=true" height="260" width="310"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin: 5px;"&gt;&lt;div class="normalfont" style="margin-bottom: 2px;"&gt;&lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'TUTUP'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'METROTV'; }" value="METROTV" style="margin: 0px; padding: 5px; width: 25%; font-size: 11px; background:#A32514; color:#EAF113; border:1px dashes yellow;" type="button"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="display: none;"&gt;&lt;div style="border: 2px dashes white; color:#E7E723;background-color:transparent; text-align: justify; padding:10px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;embed type="application/x-shockwave-flash" src="http://indoweb.tv/tools/player/player.swf" style="" id="ply" name="ply" quality="high" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" menu="false" flashvars="file=mmetrox01&amp;amp;type=video&amp;amp;screencolor=000000&amp;amp;&amp;amp;streamer=rtmp://stream.indoweb.tv/live&amp;amp;autostart=true" height="260" width="310"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-3749776627778972410?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/3749776627778972410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/05/tv-on-line.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/3749776627778972410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/3749776627778972410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/05/tv-on-line.html' title='TV ON LINE'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-eRnSVpzDFko/TdnNw1-sc_I/AAAAAAAAAcI/V-NHzzUONkc/s72-c/tv-online-gratis.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-18061580467740925</id><published>2011-05-20T11:30:00.002+07:00</published><updated>2011-05-20T11:36:01.897+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RELUNG HATI'/><title type='text'>PECEL PINCUK SUFI MADIUN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-ereQurdXTJ8/TdXu0BaokcI/AAAAAAAAAbo/2zxYAQvp7lY/s1600/kafe69.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 207px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-ereQurdXTJ8/TdXu0BaokcI/AAAAAAAAAbo/2zxYAQvp7lY/s320/kafe69.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5608651488460575170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nikmatnya bukan main sarapan pagi dengan nasi pecel pincuk dari Madiun. Pedas manis dan gurih. Tapi lebih nikimat lagi jika kita dating ke Kafe Sufi, memesan menu special setiap pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pecel Pincuk Ala Sufi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Datanglah dinihari usai wiridan setelah sholat subuh. Pasti sudah bergerombol pengantre pecel ini.&lt;br /&gt;Bayangkan pecel ini dihantar oleh rasa fana’ di fajar shiddiq, dan disongsong oleh cerahnya gerbang baqa’ pada matahari ma’rifat dalam dhuha qalbu kita.&lt;br /&gt;Menu apa yang membuat Pecel Sufi ini begitu nyamleng dalam hati?&lt;br /&gt;Rupanya ada beberapa bumbu pecel yang rahasia, namun mulai terkuak:&lt;br /&gt;Butiran-butiran kacang yang tumbuh dari tanah Dzikrullah, dikupas dengan Istiqomah, dan digoreng dengan minyak jernih yang ikhlas.&lt;br /&gt;Cabe merah dari ladang Muthmainnah, setelah dipetik dan dipisahkan dari Nafsul Ammarah dan Lawwamah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Garam istighfar yang bisa meresap ke semua aktivitas menu ketika hendak ditumbuk.&lt;br /&gt;Bawang Putih Tauhid yang menggerakkan hati untuk menuju kepada Allah swt.&lt;br /&gt;Sedikit kencur muroqobah&lt;br /&gt;Gula merah dari sholawat Nabi&lt;br /&gt;Daun jeruk purut dari pohon Ma’rifat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuklah semua itu kesabaran dan kerelaan.&lt;br /&gt;Ketika hendak disajikan di atas pincuk, ambillah secenthong nasi Tahlil dituang di atas Pincuk Tasyakkur, lalu menu-menu sayur Tafakkur, ditambah dengan gerakan hasrat Mahabbah kepadaNya, agar semua yang hendak disajikan menyembulkan keindahan asma-asmaNya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://sufinews.com/" target="_blank" title="http://sufinews.com"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-18061580467740925?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/18061580467740925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/05/pecel-pincuk-sufi-madiun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/18061580467740925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/18061580467740925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/05/pecel-pincuk-sufi-madiun.html' title='PECEL PINCUK SUFI MADIUN'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-ereQurdXTJ8/TdXu0BaokcI/AAAAAAAAAbo/2zxYAQvp7lY/s72-c/kafe69.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-6815067698216057051</id><published>2011-05-20T09:34:00.004+07:00</published><updated>2011-05-20T09:43:18.242+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RELUNG HATI'/><title type='text'>SULUK WUJIL ( Sunan Bonang )</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-E9VxnWq6Pic/TdXUqvqwlAI/AAAAAAAAAbg/fHc0takp-rI/s1600/New%2BPicture%2B%252828%2529.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 238px; height: 317px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-E9VxnWq6Pic/TdXUqvqwlAI/AAAAAAAAAbg/fHc0takp-rI/s320/New%2BPicture%2B%252828%2529.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5608622741775225858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di antara suluk karya Sunan Bonang yang paling dikenal dan relevan bagi kajian ini ialah Suluk Wujil (SW). Dari segi bahasa dan puitika yang digunakan, serta konteks sejarahnya dengan perkembangan awal sastra Pesisir, SW benar-benar mencerminkan zaman peralihan Hindu ke Islam (abad ke-15 dan 16 M) yang sangat penting dalam sejarah Jawa Timur. Teks SW dijumpai antara lain dalam MS Bataviasche Genotschaft 54 (setelah RI merdeka disimpan di Museum Nasional, kini di Perpustakaan Nasional Jakarta) dan transliterasinya ke dalam huruf Latin dilakukan oleh Poerbatjaraka dalam tulisannya “De Geheime Leer van Soenan Bonang (Soeloek Woedjil)” (majalah Djawa vol. XVIII, 1938). Terjemahannya dalam bahasa Indonesia pernah dilakukan oleh Suyadi Pratomo (1985), tetapi karena tidak memuaskan, maka untuk kajian ini kami berusaha menerjemahkan sendiri teks hasil transliterasi Poerbatjaraka.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sebagai karya zaman peralihan Hindu ke Islam, pentingnya karya Sunan Bonang ini tampak dalam hal-hal seperti berikut: Pertama, dalam SW tergambar suasana kehidupan badaya, intelektual dan keagamaan di Jawa pada akhir abad ke-15, yang sedang beralih kepercayaan dari agama Hindu ke agama Islam. Di arena politik peralihan itu ditandai denga runtuhnya Majapahit, kerajaan besar Hindu terakhir di Jawa, dan bangunnya kerajaan Demak, kerajaan Islam pertama. Demak didirikan oleh Raden Patah, putera raja Majapahit Prabu Kertabumi atau Brawijaya V daripada perkawinannya dengan seorang puteri Cina yang telah memeluk Islam. Dengan runtuhnya Majapahit terjadilah perpindahan kegiatan budaya dan intelektual dari sebuah kerajaan Hindu ke sebuah kerajaan Islam dan demikian pula tata nilai kehidupan masyarakat pun berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lapangan sastra peralihan ini dapat dilihat dengan berhentinya kegiatan sastera Jawa Kuna setelah penyair terakhir Majapahit, Mpu Tantular dan Mpu Tanakung, meninggal dunia pda pertengahan abad ke-15 tanpa penerus yang kuat. Kegiatan pendidikan pula mula beralih ke pusat-pusat baru di daerah pesisir. Dari segi bahasa suluk ini memperlihatkan “keanehan-keanehan bahasa Jawa Kuna zaman Hindu” (Purbatjaraka: 1938) karena memang ditulis pada zaman permulaan munculnya bahasa Jawa Madya. Dari segi puitika pula, cermin zaman peralihan begitu ketara. Penulisnya menggunakan tembang Aswalalita yang agak menyimpang, selain tembang Dhandhanggula. Aswalalita adalah metrum Jawa Kuna yang dicipta berdasarkan puitika Sanskerta. Setelah wafatnya Sunan Bonang tembang ini tidak lagi digunakan oleh para penulis tembang di Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Bonang sebagai seorang penulis Muslim awal dalam sastra Jawa, menunjukkan sikap yang sangat berbeda dengan para penulis Muslim awal di Sumatra. Yang terakhir sudah sejak awal kegiatan kreatifnya menggunakan huruf Jawi atau Arab Melayu, sedangkan Sunan Bonang dan penulis-penulis Muslim Jawa yang awal masih menggunakan huruf Jawa, dan baru ketika agama Islam telah tersebar luas huruf Arab digunakan untuk menulis teks-teks berbahasa Jawa. Dalam penulisan puisinya, Sunan Bonang juga banyak menggunakan tamsil-tamsil yang tidak asing dalam kebudayaan Jawa pada masa itu. Misalnya tamsil wayang, dalang dan lakon cerita pewayangan seperti Perang Bharata antara Kurawa dan Pandawa. Selain itu dia juga masih mempertahankan penggunaan bentuk tembang Jawa Kuno, yaitu aswalalita, yang didasarkan pada puitika Sanskerta. Dengan cara demikian, kehadiran karyanya tidak dirasakan sebagai sesuatu yang asing bagi pembaca sastra Jawa, malahan dipandangnya sebagai suatu kesinambungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, pentingnya Suluk Wujil karena renungan-renungannya tentang masalah hakiki di sekitar wujud dan rahasia terdalam ajaran agama, memuaskan dahaga kaum terpelajar Jawa yang pada umumnya menyukai mistisisme atau metafisika, dan seluk beluk ajaran keruhanian. SW dimulai dengan pertanyaan metafisik yang esensial dan menggoda sepanjang zaman, di Timur maupun Barat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dan warnanen sira ta Pun Wujil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Matur sira ing sang Adinira&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ratu Wahdat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ratu Wahdat Panenggrane&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Samungkem ameng Lebu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Talapakan sang Mahamuni&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sang Adhekeh in Benang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mangke atur Bendu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sawetnya nedo jinarwan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Saprapating kahing agama kang sinelit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Teka ing rahsya purba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sadasa warsa sira pun Wujil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Angastupada sang Adinira&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tan antuk warandikane&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ri kawijilanipun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sira wujil ing Maospait&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ameng amenganira&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nateng Majalanggu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Telas sandining aksara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pun Wujil matur marang Sang Adi Gusti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anuhun pangatpada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pun Wujil byakteng kang anuhun Sih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ing talapakan sang Jati Wenang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pejah gesang katur mangke&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sampun manuh pamuruh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sastra Arab paduka warti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wekasane angladrang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anggeng among kayun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sabran dina raraketan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Malah bosen kawula kang aludrugi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ginawe alan-alan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ya pangeran ing sang Adigusti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jarwaning aksara tunggal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengiwa lan panengene&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nora na bedanipun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dening maksih atata gendhing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Maksih ucap-ucapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karone puniku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Datan polih anggeng mendra-mendra&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Atilar tresna saka ring Majapait&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nora antuk usada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ya marma lunganging kis ing wengi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Angulati sarasyaning tunggal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sampurnaning lampah kabeh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sing pandhita sundhuning&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Angulati sarining urip&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wekasing jati wenang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wekasing lor kidul&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Suruping radya wulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Reming netra lalawa suruping pati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wekasing ana ora&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artinya, lebih kurang:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Inilah ceritera si Wujil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berkata pada guru yang diabdinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ratu Wahdat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ratu Wahdat nama gurunya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bersujud ia ditelapak kaki Syekh Agung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yang tinggal di desa Bonang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ia minta maaf&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ingin tahu hakikat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dan seluk beluk ajaran agama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sampai rahasia terdalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sepuluh tahun lamanya Sudah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wujil Berguru kepada Sang Wali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Namun belum mendapat ajaran utama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ia berasal dari Majapahit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bekerja sebagai abdi raja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sastra Arab telah ia pelajari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ia menyembah di depan gurunya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kemudian berkata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Seraya menghormat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Minta maaf&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Dengan tulus saya mohon&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Di telapak kaki tuan Guru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mati hidup hamba serahkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sastra Arab telah tuan ajarkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dan saya telah menguasainya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Namun tetap saja saya bingung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mengembara kesana-kemari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tak berketentuan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dulu hamba berlakon sebagai pelawak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bosan sudah saya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menjadi bahan tertawaan orang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ya Syekh al-Mukaram!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Uraian kesatuan huruf&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dulu dan sekarang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yang saya pelajari tidak berbeda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tidak beranjak dari tatanan lahir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tetap saja tentang bentuk luarnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Saya meninggalkan Majapahit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Meninggalkan semua yang dicintai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Namun tak menemukan sesuatu apa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sebagai penawar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Diam-diam saya pergi malam-malam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mencari rahasia Yang Satu dan jalan sempurna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Semua pendeta dan ulama hamba temui&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Agar terjumpa hakikat hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akhir kuasa sejati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ujung utara selatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tempat matahari dan bulan terbenam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akhir mata tertutup dan hakikat maut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akhir ada dan tiada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertanyaan-pertanyaan Wujil kepada gurunya merupakan pertanyaan universal dan eksistensial, serta menukik hingga masalah paling inti, yang tidak bisa dijawab oleh ilmu- ilmu lahir. Terbenamnya matahari dan bulan, akhir utara dan selatan, berkaitan dengan kiblat dan gejala kehidupan yang senantiasa berubah. Jawabannya menghasilkan ilmu praktis dan teoritis seperti fisika, kosmologi, kosmogeni, ilmu pelayaran, geografi dan astronomi. Kapan mata tertutup berkenaan dengan pancaindra dan gerak tubuh kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadar dan tidak sadar, bingung dan gelisah, adalah persoalan psikologi. Ada dan tiada merupakan persoalan metafisika. Setiap jawaban yang diberikan sepanjang zaman di tempat yang berbeda-beda, selalu unik, sebagaimana pertanyaan terhadap hakikat hidup dan kehidupan. Lantas apakah dalam hidupnya manusia benar-benar menguasai dirinya dan menentukan hidupnya sendiri? Siapa kuasa sejati itu? Persoalan tentang rahasia Yang Satu akan membawa orang pada persoalan tentang Yang Abadi, Yang Maha Hidup, Wujud Mutlak yang ada-Nya tidak tergantung pada sesuatu yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampaknya pertanyaan itu memang ditunggu oleh Sunan Bonang, sebab hanya melalui pertanyaan seperti itu dia dapat menyingkap rahasia ilmu tasawuf dan relevansinya, kepada Wujil. Maka Sunan Bonang pun menjawab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sang Ratu Wahdat mesem ing lathi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Heh ra Wujil kapo kamangkara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tan samanya pangucape&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lewih anuhun bendu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Atunira taha managih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dening geng ing sakarya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kang sampun alebu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tan padhitane dunya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yen adol warta tuku warta ning tulis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Angur aja wahdat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kang adol warta tuhu warti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kumisum kaya-kaya weruha&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mangke ki andhe-andhene&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Awarna kadi kuntul&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ana tapa sajroning warih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Meneng tan kena obah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tinggalipun terus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ambek sadu anon mangsa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lirhantelu outihe putih ing jawi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ing jro kaworan rakta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Suruping arka aganti wengi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pun Wujil anuntu maken wraksa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Badhi yang aneng dagane&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Patapane sang Wiku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ujung tepining wahudadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aran dhekeh ing Benang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Saha-saha sunya samun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anggaryang tan ana pala boga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ang ing ryaking sagara nempuki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Parang rong asiluman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sang Ratu Wahdat lingira aris&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Heh ra Wujil marangke den enggal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tur den shekel kukuncire&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sarwi den elus-elus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tiniban sih ing sabda wadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ra Wujil rungokna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sasmita katenggun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lamun sira kalebua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ing naraka isung dhewek angleboni&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aja kang kaya sira&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;11&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pangestisun ing sira ra Wujil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Den yatna uripira neng dunya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ywa sumambar angeng gawe&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kawruhana den estu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sariranta pon tutujati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kang jati dudu sira&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sing sapa puniku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Weruh rekeh ing sariri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mangka saksat wruh sira&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Maring Hyang Widi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Iku marga utama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artinya lebih kurang:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ratu Wahdat tersenyum lembut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Hai Wujil sungguh lancang kau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tuturmu tak lazim&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berani menagih imbalan tinggi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Demi pengabdianmu padaku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tak patut aku disebut Sang Arif&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Andai hanya uang yang diharapkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dari jerih payah mengajarkan ilmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jika itu yang kulakukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tak perlu aku menjalankan tirakat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Siapa mengharap imbalan uang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Demi ilmu yang ditulisnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ia hanya memuaskan diri sendiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dan berpura-pura tahu segala hal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Seperti bangau di sungai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Diam, bermenung tanpa gerak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pandangnya tajam, pura-pura suci&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Di hadapan mangsanya ikan-ikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ibarat telur, dari luar kelihatan putih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Namun isinya berwarna kuning&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Matahari terbenam, malam tiba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wujil menumpuk potongan kayu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Membuat perapian, memanaskan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tempat pesujudan Sang Zahid&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Di tepi pantai sunyi di Bonang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Desa itu gersang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahan makanan tak banyak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hanya gelombang laut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Memukul batu karang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dan menakutkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sang Arif berkata lembut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Hai Wujil, kemarilah!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dipegangnya kucir rambut Wujil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Seraya dielus-elus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tanda kasihsayangnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Wujil, dengar sekarang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jika kau harus masuk neraka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karena kata-kataku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aku yang akan menggantikan tempatmu”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;11&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Ingatlah Wujil, waspadalah!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hidup di dunia ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jangan ceroboh dan gegabah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sadarilah dirimu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bukan yang Haqq&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dan Yang Haqq bukan dirimu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Orang yang mengenal dirinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akan mengenal Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Asal usul semua kejadian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Inilah jalan makrifat sejati”&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam bait-bait yang telah dikutip dapat kita lihat bahwa pada permulaan suluknya Sunan Bonang menekankan bahwa Tuhan dan manusia itu berbeda. Tetapi karena manusia adalah gambaran Tuhan, maka ‘pengetahuan diri’ dapat membawa seseorang mengenal Tuhannya. ‘Pengetahuan diri’ di sini terangkum dalam pertanyaan: Apa dan siapa sebenarnya manusia itu? Bagaimana kedudukannya di atas bumi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari mana ia berasal dan kemana ia pergi setelah mati? Pertama-tama, ‘diri’ yang dimaksud penulis sufi ialah ‘diri ruhani’, bukan ‘diri jasmani’, karena ruhlah yang merupakan esensi kehidupan manusia, bukan jasmaninya. Kedua kali, sebagaimana dikemukakan dalam al-Qur’an, surat al-Baqarah, manusia dicipta oleh Allah sebagai ‘khalifah-Nya di atas bumi’ dan sekaligus sebagai ‘hamba-Nya’. Itulah hakikat kedudukan manusia di muka bumi. Ketiga, persoalan dari mana berasal dan kemana perginya tersimpul dari ucapan “Inna li Allah wa inna li Allahi raji’un” (Dari Allah kembali ke Allah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://sufismenews.blogspot.com/" target="_blank" title="http://sufismenews.blogspot.com"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-6815067698216057051?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/6815067698216057051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/05/suluk-wujil-sunan-bonang.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/6815067698216057051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/6815067698216057051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/05/suluk-wujil-sunan-bonang.html' title='SULUK WUJIL ( Sunan Bonang )'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-E9VxnWq6Pic/TdXUqvqwlAI/AAAAAAAAAbg/fHc0takp-rI/s72-c/New%2BPicture%2B%252828%2529.png' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-6191318106015135457</id><published>2011-05-20T08:23:00.006+07:00</published><updated>2011-05-20T08:33:44.797+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RELUNG HATI'/><title type='text'>Sunan Kalijaga dan Wayang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-YVc66F583cQ/TdXEdYhmDJI/AAAAAAAAAbY/mP_8YNz8_Hg/s1600/sunankalijaga.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 154px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-YVc66F583cQ/TdXEdYhmDJI/AAAAAAAAAbY/mP_8YNz8_Hg/s320/sunankalijaga.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5608604920038427794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Menu televisi di pagi hari skr mulai bertambah menarik saja. Setelah trans7 dengan sport7 nya, AnTV dengan lensor nya, metroTV dengan bedah editorialnya, sekarang ditambah dengan sajian daru di tvOne. wow menarik, lumayan jadi penyemangat bangun pagi :D.( hehee ). pagi ini salah satu mengulas tentang wayang kulit. wihh jadi mengingatkan aku akan salah satu sosok juru dakwah islam idolaku, sang sunan kalijogo.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;berikut sedikit ngulas sunan kalijaga dengan wayang kulitnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raden Syahid atau Sunan Kalijaga  tercatat sunan paling banyak menghasilkan karya seni berfalsafah Islam seperti tembang-tembang macapat (wali lain juga turut mencipta), baju takwa, tata kota Islami, ukir, dan batik serta gong Sekaten (Syahadat ain) di Solo dan Yogya. Ia memadukan dakwah dengan seni budaya yang mengakar di masyarakat yang sangat populer pada masa itu. Babad dan serat mencatat Sunan Kalijaga sebagai penggubah beberapa tembang, di antaranya Dandanggula Semarangan –paduan melodi Arab dan Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tembang diantaranya adalah Ilir-Ilir, meski ada yang menyebutnya karya Sunan Bonang. Lariknya punya tafsir yang sarat dengan dakwah. Misalnya tak ijo royo-royo dak sengguh penganten anyar. Ungkapan ijo royo-royo bermakna hijau, lambang Islam. Sedangkan Islam, sebagai agama baru, diamsalkan penganten anyar, alias pengantin baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia membuat wayang kulit dan cerita wayang Hindu yang diislamkan. Sunan Giri sempat menentangnya. Karena, wayang beber kala itu menggambarkan gambar manusia utuh yang tak sesuai ajaran Islam. Sunan Kalijaga mengkreasi wayang kulit yang bentuknya jauh dari bentuk manusia utuh. Ini adalah sebuah usaha ijtihad di bidang fiqh yang dilakukan Sunan Kalijaga dalam upaya dakwahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-1wzlX4zpTDA/TdXEBt35QdI/AAAAAAAAAbQ/FiphvxPR-W8/s1600/pandawa_5b.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 211px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-1wzlX4zpTDA/TdXEBt35QdI/AAAAAAAAAbQ/FiphvxPR-W8/s320/pandawa_5b.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5608604444732768722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;tembung "wayang" iku ana sambung-rapete karo "ayang-ayang", "ayang-ayangan", "wewayangan" utawa "bayang-bayang". Ing basa Inggris, wayang disebut shadow play, tembung sing trep banget kanggo nerjemahake wayang kulit. Wayang iku pancen sandiwara utawa "permainan" bayang-bayang. Sing diarani ayang-ayang bisa wayange, bisa uga ayang-ayangane ing kelir, amarga wayang mau kesorot sunaring blencong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayang-ayangan iku ana, marga anane barang kang kesorot srengenge kayadene wayang kang kesorot blencong. Ayang-ayang iku wujude "dua dimensi", mangkono uga wayang, dimensine uga loro. Ayang-ayang utawa blegering manungsa kang sinawang saka ngiringan iku dimensine loro. Rehne kasawang saka ngiringan, wayang iku sing akeh-akeh mripate mung katon siji. Mula ing basa Indonesia "semata wayang" kuwi tegese mung siji, upamane "anak semata wayang". Kayadene gambar mobil sing kasawang saka ngiringan, mobil iku rodhane mung katon loro. (http://suaramerdeka.com ).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-6191318106015135457?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/6191318106015135457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/05/sunan-kalijaga-dan-wayang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/6191318106015135457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/6191318106015135457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/05/sunan-kalijaga-dan-wayang.html' title='Sunan Kalijaga dan Wayang'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-YVc66F583cQ/TdXEdYhmDJI/AAAAAAAAAbY/mP_8YNz8_Hg/s72-c/sunankalijaga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-8204183866525685912</id><published>2011-05-20T08:13:00.004+07:00</published><updated>2011-05-20T09:44:18.291+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RELUNG HATI'/><title type='text'>SULUK LINGLUNG SUNAN KALIJAGA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-sxBI3nNqPoE/TdXAsSboWFI/AAAAAAAAAbA/Q6-NeGDpFAY/s1600/sunankalijaga.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 154px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-sxBI3nNqPoE/TdXAsSboWFI/AAAAAAAAAbA/Q6-NeGDpFAY/s320/sunankalijaga.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5608600778054326354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari pengalaman hidup, baik itu pengalaman hidup pribadi maupun orang lain. Orang Jawa menyebut belajar pada pengalaman orang lain itu sebagai “kaca benggala”. Nah, kini kita belajar pada pengalaman dari Kanjeng Sunan Kalijaga. Ketika itu, Kanjeng Sunan Kalijaga yang juga dijuluki Syech Malaka berniat hendak pergi ke Mekkah. Tetapi, niatnya itu akhirnya dihadang Nabi Khidir. Nabi Khidir berpesan hendaknya Kanjeng Sunan Kalijaga mengurungkan niatnya untuk pergi ke Mekkah, sebab ada hal yang lebih penting untuk dilakukan yakni kembali ke pulau Jawa. Kalau tidak, maka penduduk pulau Jawa akan kembali kafir. Bagaimana wejangan dari Nabi Khidir pada Kanjeng Sunan Kalijaga? Hal itu tercetus lewat Suluk Linglung Sunan Kalijaga. Inilah kutipan wejangannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Birahi ananireku,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;aranira Allah jati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tanana kalih tetiga,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sapa wruha yen wus dadi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ingsun weruh pesti nora,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ngarani namanireki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timbullah hasrat kehendak Allah menjadikan terwujudnya dirimu; dengan adanya wujud dirimu menunjukkan akan adanya Allah dengan sesungguhnya; Allah itu tidak mungkin ada dua apalagi tiga. Siapa yang mengetahui asal muasal kejadian dirinya, saya berani memastikan bahwa orang itu tidak akan membanggakan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sipat jamal ta puniku,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ingkang kinen angarani,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pepakane ana ika,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;akon ngarani puniki,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;iya Allah angandika,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mring Muhammad kang kekasih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun sifat jamal (sifat terpuji/bagus) itu ialah, sifat yang selalu berusaha menyebutkan, bahwa pada dasarnya adanya dirinya, karena ada yang mewujudkan adanya. Demikianlah yang difirmankan Allah kepada Nabi Muhammad yang menjadi Kekasih-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yen tanana sira iku,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ingsun tanana ngarani,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mung sira ngarani ing wang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;dene tunggal lan sireki iya Ingsun iya sira,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;aranira aran mami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau tidak ada dirimu, Allah tidak dikenal/disebut-sebut; Hanya dengan sebab ada kamulah yang menyebutkan keberadaan-Ku; Sehingga kelihatan seolah-olah satu dengan dirimu. Adanya AKU, Allah, menjadikan dirimu. Wujudmu menunjukkan adanya Dzatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tauhid hidayat sireku,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tunggal lawan Sang Hyang Widhi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tunggal sira lawan Allah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;uga donya uga akhir,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ya rumangsana pangeran,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ya ALLOH ana nireki.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tauhid hidayah yang sudah ada padamu, menyatu dengan Tuhan. Menyatu dengan Allah, baik di dunia maupun di akherat. Dan kamu merasa bahwa Allah itu ada dalam dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ruh idhofi neng sireku,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;makrifat ya den arani,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;uripe ingaranan Syahdat,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;urip tunggil jroning urip sujud rukuk pangasonya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;rukuk pamore Hyang Widhi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruh idhofi ada dalam dirimu. Makrifat sebutannya. Hidupnya disebut Syahadat (kesaksian), hidup tunggal dalam hidup. Sujud rukuk sebagai penghiasnya. Rukuk berarti dekat dengan Tuhan pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sekarat tananamu nyamur,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ja melu yen sira wedi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;lan ja melu-melu Allah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;iku aran sakaratil,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ruh idhofi mati tannana,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;urip mati mati urip.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penderitaan yang selalu menyertai menjelang ajal (sekarat) tidak terjadi padamu. Jangan takut menghadapi sakratulmaut, dan jangan ikut-ikutan takut menjelang pertemuanmu dengan Allah. Perasaan takut itulah yang disebut dengan sekarat. Ruh idhofi tak akan mati; Hidup mati, mati hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Liring mati sajroning ngahurip,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;iya urip sajroning pejah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;urip bae selawase,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kang mati nepsu iku,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;badan dhohir ingkang nglakoni,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;katampan badan kang nyata,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pamore sawujud, pagene ngrasa matiya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Syekh Malaya (Sunan Kalijogo) den padhang sira nampani,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wahyu prapta nugraha.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mati di dalam kehidupan. Atau sama dengan hidup dalam kematian. Ialah hidup abadi. Yang mati itu nafsunya. Lahiriah badan yang menjalani mati. Tertimpa pada jasad yang sebenarnya. Kenyataannya satu wujud. Raga sirna, sukma mukhsa. Jelasnya mengalami kematian! Syeh Malaya (S.Kalijaga), terimalah hal ini sebagai ajaranku dengan hatimu yang lapang. Anugerah berupa wahyu akan datang padamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari wejangan tersebut kita bisa lebih mengenal GUSTI ALLAH dan seharusnya manusia tidak takut untuk menghadapi kematian. Disamping itu juga terdapat wejangan tentang bagaimana seharusnya semedi yang disebut “mati sajroning ngahurip” dan bagaimana dalam menjalani kehidupan di dunia ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://sufismenews.blogspot.com/" target="_blank" title="http://sufismenews.blogspot.com"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-8204183866525685912?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/8204183866525685912/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/05/suluk-linglung-sunan-kalijaga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/8204183866525685912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/8204183866525685912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/05/suluk-linglung-sunan-kalijaga.html' title='SULUK LINGLUNG SUNAN KALIJAGA'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-sxBI3nNqPoE/TdXAsSboWFI/AAAAAAAAAbA/Q6-NeGDpFAY/s72-c/sunankalijaga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-8257846390253215616</id><published>2011-05-14T12:21:00.029+07:00</published><updated>2011-05-14T14:02:48.561+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ADA-ADA SAJA'/><title type='text'>Ekspresi Wajah Ketika Dipuncak .....</title><content type='html'>Sekedar untuk menghilangkan penat setelah mengotak-atik blog yang tidak ada ujungnya.&lt;br /&gt;Setelah mengamati gambar-gambar berikut terserah apa komentar anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin: 5px;"&gt;&lt;div class="normalfont" style="margin-bottom: 2px;"&gt;&lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'tutup lagi'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'klik aja'; }" value="klik aja" style="margin: 0px; padding: 5px; width: 20%; font-size: 11px; background:#A32514; color:#ffffcc; border:1px dashes yellow;" type="button"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="display: none;"&gt;&lt;div style="border: 2px dashes white; color:#E6E916;background-color:transparent; text-align: justify; padding:10px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-iWGZihdJ3nk/Tc4WfW0pO4I/AAAAAAAAAaw/ao4qJkdwplA/s1600/wajah-orgasmik0.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 306px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-iWGZihdJ3nk/Tc4WfW0pO4I/AAAAAAAAAaw/ao4qJkdwplA/s320/wajah-orgasmik0.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606443314080988034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-gpAR2utkcf0/Tc4WZYT4NAI/AAAAAAAAAao/3vdPDKbGiIs/s1600/wajah-orgasmik1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 262px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-gpAR2utkcf0/Tc4WZYT4NAI/AAAAAAAAAao/3vdPDKbGiIs/s320/wajah-orgasmik1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606443211401212930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-9rc3zSHFPA4/Tc4XCqi4vmI/AAAAAAAAAa4/vmaXIDTpUHw/s1600/wajah-orgasmik6.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 302px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-9rc3zSHFPA4/Tc4XCqi4vmI/AAAAAAAAAa4/vmaXIDTpUHw/s320/wajah-orgasmik6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606443920670637666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-W4TEYAySv6M/Tc4WSLz-OwI/AAAAAAAAAag/VPeFnD6Gz2A/s1600/wajah-orgasmik2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 218px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-W4TEYAySv6M/Tc4WSLz-OwI/AAAAAAAAAag/VPeFnD6Gz2A/s320/wajah-orgasmik2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606443087787080450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-B_kkkUfmBEI/Tc4WLQoSrTI/AAAAAAAAAaY/wPoJTlwb_fI/s1600/wajah-orgasmik3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 234px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-B_kkkUfmBEI/Tc4WLQoSrTI/AAAAAAAAAaY/wPoJTlwb_fI/s320/wajah-orgasmik3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606442968821181746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-k1DEm5K49R4/Tc4WFC7DcVI/AAAAAAAAAaQ/WtV8Yh8hw78/s1600/wajah-orgasmik4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 234px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-k1DEm5K49R4/Tc4WFC7DcVI/AAAAAAAAAaQ/WtV8Yh8hw78/s320/wajah-orgasmik4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606442862062563666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-3kfZDpZ63A8/Tc4V8i08M6I/AAAAAAAAAaI/4pjcEyxjE0c/s1600/wajah-orgasmik5.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 273px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-3kfZDpZ63A8/Tc4V8i08M6I/AAAAAAAAAaI/4pjcEyxjE0c/s320/wajah-orgasmik5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606442716008035234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-O0K-cA0ZMvU/Tc4V1Nskk7I/AAAAAAAAAaA/4SsdR0OCddc/s1600/wajah-orgasmik7.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 231px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-O0K-cA0ZMvU/Tc4V1Nskk7I/AAAAAAAAAaA/4SsdR0OCddc/s320/wajah-orgasmik7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606442590076703666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-9Z7vMSkIhqg/Tc4VtFqtm0I/AAAAAAAAAZ4/BNCyCPxzqwY/s1600/wajah-orgasmik8.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-9Z7vMSkIhqg/Tc4VtFqtm0I/AAAAAAAAAZ4/BNCyCPxzqwY/s320/wajah-orgasmik8.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606442450482469698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-t_H_gFpKLaw/Tc4VmrH8jtI/AAAAAAAAAZw/ExDiRKpMExg/s1600/wajah-orgasmik9.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 316px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-t_H_gFpKLaw/Tc4VmrH8jtI/AAAAAAAAAZw/ExDiRKpMExg/s320/wajah-orgasmik9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606442340278111954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-FNGpulBY3qI/Tc4VeVVs6pI/AAAAAAAAAZo/nnRrdjEZH_8/s1600/wajah-orgasmik10.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 290px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-FNGpulBY3qI/Tc4VeVVs6pI/AAAAAAAAAZo/nnRrdjEZH_8/s320/wajah-orgasmik10.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606442196991273618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-FjdQWWQRy4k/Tc4VX_TqhQI/AAAAAAAAAZg/TsWU6-jTJK0/s1600/wajah-orgasmik12.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 210px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-FjdQWWQRy4k/Tc4VX_TqhQI/AAAAAAAAAZg/TsWU6-jTJK0/s320/wajah-orgasmik12.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606442087997932802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-sc5FJ_aTyF8/Tc4VQq_-ctI/AAAAAAAAAZY/ymZzndjoppE/s1600/wajah-orgasmik13.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 318px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-sc5FJ_aTyF8/Tc4VQq_-ctI/AAAAAAAAAZY/ymZzndjoppE/s320/wajah-orgasmik13.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606441962287559378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-HmCchOmx_Wk/Tc4VH1223NI/AAAAAAAAAZQ/DsamafnC59c/s1600/wajah-orgasmik14.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 265px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-HmCchOmx_Wk/Tc4VH1223NI/AAAAAAAAAZQ/DsamafnC59c/s320/wajah-orgasmik14.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606441810583280850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-NBITdIWtdPM/Tc4Uj79Jd-I/AAAAAAAAAZI/fPa4pH8XEv0/s1600/wajah-orgasmik15.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 319px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-NBITdIWtdPM/Tc4Uj79Jd-I/AAAAAAAAAZI/fPa4pH8XEv0/s320/wajah-orgasmik15.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606441193744988130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-5pvw2cOstl0/Tc4T6wIkunI/AAAAAAAAAZA/6N6MB0-_uy8/s1600/wajah-orgasmik16.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-5pvw2cOstl0/Tc4T6wIkunI/AAAAAAAAAZA/6N6MB0-_uy8/s320/wajah-orgasmik16.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606440486197049970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/standart/laugh1.gif" /&gt;&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/standart/laugh1.gif" /&gt;&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/standart/laugh1.gif" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-8257846390253215616?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/8257846390253215616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/05/ekspresi-wajah-ketika-dipuncak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/8257846390253215616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/8257846390253215616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/05/ekspresi-wajah-ketika-dipuncak.html' title='Ekspresi Wajah Ketika Dipuncak .....'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-iWGZihdJ3nk/Tc4WfW0pO4I/AAAAAAAAAaw/ao4qJkdwplA/s72-c/wajah-orgasmik0.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-2491811664007915004</id><published>2011-05-12T08:19:00.000+07:00</published><updated>2011-05-14T03:45:46.585+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFORMASI ARTIKEL'/><title type='text'>Anggaran Pulsa DPR Mencapai Rp 151 Miliar per Tahun</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-NOrzCvltzEI/Tcs2DOh0dgI/AAAAAAAAAY4/mbUR16M-ezs/s1600/DPR.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-NOrzCvltzEI/Tcs2DOh0dgI/AAAAAAAAAY4/mbUR16M-ezs/s320/DPR.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5605633590260168194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Selain mendapat gaji tinggi, anggota DPR juga masih mendapat berbagai tunjangan yang jumlahnya fantastis. Berdasarkan data yang dirilis Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) untuk anggaran komunikasi atau isi pulsa ponsel pribadi, masing-masing anggota mendapat alokasi sebesar Rp 14 juta per bulan. Dengan kata lain, total per tahunnya mencapai Rp 168 juta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ditambah tunjangan komunikasi yang mencapai 20 juta tiap kali reses, jumlahnya mencapai Rp 270 juta per tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pajak rakyat harus menyediakan total alokasi anggaran isi pulsa anggota DPR sebesar Rp 151 miliar per tahun hanya untuk membayar pulsa sebanyak 560 anggota DPR," kata Koordinator Investigasi dan Advokasi Fitra Uchok Sky Khadafi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uchok mengatakan, uang pulsa ini sangat mubazir dan berlebihan. Apalagi, kata dia, pertanggungjawabam penggunaan anggaran tersebut selama ini tidak akuntabel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain anggaran komunikasi, Fitra juga menyoroti kenaikan anggaran penyerapan aspirasi atau reses untuk setiap anggota DPR dari Rp 230 miliar pada tahun lalu menjadi Rp 248 miliar pada tahun ini. Dari jumlah tersebut, masing-masing anggota DPR memperoleh Rp 442 juta per tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://news.id.msn.com/okezone/regional/article.aspx?cp-documentid=4833669" target="_blank" title="Pulsa DPR"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-2491811664007915004?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/2491811664007915004/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/05/anggaran-pulsa-dpr-mencapai-rp-151.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/2491811664007915004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/2491811664007915004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/05/anggaran-pulsa-dpr-mencapai-rp-151.html' title='Anggaran Pulsa DPR Mencapai Rp 151 Miliar per Tahun'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-NOrzCvltzEI/Tcs2DOh0dgI/AAAAAAAAAY4/mbUR16M-ezs/s72-c/DPR.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-8657013341664870713</id><published>2011-04-20T12:39:00.005+07:00</published><updated>2011-05-20T09:46:39.966+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RELUNG HATI'/><title type='text'>Suluk Syech Jangkung</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;MUQADIMAH&lt;br /&gt;Bismillah, wengi iki ingsung madep, ngawiti murih pakerti, pakertining budi kang fitri, sujud ingsun, ing ngarsané Dzat Kang Maha Suci.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Bismillah, malam ini hamba menghadap, mengawali meraih hikmah/ hikmah budi yang suci, hamba bersujud, di hadapan Keagungan Yang Mahasuci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillah ar-rahman ar-rahim, rabu mbengi, malam kamis, tanggal lima las, wulan poso, posoning ati ngilangi fitnah, posoning rogo ngeker tingkah.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Bismillâh ar-Rahmân ar-Rahîm, Rabu malam Kamis, tanggal 15 bulan Ramadhan, puasa hati menghilangkan fitnah, puasa raga mencegah tingkah buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillah, dhuh Pangeran Kang Maha Suci, niat ingsun ndalu niki, kawula kang ngawiti, nulis serat kang ingsun arani, serat Hidayat Bahrul Qalbi, anggayuh Sangkan Paraning Dumadi.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Bismillâh, wahai Tuhan Yang Mahasuci, niat hamba malam ini, hamba yang mengawali, menulis surat yang dinamai, surat Hidayat Bahrul Qalbi, untuk memahami asal tujuan hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillah, dhuh Pangeran mugi hanebihna, saking nafsu ingsun iki, kang nistha sipatipun, tansah ngajak ing laku drengki, ngedohi perkawis kang wigati.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Bismillâh, wahai Tuhan semoga Engkau menjauhkan, dari nafsu hamba ini, yang buruk sifatnya, senantiasa mengajak berlaku dengki, menjauhi perkara yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillah, kanthi nyebut asmaning Allah, Dzat ingkang Maha Welas, Dzat ingkang Maha Asih, kawula nyenyuwun, kanthi tawasul marang Gusti Rasul, Rasul kang aran Nur Muhammad, mugiya kerso paring sapangat, kanthi pambuka ummul kitab.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Bismillâh, dengan menyebut nama Allah, Dzat Yang Maha Pengasih, Dzat Yang Maha Penyayang, hamba memohon, melalui perantara Rasul, Rasul yang bernama Nur Muhammad, semoga berkenan memberi syafaat, dengan pembukaan membaca ummul kitab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sun tulis kersaneng rasa, rasaning wong tanah Jawa, sun tulis kersaneng ati, atining jiwa kang Jawi, ati kang suci, tanda urip kang sejati, sun tulis kersaning agami, ageming diri ingkang suci.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Hamba tulis karena rasa, perasaan orang tanah Jawa, hamba tulis karena hati, hati dari jiwa yang keluar, hati yang suci, tanda hidup yang sejati, hamba tulis karena agama, pegangan diri yang suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kang tinulis dudu ajaran, kang tinulis dudu tuntunan, iki serat sakdermo mahami, opo kang sinebut ing Kitab Suci, iki serat amung mangerteni, tindak lampahé Kanjeng Nabi.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Yang tertulis bukan ajaran, yang tertulis bukan tuntunan, surat ini sekadar memahami, apa yang tersebut dalam Kitab Suci, surat ini sekadar mengetahui, perilaku hidup Kanjeng Nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kang ana ing serat iki, mong rasa sedehing ati, ati kang tanpa doyo, mirsani tindak lampahing konco, ingkang tebih saking budi, budining rasa kamanungsan, sirna ilang apa kang dadi tuntunan.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Apa yang ada di surat ini, hanya rasa kesedihan hati, hati yang tiada berdaya, melihat sikap perilaku saudara, yang jauh dari budi, budi rasa kemanusiaan, hilang sudah apa yang menjadi tuntunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mugi-mugi dadiho pitutur, marang awak déwé ingsun, syukur nyumrambahi para sadulur, nyoto iku dadi sesuwun, ing ngarsane Dzat Kang Luhur.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Semoga menjadi petunjuk, terhadap diri hamba sendiri, syukur bisa berguna untuk sesama, itulah yang menjadi permohonan, di hadapan Dzat Yang Mahaagung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. SYARIAT&lt;br /&gt;Mangertiyo sira kabéh, narimoho kanthi saréh, opo kang dadi toto lan aturan, opo kang dadi pinesténan, anggoning ngabdi marang Pangeran.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Mengertilah kalian semua, terimalah dengan segala kerendahan jiwa, terimalah dengan tulus dan rela, apa yang menjadi ketetapan dan aturan, apa yang telah digariskan, untuk mengabdi pada Keagungan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Basa sarak istilah ‘Arbi, tedah isarat urip niki, mulo kénging nampik milih, pundhi ingkang dipun lampahi, anggoning ngabdi marang Ilahi.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Istilah syarak adalah bahasa Arab, yang berarti petunjuk atau pedoman untuk menjalani kehidupan ‘agama’, untuk itulah diperbolehkan memilih, mana yang akan dijalani sesuai dengan kemampuan diri, guna mengabdi pada Keagungan Ilahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saréngat iku tan ora keno, tininggal selagi kuwoso, ageming diri kang wigati, cecekelan maring kitab suci, amrih murih rahmating Gusti.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Apa yang telah di-syari‘at-kan hendaknya jangan kita tinggal, selama diri ini mampu untuk menjalankan, aturan yang menjadi pegangan hidup kita, aturan yang sudah dijelaskan dalam kitab suci al-Qur’an, Itu semua, tidak lain hanya usaha kita untuk mendapat rahmat, dan pengampunan dari Yang Maha Kuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saréngat iku keno dén aran, patemoné badan lawan lésan, ono maneh kang pepiling, sareh anggoné kidmat, nyembah ngabdi marang Dzat.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Syariat juga diartikan, sebuah pertemuan antara badan dengan lisan, bertemunya raga dengan apa yang dikata, ada juga yang memberi pengertian, bahwa syariat adalah pasrah dalam berkhidmat, menyembah dan mengabdi pada Keagungan Yang Mahasuci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saréngat utawi sembah raga iku, pakartining wong amagang laku, sesucine asarana saking warih,&lt;br /&gt;kang wus lumrah limang wektu, wantu wataking wawaton.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Syari`at atau Sembah Raga itu, merupakan tahap persiapan, di mana seseorang harus melewati proses pembersihan diri, dengan cara mengikuti peraturan-peraturan yang ada, dan yang sudah ditentukan—rukun Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulo iling-ilingo kang tinebut iki, sadat, sholat kanthi kidmat, zakat bondo lawan badan, poso sak jroning wulan ramadhan, tinemu haji pinongko mampu, ngudi luhuring budi kang estu.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Maka ingat-ingatlah apa yang tersebut di bawah ini, syahadat dengan penuh keihklasan, shalat dengan khusuk dan penuh ketakdhiman, mengeluarkan zakat harta dan badan untuk sesame, puasa pada bulan ramadhan atas nama pengabdian pada Tuhan, menunaikan ibadah haji untuk meraih kehalusan budi pekerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Limo cukup tan kurang, dadi rukune agami Islam, wajib kagem ingkang baligh, ngaqil, eling tur kinarasan, menawi lali ugi nyauri.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Lima sudah tersebut tidak kurang, menjadi ketetapan sebagai rukun Islam, wajib dilakukan bagi orang ‘Islam’ yang sudah baligh, berakal, tidak gila dan sehat, adapun, jika lupa menjalankan hendaknya diganti pada waktu yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaringat ugi kawastanan, laku sembah mawi badan, sembah suci maring Hyang, Hyang ingkang nyipto alam, sembahyang tinemu pungkasan.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Syariat juga dinamakan, melakukan penyembahan dengan menggunakan anggota badan, menyembah pada Keagungan Tuhan, Tuhan yang menciptakan alam, Sembah Hyang, begitu kiranya nama yang diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SYAHADAT&lt;br /&gt;Sampun dados pengawitan, tiyang ingkang mlebet Islam, anyekseni wujuding Pangeran, mahos sadat kanthi temenan, madep-manteb ananing iman.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Sudah menjadi pembukaan, bagi orang yang ingin masuk Islam, bersaksi akan wujudnya Tuhan, bersungguh-sungguh membaca syahadat, disertai ketetapan hati untuk beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asyhadu an-lâ ilâha illâ Allâh wa asyhadu anna Muhammad Rasulullah, Tinucapo mawi lisan, Sareh legowo tanpa pameksan, Mlebet wonten njroning ati, Dadiho pusoko anggoning ngabdi.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Asyhadu an-lâ ilâha illâ Allâh wa asyhadu anna Muhammad Rasulullah, ucapkanlah dengan lisan, penuh kesadaran tanpa paksaan, masukkan maknanya ke dalam hati, semoga menjadi pusaka untuk terus mengabdi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tan ana Pangeran, kang wajib dén sembah, kejawi amung Gusti Allah, semanten ugi Rasul Muhammad, kang dadi lantaran pitulungé umat.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Hamba bersaksi bahwa tak ada tuhan, yang wajib disembah, kecuali Allah swt, begitu pula dengan Nabi Agung Muhammad saw, yang menjadi perantara pertolongan umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SHALAT&lt;br /&gt;Syarat limo ajo lali, kadas najis, badan kedah suci, nutup aurat kanti kiat, jumeneng panggonan mboten mlarat, ngerti wektu madep kiblat, sampurno ingkang dipun serat.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Lima syarat jangan lupa, badan harus suci dari hadats dan najis, menutup aurat jika tidak kesulitan, dilaksanakan di tempat yang suci, mengerti waktu untuk melakukan shalat, lalu menghadap kiblat, sempurna sudah yang ditulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wolu las kang dadi mufakat, rukun sahe nglakoni shalat, niat nejo, ngadek ingkang kiat, takbir banjur mahos surat, al-fatihah ampun ngantos lepat.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Delapan belas yang menjadi mufakat, rukun sahnya menjalankan shalat, niat melakukan shalat, berdiri bagi kita yang mampu, mengucapkan takbiratul ikhram membaca surat, al-Fatichah jangan sampai keliru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rukuk, tumakninah banjur ngadek, aran iktidal kanti jejek, tumakninah semanten ugi, banjur sujud tumurun ing bumi, sareng tumakninah ingkang mesti, kinaranan ing tumakninah, meneng sedelok sak wuse obah.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Rukuk dengan tenang lalu berdiri, disebut i’tidal dengan tegap, hendaknya juga tenang seperti rukuk, lalu sujud turun ke bumi, bersama thumakninah yang benar, dinamakan thumakninah, diam sebentar setelah bergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewelas iku lungguh, antarane rong sujudan, tumuli tumakninah, kaping telulas lungguh akhir,&lt;br /&gt;banjur maos pamuji dikir.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Sebelas itu duduk, di antara dua sujud, disertai thumakninah, tiga belas duduk akhir, lalu membaca pujian dzikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Limolas iku moco sholawat, kagem Gusti Rosul Muhammad, tumuli salam kang kawitan,&lt;br /&gt;sertane niat rampungan, tertib sempurna dadi pungkasan.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Lima belas membaca shalawat, kepada Rasul Muhammad, kemudian salam yang pertama, bersama niat keluar shalat, tertib menjadi kesempurnaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ZAKAT&lt;br /&gt;Zakat iku wus dadi prentah, den lampahi setahun pindah, tumprap wong kang rijkine torah, supados bersih awak lan bondo, ojo pisan-pisan awak déwé leno.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Zakat sudah menjadi perintah, dilakukan setahun sekali, bagi orang yang hartanya berlimpah, supa bersih raga dan harta, jangan sekali-kali kita lupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umume wong dho ngenthoni, malem bodho idul fitri, zakat firah den arani, bersihaké badan lawan ati, zakat maal ugo mengkono, nanging kaprahing dho orak lélo.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Umumnya orang mengeluarkan, malam Hari Raya Idul Fitri, zakat fitrah dinamai, membersihkan raga dan hati, zakat harta juga begitu, namun umumnya pada tidak rela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ampun supé niating ati, nglakoni rukun pardune agami, lillahi ta`ala iku krentekno, amrih murih ridaning Gusti, supados dadi abdi kang mulyo.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Jangan lupa niat di hati, menjalankan rukun fradhunya agama, karena Allah tanamkanlah, untuk mendapat keridhaan-Nya, supaya menjadi hamba yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUASA&lt;br /&gt;Islam, balék, kiat, ngakal, papat sampun kinebatan, wonten maleh ingkang lintu, Islam, balék lawan ngakal, dados sarat nglampahi siam.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Islam, baligh, kuat, berakal, empat sudah disebutkan, ada juga yang mengatakan, Islam, baligh, dan berakal, menjadi syarat menjalankan puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kados sarat rukun ugi sami, kedah dilampai kanthi wigati, niat ikhlas jroning ati, cegah dahar lawan ngombé, nejo jimak kaping teluné, mutah-mutah kang digawé.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Seperti syarat, rukun juga sama, harus dijalanlan dengan hati-hati, niat ikhlas di dalam hati, mencegah makan dan minum, jangan bersetubuh nomor tiga, jangan memuntahkan sesuatu karena sengaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papat jangkep sampun cekap, dadus sarat rukuné pasa, ngatos-ngatos ampun léna, mugiyo hasil ingkang dipun seja, tentreming ati urip kang mulya.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Empat genap sudah cukup, menjadi syarat rukunnya puasa, hati-hati jangan terlena, semoga berhasil apa yang diinginkan, tentramnya hati hidup dengan mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAJI&lt;br /&gt;Limo akhir dadi kasampurnan, ngelampahi rukun parduné Islam, bidal zaroh ing tanah mekah,&lt;br /&gt;menawi kiat bandane torah, lego manah tinggal pitnah kamanungsan.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Lima terakhir menjadi kesempurnaan, menjalankan rukun fardhunya Islam, pergi ziarah ke tanah Makah, jika kuat dan hartanya berlimpah, hati rela menjauhi fitnah kemanusiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pitu dadi sepakatan, sarat kaji kang temenan, Islam, balik, ngakal, merdeka, ananing banda lawan sarana, aman dalan sertané panggonan.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Tujuh jadi kesepakatan, syarat haji yang betulan, Islam, baligh, berakal, merdeka, adanya harta dan sarana, aman jalan beserta tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikram sertané niat, dadi rukun kang kawitan, wukuf anteng ing ngaropah, towaf mlaku ngubengi kakbah, limo sangi ojo lali, sopa marwah pitu bola-bali.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Ikhram beserta niat, menjadi rukun yang pertama, thawaf berjalan mengelilingi ka‘bah, lima sa’i jangan lupa, safa-marwah tujuh kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. THARIQAT&lt;br /&gt;Muji sukur Dzat Kang Rahman, tarékat iku sak dermo dalan, panemoné lisan ing pikiran, nimbang nanting lawan heneng, bener luputé sira kanthi héling.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Puji syukur Dzat Yang Penyayang, tarekat hanyalah sekadar jalan, bertemunya ucapan dalam pikiran, menimbang memilih dengan tenang, benar tidaknya engkau dengan penuh kesadaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarékat ugi kawastanan, sembah cipto kang temenan, nyegah nafsu kang ngambra-ambra, ngedohi sipat durangkara, srah lampah ing Bathara.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Tarekat juga dinamakan, sembah cipta yang sebenarnya, mencegah nafsu yang merajalela, menjauhi sifat keburukan, berserah di hadapan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semanten ugi aweh pitutur, makna tarékat ingkang luhur, den serupaaken kados segoro, minongko saréngat dadus perahu, kang tinemu mawi ngélmu.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Kiranya juga memberi penuturan, makna tarekat yang luhur, diibaratkan laksana samudera, dengan syariat sebagai perahunya, yang ditemukan dengan ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mila ampun ngantos luput, dingin nglampahi saréngat, tumuli tarékat menawi kiat, namung kaprahé piyambak niki, supe anggenipun ngawiti.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Maka jangan sampai keliru, mendahulukan menjalani syariat, kemudian tarekat jika mampu, namun umumnya kita ini, lupa saat memulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mila saksampunipun, dalem sawek sesuwunan, mugiya tansah pinaringan, jembaring dalan kanugrahan, rahmat welas asihing Pangeran.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Maka setelahnya, hamba senantiasa memohon, semoga terus mendapat, lapangnya jalan anugerah, cinta dan kasih sayang Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SYAHADAT&lt;br /&gt;Lamuno sampun kinucapan, rong sadat kanthi iman, kaleh puniko dereng nyekapi, kangge ngudari budi pekerti, basuh resék sucining ati.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Jika sudah diucapkan, dua syahadat dengan iman, dua ini belumlah cukup, untuk mengurai budi pekerti, membasuh bersih sucinya hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prayuginipun ugi mangertosi, sifat Agungé Hyang Widhi, kaleh doso gampil dipun éngeti, wujud, kidam lawan baqa, mukalapah lil kawadisi.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Seyogyanya juga mengerti, sifat Keagungan Tuhan, dua puluh mudah dimengerti, wujud, qidam, dan baqa, mukhalafah lil hawâdis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Limo qiyam binafsihi, wahdaniyat, kodrat, irodat, songo ilmu doso hayat, samak basar lawan kalam,pat belas iku aran kadiran.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Lima qiyâmuhu bi nanafsihi, wahdaniyat, qodrat, iradat, sembilan ilmu, sepuluh hayat, sama‘, bashar, kalam, empat belas qadiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muridan kaping limolas, aliman, hayan pitulasé, lawan samian ampun supé, banjur basiron madep manteb, mutakalliman ingkang tetep.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Muridan nomor lima belas, aliman, hayan nomor tujuh belas, kemudian samian jangan lupa, terus bashiran dengan mantab, mutakalliman yang tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nuli papat kinanggitan, dadi sifat mulyané utusan, sidik, tablik ora mungkur, patonah sabar kanthi srah,anteng-meneng teteping amanah.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Kemudian empat disebutkan, menjadi sifat kemuliaan utusan, sidiq, tabligh tidak mundur, fathanah sabar dengan berserah, diam tenang bersama amanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaleh doso sampun kasebat, mugiyo angsal nikmating rahmat, tambah sekawan tansah ingeti, dadiho dalan sucining ati, ngertosi sir Hyang Widhi.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Dua puluh sudah disebut, semoga mendapat nikmatnya rahmat, ditambah empat teruslah ingat, jadilah jalan mensucikan hati, mengetahui rahasia Yang Mahasuci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SHALAT&lt;br /&gt;Limang waktu dipun pesti, nyekel ngegem sucining agami, agami budi kang nami Islam, rasul Muhammad dadi lantaran, tumurune sapangat, rahmat lan salam.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Lima waktu sudah pasti, memegang kesucian agama, agama budi yang bernama Islam, rasul Muhammad yang menjadi perantara, turunnya pertolongan, rahmat, dan keselamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rino wengi ojo nganti lali, menawi kiat anggoné nglampahi, kronten salat dadi tondo, tulus iklasing manah kito, nyepeng agami tanpo pamekso.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Siang malam jangan lupa, jika kuat dalam menjalani, karena shalat menjadi tanda, tulus ikhlasnya hati kita, mengikuti agama tanpa dipaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngisak, subuh kanthi tuwuh, tumuli luhur lawan asar, dumugi maghrib ampun kesasar, lumampahano srah lan sabar, jangkep gangsal unénan Islam.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Isyak, Shubuh dengan penuh, kemudian Luhur dan Ashar, sampai Maghrib jangan kesasar, jalanilah dengan pasrah dan sabar, genap lima disebut Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanthi nyebut asmané Allah, Sak niki kita badé milai, ngudari makna ingkang wigati, makna saéstu limang wektu, pramila ingsun sesuwunan, tambahing dungo panjengan.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Dengan menyebut nama Allah, sekarang kita akan mulai, mengurai makna yang tersembunyi, makna sesungguhnya lima waktu, karenanya hamba memohon, tambahnya doa Anda sekalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ISYAK&lt;br /&gt;Sun kawiti lawan ngisak, wektu peteng jroning awak, mengi kinancan cahya wulan, sartané lintang tambah padang, madangi petengé dalan.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Hamba mulai dengan isyak, waktu gelap dalam jiwa, malam bersama cahaya bulan, bersanding bintang bertambah terang, menerangi gelapnya jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semono ugi awak nira, wonten jroning rahim ibu, dewekan tanpa konco, amung cahyo welasing Gusti,ingkang tansah angrencangi.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Seperti itu jasad kamu, di dalam rahim seorang ibu, sendirian tanpa teman, hanya cahaya kasih Tuhan, yang senantiasa menemani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SHUBUH&lt;br /&gt;Tumuli subuh sak wusé fajar, banjur serngéngé metu mak byar, padang jinglang sedanten kahanan,sami guyu awak kinarasan, lumampah ngudi panguripan.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Kemudian shubuh setelah fajar, lalu matahari keluar bersinar, terang benderang semua keadaan, bersama tertawa badan sehat, berjalan mencari kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh sedulur mangertiya, iku dadi tanda lahiring sira, lahir saking jroning batin, batin ingkang luhur,batin ingkang agung.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Wahai saudara mengertilah, itu menjadi tanda kelahiranmu, lahir dari dalam batin, batin yang luhur, batin yang agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ZHUHUR&lt;br /&gt;Luhur teranging awan, tumancep duwuring bun-bunan, panas siro ngraosaké, tibaning cahyo serngéngé,lérén sedélok gonmu agawé.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Zhuhur terangnya siang, menancap di atas ubun-ubun, panas kiranya kau rasakan, jatuhnya cahaya matahari, berhenti sebentar dalam bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semono ugo podho gatékno, lumampahing umur siro, awet cilik tumeko gedé, tibaning akal biso mbedakké, becik lan olo kelakuné.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Seperti itu juga pahamilah, perjalanan hidup kamu, dari kecil hingga dewasa, saat akal bisa membedakan, baik dan buruk perbuatanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ASHAR&lt;br /&gt;Ngasar sak durungé surup, ati-ati noto ing ati, cawésno opo kang dadi kekarep, ojo kesusu ngonmu lumaku, sakdermo buru howo nepsu.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Ashar sebelum terbenam, hati-hatilah menata hati, persiapkan apa yang menjadi keinginan, jangan tergesa-gesa kamu berjalan, hanya sekadar menuruti hawa nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulo podho waspadaha, dho dijogo agemaning jiwa, yo ngéné iki kang aran urip, cilik, gedé tumeko tuwo, bisoho siro ngrumangsani, ojo siro ngrumongso biso.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Maka waspadalah, jagalah selalu pegangan jiwa, ya seperti ini yang namanya hidup, kecil, besar, sampai tua, bisalah engkau merasa, janganlah engkau merasa bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAGHRIB&lt;br /&gt;Maghrib kalampah wengi, serngéngé surup ing arah kéblat, purna oléhé madangi jagad, mego kuning banjur jedul, tondo rino sampun kliwat.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Maghrib mendekati malam, matahari terbenam di arah kiblat, selesai sudah menerangi dunia, mega kuning kemudian keluar, tanda siang sudah terlewat. Duh sedérék mugiyo melok, bilih urip mung sedélok, cilik, gedé tumeko tuwa, banjur pejah sak nalika,wangsul ngersané Dzat Kang Kuwasa.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Wahai saudara saksikanlah, bahwa hidup hanya sebentar, kecil, besar, sampai tua, kemudian mati seketika, kembali ke hadapan Yang Kuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ZAKAT&lt;br /&gt;Lamuno siro kanugrahan, pikantuk rijki ora kurang, gunakno kanthi wicaksono, ampun supé menawi tirah,ngedalaken zakat pitrah.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Jika engkau diberi anugerah, mendapat rezeki tidak kurang, gunakanlah dengan bijaksana, jangan lupa jika tersisa, mengeluarkan zakat fitrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zakat lumantar ngresiki awak, lahir batin boten risak, menawi bondo tasih luwih, tumancepno roso asih,zakat mal kanthi pekulih.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Zakat untuk membersihkan diri, lahir batin tidak rusak, jika harta masih berlimpah, tanamkanlah rasa belas kasih, zakat kekayaan tanpa pamrih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakir, miskin, tiyang jroning paran, ibnu sabil kawastanan, lumampah ngamil, tiyang katah utang, rikab, tiyang ingkang berjuang, muallap nembé mlebu Islam.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Fakir, miskin, orang berpergian, ibn sabil dinamakan, kemudian amil, orang yang banyak hutang, budak, tiyang ingkang berjuang, muallaf yang baru masuk Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zakat nglatih jiwo lan rogo, tumindak becik kanthi lélo, ngraosaken sarané liyan, ngudari sifat kamanungsan, supados angsal teteping iman.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Zakat melatih jiwa dan raga, menjalankan kebajikan dengan rela, merasakan penderitaan sesame, mengurai sifat kemanusiaan, supaya mendapat tetapnya iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUASA&lt;br /&gt;Posoning rogo énténg dilakoni, cegah dahar lan ngombé jroning ari, ananging pasaning jiwa, iku kang kudhu dén reksa, tumindak asih sepining cela.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Puasa badan mudah dilakukan, mencegah makam dan minum sepanjang hari, namun puasa jiwa, itu yang seharusnya dijaga, menebar kasih sayang menjauhi pencelaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semanten ugi pasaning ati, tumindak alus sarengé budi, supados ngunduh wohing pakerti, pilu mahasing sepi, mayu hayuning bumi.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Demikian pula puasa hati, sikap lemah lembut sebagai cermin kehalusan budi, supaya mendapat kebaikan sesuai dengan apa yang dingini, tiada harapan yang diinginkan, kecuali hanya ketentraman dan keselamatan dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAJI&lt;br /&gt;Kaji dadi kasampurnan, rukun lima kinebatan, mungguhing danten tiyang Islam, zarohi tanah ingkang mulyo, menawi tirah anané bondo.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Haji menjadi kesempurnaan, rukum lima yang disebutkan, untuk semua orang Islam, mengunjungi tanah yang mulia, jika ada kelebihan harta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanging ojo siro kliru, mahami opo kang dén tuju, amergo kaji sakdermo dalan, dudu tujuan luhuring badan, pak kaji dadi tembungan.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Tapi janganlah engkau keliru, memahami apa yang dituju, karena haji hanya sekadar jalan, bukan tujuan kemuliaan badan, jika pulang dipanggil Pak Haji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaji ugi dadi latihan, pisahing siro ninggal kadonyan, bojo, anak lan keluarga, krabat karéb, sederek sedaya, kanca, musuh dho lélakna.&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Haji juga untuk latihan, perpisahanmu meninggalkan keduniaan, istri, anak, dan keluarga, karib kerabat, semua saudara, teman dan musuh relakanlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://tasawuf.blog.com/" target="_blank" title="http://tasawuf.blog.com"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-8657013341664870713?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/8657013341664870713/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/suluk-syech-jangkung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/8657013341664870713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/8657013341664870713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/suluk-syech-jangkung.html' title='Suluk Syech Jangkung'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-1013588151590909419</id><published>2011-04-20T11:25:00.004+07:00</published><updated>2011-05-20T09:48:25.236+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RELUNG HATI'/><title type='text'>Kisah Dewa Ruci</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-yt6auspUoII/Ta5g-DZHQuI/AAAAAAAAAYE/fxtuXzLw3Uo/s1600/RUH%2BSUCI.png"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 317px; height: 212px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-yt6auspUoII/Ta5g-DZHQuI/AAAAAAAAAYE/fxtuXzLw3Uo/s320/RUH%2BSUCI.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597518006046900962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kisah Dewa Ruci mulai digubah pada abad ke-18 M berdasarkan teks abad ke-16 M Serat Syekh Malaya karangan Sunan Kalijaga. Ada dua versi dari teks abad ke-16 ini. Versi I menceritakan pertemuan Iskandar Zulkarnanin dengan Nabi Khaidir di sebuah pantai. Iskandar diseruh menyelam ke dalam lautan untuk mencari air hayat (ma` al-hayat) agar bisa hidup kekal. Versi II, peran Iskandar diganti oleh Syekh Malaya alias Sunan Kalijaga (Abdul Hadi W. M. 2002:322). Dalam Serat Dewa Ruci peran Syekh Malaya diganti oleh Bima, sedangkan Nabi Khaidir oleh Dewa Ruci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita dimulai dengan peristiwa pertemuan Bima dan Drona menjelang perang Kurawa Pandawa meletus. Drona memerintahkan Bima mencari air hayat di puncak gunung Candradimuka agar bisa hidup kekal dan berjaya di medan perang. Setelah gagal menjumpai di puncak gunung, Bima disuruh mencarinya di dalam lautan. Dalam Serat Cabolek, bagian awal kisah tidak diceritakan. Kisah langsung dimulai dengan penyelaman Bima ke dalam lautan untuk mencari air hayat, suatu episode yang memang paling penting dalam kerangka suluk Dewa Ruci. Sinopsis ceritanya yang lengkap ialah sebagai berikut: Menjelang meletusnya perang Kurawa dan Pandawa (Bharatayudha) Drona memanggil muridnya Bima, putra kedua Pandu (Pandawa). Drona yang memihak Kurawa, mempunyai rencana jitu. Agar Bima yang sakti tidak ikut dalam perang Pandawa melawan Kurawa, ia harus disingkirkan. Drona menyuruhnya mencari air hayat ke puncak gunung Candradimuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai murid yang patuh Bima menjalankan perintah gurunya. Drona gembira, karena yakin Bima akan mampus diterkam binatang buas dan raksasa. Tetapi di luar dugaan Bima dapat mengalahkan dua raksasa sakti dan ganas yang dijumpai di hutan dan merintangi perjalanannya. Namun alangkah kecewanya, setibanya di kawah Candradimuka putra Pandu dia tidak menemukan air hayat seperti dituturkan gurunya. Bima kembali menemui Drona. Drona mengeluarkan lagi tipu dayanya. Dia menyuruh Bima mengarungi samudra, karena air hayat itu terdapat di sana. Dengan tegap Bima pun berjalan menuju menuju laut, lantas berenang dan menyelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam lautan dia berjumpa ular naga besar dan ganas menghalangi perjalanannya. Melalui pertarungan yang dahsyat, Bima dapat mengalahkan ular naga itu. Kemudian dia berjumpa dengan Dewa Ruci, manusia bertubuh kecil, yang rupanya mirip dengan dirinya, bermain-main seperti boneka bergerak-gerak. Dima mendapat pelajaran bahwa air hayat itu tidak lain ialah persatuan mistis dengan Yang Maha Tunggal (manunggaling kawula Gusti). Cara mencapainya dengan menjalani disiplin keruhanian yang keras, termasuk menundukkan hawa nafsu dan menycui dirinya. Bila itu dicapai ia akan mendapatkan hidup yang kekal di dalam Yang Maha Esa (baqa’). Dalam teks SC pencapaian ruhani (maqam) ini disebut “Weruh sangkan paraning dumadi” (mengetahui asal-usul dan tujuan segala kejadian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Serat Cabolek episode ini dituturkan oleh Ketib Anom di hadapan peserta musyawarah di kraton Kartasura, yang diadakan untuk mengadili Haji Mutamakin, seorang pembangkang dan penganut paham heterodoks seperti Syeh Siti Jenar. Dalam bagian inilah uraian tentang filsafat mistik Jawa diuraikan Episode ini dimulai pada pupuh VIII:12:&lt;br /&gt;Lantas dia – Ketib Anom – meminta/Agar diperkenankan melanjutkan pembicaraan/Dan uraian tentang Serat Bima Suci/Dan mulai dengan kisah/Ketika Bima dititah/Masuk ke dalam tubuh Dewa Ruci)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Dewa Ruci “Ayo Werkudara, cepat/Masuk ke dalam perutku!/Werkudara tertawa/Lantas bertanya perlahan,/“Tubuh paduka kecil,/Sedang saya tinggi besar/ Seperti gunung/Dari mana saya harus masuk, /Sedangkan jari saya saja sukar masuk!”)&lt;br /&gt;Kata Dewa Ruci “Ayo Werkudara, cepat/Masuk ke dalam perutku!/Werkudara tertawa/Lantas bertanya perlahan,/“Tubuh paduka kecil,/Sedang saya tinggi besar/ Seperti gunung/Dari mana saya harus masuk, /Sedangkan jari saya saja sukar masuk!”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Simbol Laut dan Air Hayat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pencitraan Dewa Ruci sebagai kembaran Bima memperlihatkan bahwa dalam psikologi sufi dan mistik Jawa dikenal dua jenis ‘diri’ (self), yaitu ‘diri jasmani’ yang direpresentasikan oleh Bima dan ‘diri ruhani’ (higher self) yang direpresentasikan oleh Dewa Ruci. Dalam tasawuf, ‘diri jasmani’ disebut nafs atau hawa nafsu. Karena menempati alam bawah (alam nasut) ia disebut lower self dalam bahasa Inggeris. Perjalanan ruhani seorang penuntut ilmu suluk, dilukiskan oleh Rumi sebagai ‘perjalanan dari ‘diri’ ke Diri’, yaitu dari ‘diri palsu’ ke ‘Diri Hakiki’. (Happold 1981:58-61). ‘Diri ruhani’ disebut juga sebagai badan halus, tempatnya dalam tatanan wujud ialah di alam keruhanian (alam jabarut). Sedangkan ‘diri jasmani’ disebut badan kasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan mencapai ‘diri ruhani’ hanya bisa dilakukan oleh Bima dengan menyelam ke dalam lautan untuk mendapatkan air hayat. Dalam wacana sastra sufi, khususnya dalam filsafat mistik Ibn `Arabi, simbol lautan digunakan untuk menggambarkan ketakterhinggaan dan keluasan wujud Tuhan. Sastrawan sufi Melayu yang banyak menggunakan simbol ini ialah Hamzah Fansuri. Misalnya seperti dalam syairnya Bahr al-`Ulya atau Lautan Wujud Yang Maha Tinggi. Dalam syair itu Wujud Mutlak dikiaskan sebagai Bahr al-`ulya (Lautan Maha Tinggi). Ia merupakan asal-usul segala kejadian, sebab salah satu dari tujuh sifat-Nya yang utama ialah Maha Hidup (al-hayy) yang memberikan hidup kepada segala sesuatu. Sifatnya yang lain ialah maha memiliki ilmu (`ilm) dan karenanya Maha Tahu (`alim) (Abdul Hadi W. M. 2001:395). Tema serupa diuraikan dalam Dewa Ruci ketika Bima berjumpa Dewa Ruci, guru spiritualnya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Air Hayat’ adalah simbol bawahan dari Lautan. Simbol ini dikenal di Nusantara sejak masuknya agama Islam bersama tasawufnya. Dalam teks-teks Jawa Kuna, yang mewakili teks-teks paling tua di Nusantara, pemakaian simbol seperti itu tidak dijumpai. Tamsil air hayat dalam sastra Nusantara dijumpai untuk pertama kali dalam Hikayat Iskandar Zulkarnain yang teks Melayunya telah ditulis pada abad ke-15 M (Braginsky 1998); kemudian dalam teks Jawa dan Melayu abad ke-16 M seperti Serat Syekh Malaya Sunan Kalijaga dan Syair Tauhid dan Makrifat Hamzah Fansuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata ‘air hayat’ adalah terjemahan dari kata Arab ma` al-hayat. Simbol atau tamsil ini digunakan untuk menyebut pengetahuan mistikal (ma`rifa) yang mengantarkan seseorang mencapai persatuan mistis dengan Tuhan (pamoring kawula gusti). Dengan bekal pengetahuan itu seseorang akan fana`(luluh dalam sifat ketuhanan) dan baqa’ (kekal dalam Yang Maha Abadi). Judul risalah tasawuf Nuruddin al-Raniri, ulama Aceh abad ke-17 M, memakai kata-kata itu untuk menerangkan pentingnya ilmu haqiqat atau makrifat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam syair Hamzah Fansuri, makrifat ditamsilkan sebagai air hayat, sebab pengetahuan inilah yang dapat menghidupkan jiwa yang mati dan yang dengan itu menyebabkan seseorang mengenal kebenaran hakiki dan mencapai persatuan mistikal dengan Tuhannya. Dengan demikian ia merasakan hidup kekal (baqa) bersama Tuhan. Dalam syairnya Hamzah Fansuri antara lain menyatakan:&lt;br /&gt;Aho segala yang berhati&lt;br /&gt;Jangan lupa akan ma`al hayati&lt;br /&gt;Barang siapa tahu akan laut yang jati&lt;br /&gt;Dunia akhirat tiada akan mati&lt;br /&gt;(IX:1 AH. 364)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disiyaratkan dalam bait ini bahwa untuk mendapat ma` al-hayat atau air hayat (makrifat) seseorang harus menggunakan sarana yang terdapat dalam kalbu atau hati. Selanjutnya dikatakan bahwa lautan itu bernama ahad (lautan wujud yang esa) yang sifat-sifat-Nya meliputi segala sesuatu. Salah satu sifat-Nya yang lain ialah jamal (maha indah). Keindahannya itu cahayanya terang. Kata Hamzah, “Jamal itulah cahayanya terang/ Pada kedua `alam adanya senang/ Barangsiapa sampai pada laut yang tenang/ Dunia akhirat terlalu menang” (IX:13 AH p.367). Pokok yang sama dibahas dalam Dewa Ruci (pupuh VIII).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan juga bahwa kedua alam itu diliputi oleh Dzat-Nya sepanjang zaman, yaitu oleh sifat-sifat-Nya sebagai pemberi hayat, ilmu, maha berkehendak, dan lain sebagainya. Hamzah Fansuri menghubungkan simbol ‘air hayat’ dengan pengetahuan tentang ‘diri’, kehampiran manusia dengan Sang Pencipta, persatuan mistik dan cahaya-Nya yang maha indah. Untuk mendapat air hayat itu seorang penuntut ilmu suluk harus menyelam ke dalam lautan wujud alam semesta. Lukisan tentang lautan wujud dalam syair Hamzah Fansuri, tidak jauh berbeda dengan lukisan dalam Dewa Ruci. Kata Hamzah:&lt;br /&gt;Laut itulah yang bernama sedia&lt;br /&gt;Tempatnya gaib terlalu sunya&lt;br /&gt;Sungguh pun Tuhan yang maha mulia&lt;br /&gt;Hampir-Nya sangat kepada yang mengenal Dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah juga menarik bahwa persoalan ‘kesatuan transenden wujud’ yang dalam Dewa Ruci dan ditafsirkan sebagai ajaran ‘kebhinnekaan dalam keekaan’ dan serta dilambangkan sebagai ‘cahaya tunggal’ yang memiliki delapan warna dikaitkan hanya dengan pandangan Imam al-Ghazali (Soebardi 1975:50). Padahal yang membahas masalah ini sebenarnya adalah Ibn `Arabi dan para pengikutnya seperti Maghribi. Misalnya seperti terlihat dalam terjemahan Ketahuilah yang diberi Nama hanya satu, namun nama seratus ribu Wujud itu satu, tetapi pancarannya seratus ribu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa Wujud-Nya seluruh alam tidak maujud&lt;br /&gt;Dari Wujud dan Rahmah-Nya dunia menjadi sebuah ayat&lt;br /&gt;Dunia memancar dari perpaduan Wujud-Nya yang Sejagat&lt;br /&gt;Apa pun yang kau saksikan di alam semesta itu berasal dari Rahmat-Nya&lt;br /&gt;Dalam Dewa Ruci, Cahaya Tunggal sang Wujud itu digambarkan memiliki delapan warna. Ungkapan ini dapat dirujuk ayat al-Qur’an (52:4) yang menyatakan bahwa `Arasy merupakan singgsana Tuhan yang dijaga oleh delapan malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Simbol Cahaya dan Kalbu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pencitraan sinar warna-warni yang berkilau-kilauan, serta memberikan kekuatan hidup kepada kalbu, dapat dirujuk kepada psikologi Imam al-Ghazali. Khususnya dalam Ihya `Ulumuddin III, bab tentang keajaiban hati. Dalam kitabnya itu Imam al-Ghazali menyatakan bahwa dalam bentuk dan susunannya tubuh manusia itu mengandung empat campuran dan karenanya di dalamnya ada empat macam sifat, yaitu nafsu serigala (nafsu amarah), nafsu binatang (nafsu syahwat), nafsu setani (nafsu lawamah) dan nafsu malaikat (nafsu sufiyah) dan nafsu mutmainah (ketenangan) yang memancar dari sifat ketuhanan yang ada dalam diri manusia (Abdul Mudjieb 1986:39).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika manusia dikuasai oleh nafsu amarah yang dilambangkan dengan warna hitam, ia akan melakukan perbuatan serigala seperti senang akan permusuhan, penuh kebencian dan sangat agresif kepada manusia lain. Ketika seseorang dikuasai oleh syahwatnya, yang dilambangkan dengan warna merah, ia akan melakukan perbuatan binatang seperti lahap, rakus, brutal dan senang melampiskan nafsu berahinya. Selanjutnya begitu urusan ketuhanan meresap ke dalam hawa nafsunya, maka ia akan menganggap dirinya sebagai Tuhan. Ia mulai menyukai kekuasaan, keluhuran dan kebebasan, serta berkeinginan untuk menguasai dunia demi dirinya sendiri. Inilah nafsu setani yang dilambangkan dengan warna kuning. Nafsu sufiyah dan mutmainah dilambangkan dengan warna putih. Jika manusia dikuasai oleh sifat-sifat ketuhanan (rabbaniyah), kata Imam al-Ghazali, maka hidupnya akan dibimbing oleh ilmu, hikmah dan keyakinan dan mampu memahami hakikat segala sesuatu. Ia akan mengenal segala sesuatu dengan kekuatan ilmu dan mata hati. Akan memancar pula darinya sifat-sifat yang mulia seperti kesucian diri, suka menerima apa yang dianugerahkan kepadanya, tenang, zuhud, wara’, taqwa, selalu riang hatinya., gemar menolong, punya rasa malu dan rasa bersalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati orang yang telah diresapi sifat-sifat ketuhanan itulah, kata Imam al-Ghazali, dapat disebut sebagai cermin cerlang yang memancarkan cahaya berkilauan. Di sini Imam al-Ghazali mengutip sebuah hadis dari Abu Mansur al-Dailani, “Apabila Allah menghendaki hamba-Nya mencapai kebaikan, akan didijadikan kalbu baginya sebagai penasehat bagi dirinya.” Dewa Ruci sebagai guru dan penasehat Bima dalam Serat Cebolek, adalah representasi dari kalbu yang dijadikan penasehat bagi seseorang yang telah mampu menundukkan hawa nafsunya.&lt;br /&gt;Penggunaan tamsil-tamsil berkenaan dengan cahaya, kekosongan dan lain dalam kisah Dewa Ruci ini juga dapat dirujuk pada hadis Nabi yang dikemukakan oleh Imam al-Ghazali dalam Ihya `Ulumuddin. Di antara hadis Nabi yang dikemukakan itu ialah seperti yang diriwayatkan oleh Ahmad dan al-Thabrani, “Hati seorang mukmin itu kosong, di dalamnya ada lampu yang bersinar-sinar, sedangkan hati orang yang sesat itu hitam dan terbalik”.&lt;br /&gt;Sedangkan hadis yang diriwayatkan oleh Khudiri ialah seperti berikut, “ Hati itu ada empat macam, yaitu:&lt;br /&gt;(1) Hati yang kosong atau bersih yang di dalamnya ada lampu yang bersinar, hati yang demikian itulah hati orang mukmin;&lt;br /&gt;(2) Hati yang hitam dan terbalik, hati yang demikian itulah hati orang yang ingkar;&lt;br /&gt;(3) Hati yang terbungkus dan terbelenggu oleh bungkusnya, hati yang demikian itulah hati orang munafik; dan&lt;br /&gt;(4) Hati yang bercampur aduk, di dalamnya ada iman dan nifaq”. Selanjutnya dijelaskan bahwa hati menjadi jernih dan penglihatan batin menjadi terang disebabkan iangat kepada Allah dan taqwa. Ingat akan Allah merupakan pintu kasyf (tersingkapnya hakikat segala sesuatu) dan kasyf itu merupakan pinmtu keberuntungsn, yaitu keberuntungan berjumpa dengan-Nya (Abdul Mudjieb 1986 46-8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam uraian selanjutnya, dengan merujuk kepada pendapat Imam al-Ghazali itu, Yasadipura I menulis bahwa hati yang bersih dan kosong itu saja yang dapat membawa seseorang mencapai hidayah (petunjuk) ilahi (pupuh VIII:15-18): “Jika kau berhasil mengatasi/Tiga bentuk nafsu ini/Persatuanmu akan sempurna/Kau tak perlu lagi pembimbing/Mencapai persatuan hamba dan Gusti (pamoring kawula Gusti)/Setelah Werkudara mendengar ini/Kerinduan hatinya membara/Berahinya (`isyq) kian berkobar/Hatinya dirasuki/Keinginan manunggal//Warna yang empat sirna pula dari pandangan /Tinggal cahaya tunggal delapan warna/Kata Werkudara:/“Apa nama cahaya delapan warna ini/Merupakan hakekat sejati?/Tampak seolah permata gemerlapan/Kadang seperti bayangan, mempesona/Kadang pancaran sinarnya bagaikan zamrud”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, “Dewa Ruci, Sang Nur seantero jagad/Lantas menjawab:/“Inilah intipati kesatuan/Artinya segala hal yang ada di alam dunia/Ada pula dalam dirimu/Pun semua yang ada di alam dunia/Memiliki padanan dalam dirimu/Antara jagat besar/Dan jagat kecil tidak berbeda/Ia adalah asal-usul utara, selatan, timur/Barat, zenith dan nadir//Seperti warna yang empat/Kepada dunia memberi hayat/Jagad besar dan jagad kecil/Setiap yang ada sama dalam keduanya/Jika rupa di alam dunia/Ini lenyap seisinya/Maka semua wujud akan tiada/Dan menyatu dalam wujud tunggal/Tiada lelaki atau wanita”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dijelaskan bahwa tahap awal yang harus ditempuh ahli suluk untuk mencapai “Pamoring Kawula Gusti” dan memahami makna “Sangkan Paraning Dumadi” secara mendalam ialah melalui pengendalian diri atau kecenderungan-kecenderungan buruk dari hawa nafsu.&lt;br /&gt;Dalam ilmu tasawuf, tahapan awal ini disebut mujahadah, perjuangan batin melawan kecenderungan buruk dalam diri. Mujahadah mencakup tiga hal:&lt;br /&gt;(1) Penyucian diri (thadkiya al-nafs);&lt;br /&gt;(2) Pemurnian hati (tashfiyat al-qalb);&lt;br /&gt;(3) Pengosongan jiwa terdalam (takhliyat al-sirr). Pengosongan jiwa terdalam atau sirr dilakukan dengan memusatkan diri kepada Yang Satu dan mengosongkan diri dari yang selain-Nya (Mir Valiuddin 1980:1-3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah setelah Bima menempuh tahap awal dari perjalanan keruhaniannya itu, ia berjumpa dengan Dewa Ruci yang digambarkan seperti mutiara dengan sinar warna-warni gemerlapan. Ia tidak lain adalah gambaran tentang hati terdalam manusia dan merupakan manifestasi (tajalli). kebesaran dan keindahan Tuhan. Dewa Ruci adalah lambang dari hakikat diri dan perjumpaan dengannya disebut musyahadah, penyaksian atas tanda-tanda dari kehadiran Yang Satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uraian tentang hati dan lambang-lambangnya dalam suluk itu merujuk pada uraian Imam al-Ghzali tentang hati dalam Ihya `Ulumuddin III. Menurut Imam al-Ghazali, hati adalah substansi lembut yang bersifat ketuhanan dan ruhaniah, dan mempunyai hubungan dengan hati jasmani – segumpal daging bulat panjang di dada kiri manusia. Substansi lembut ini merupakan hakikat manusia yang dapat memahami dan mengenal Tuhan, sebab ia memiliki ilmu untuk itu (Abdul Mujieb 1986:11-2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan pula bahwa hati mempunyai ilmu dan merupakan sasaran perintah dan larangan Tuhan. Ia mempunyai hubungan erat dengan mukasyafah (tersingkapnya penglihatan batin). Ruh manusia yang tidak tampak dan tidak dikenal dengan mata jasmani, hanya dapat diterangkan sebagai badan halus dan substansi halus. Ia memiliki ilmu untuk menangkap segala pengertian dan obyek-obyek. Badan halus bersumber dari rongga hati manusia, yang melalui perantaraan otot-otot dan urat-urat yang beraneka ragam tersebar ke seluruh tubuh. Ia memancarkan sinar kehidupan, menyebabkan munculnya perasaan, pengliihatan, pendengaran dan penciuman. Ia dapat diumpamakan sebagai berkas-berkas sinar memancar dari sebuah lampu yang tersebar ke seluruh sudut ruang dalam rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini, kata al-Ghazali, adalah laksana sinar yang tersebar di dinding-dinding rumah jasmani kita, sedangkan ruh merupakan lampunya. Perjalanan ruh dan geraknya dalam batin seseorang, seperti gerak lampu yang memancarkan sinar ke seluruh ruangan dalam rumah dan ada penggeraknya. Adapun yang kedua, yaitu substansi halus dalam diri manusia yang memiliki ilmu, merujuk kepada hati (Ibid 13-4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita bandingkan dengan uraian yang dikemukakan pengarang Serat Cabolek. Sinar gemerlapan yang disebut pramana dan memberikan kehidupan pada tubuh adalah manifestasi (tajalli) Hyang Suksma dalam diri manusia. Hyang Suksma adalah sumber kehidupan dalam arti sebenarnya. Pramana berada dalam tuibuh manusia, tetapi tidak nampak dan tidak terpengaruh oleh suka dan dukla, sedih dan bahagia, haus dan lapar. Ia merupakan individuasi dari hakikat ketuhanan (Soebardi 1975:50).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat menarik bahwa substansi halus yang memancarkan sinar gemerlapan itu disebut pramana. Dalam falsafah India, kata-kata pramana digunakan secara intensif oleh para filosof Nyaya dan Vaiseshika dan lazim diartikan sebagai metode, kaedah, pedoman atau cara-cara mencapai ilmu pengetahuan, bukan seseorang atau sesuatu yang memiliki metode atau ilmu. Istilah Sanskrit lain yang mirip dengan kata-kata pramana, ialah prana, yang lazim digunakan oleh para filosof Yoga seperti Patanjali untuk menyebut energi atau daya hidup dalam tubuh manusia yang memiliki sifat ilahiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat mungkin istilah pramana yang digunakan filosof Nyaya dan Vaishesika berubah arti di tangan para mistikus Jawa, atau sangat mungkin pula bahwa kata-kata itu memiliki kaitan dengan istilah prana. Atau mungkin pula para pengarang Jawa termasuk Yasadipura I sengaja menggabungkan pengertian dari dua istilah ini dalam upayanya menarjemahkan gagasan Imam al-Ghazali tentang kalbu sebagai substansi halus dalam tubuh yang bersifat ilahiyah dan memancarkan sinar gemerlapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simbol pramana juga dapat dikaitkan dengan konsep Nur Muhammad dalam tasawuf, yang digambarkan sebagai cahaya berkilauan (Tanoyo 1979). Dalam Dewa Ruci substansi halus ini juga dilukiskan sebagai cahaya gemerlapan. Yasadipura I kemudian menghubungkan pula simbol cahaya ini dengan konsep mukasyifat, yaitu sang pemberi kehidupan. Arti mukasyifat ialah dia yang memberikan kasyf (penglihatan batin yang terang, illuminasi) yang tidak lain adalah Tuhan. Wakilnya dalam tubuh manusia ialah pramana, yang juga diartikan sebagai substansi yang memberi kehidupan pada tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep Nur Muhmmad itu dikemukakan mula-mula pada abad ke-8 M oleh Ibn `Ishaq, penulis riwayat hidup Nabi paling awal. Berdasarkan hadis qudsi dikatakan bahwa sebelum alam semesta dicipta, yang dicipta lebih dahulu adalah Nur Muhammad. Nur Muhammad ini dicipta dari nur-Nya (Ismail Hamid 1983:29-31; Ali Ahmad dan Si Hajar Che Man 1996:4-10). Tetapi yang pertama kali memperkenalkan symbol ini sebagai symbol konseptual sufi ialah Sahl al-Tustari (w. 896 M). Menurut Tustari, asal-usul Nur Muhammad sebagai esensi penciptaan ialah sekumpulan dzat yang berkilauan di dalam bentuk amud, dan amud ini kemudian berdiri di hadapan Tuhan setelah diciptakan. Pada permulaan kejadiannya itu Nur Muhammad berdiri tegak di hadapan Tuhan selama berjuta-juta tahun sebelum makhluq-makhluq lain dijadikan. Pada waktu alam semesta telah dicipta, kemudian Adam dijadikan dari segumpal tanah sebagai badan jasmaninya dan ke dalamnya dimasukkanlah ruh atau nur, yang disebut Nur Muhammad (Bowering 1979:125).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep Nur Muhammad disempurnakan pada abad ke-12 oleh Ibn `Arabi.` Menurutnya Nur Muhammad adalah Cahaya pertama yang keluar dari Hijab Yang Gaib dan muncul dari pengetahuan (`ilm) menuju alam kewujudan yang nyata. Penjelasan yang lebih filosofis dijumpai dalam kitab Misykat al-Anwar (Misykat Cahaya-cahaya). Dengan menggunakan metode hermeneutika atau ta’wil, yaitu bentuk tafsir simbolik sufi, Ibn `Arabi berpendapat bahwa yang dimaksud ‘cahaya’ (nur) dalam al-Qur’an (ayat atau surat al-Nur) adalah esensi tunggal yang mendasari semua bentuk keberadaan atau wujud di alam semesta ini. Sedangkan kegelapan adalah ketiadaan atau ketakwujudan paling nyata. Jagat raya atau alam semesta dicipta dari kegelapan yang di atasnya Tuhan menaburkan Cahaya-Nya sendiri, dan membuat bagian-bagian dari cahaya itu berbeda sesuai peringkatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan ini, Imam al-Ghazali mengatakan bahwa mata jasmani kita hanya dapat melihat perwujudan lahir dari Cahaya Mutlak itu, sedangkan wujud ruhaninya tidak dapat dilihat. Untuk melihatnya diperlukan bantuan pengetahuan khusus, yaitu makrifat. Dengan makrifat maka penglihatan batin (basha`ir) seseorang akan tersingkap dan hijab yang selama ini merintanginya akan enyah. Pengetahuan khusus ini bersemayam dalam ‘kalbu’, sehingga dikatakan bahwa ‘dalam kalbu ada jendela untuk melihat Tuhan’ (Abdul Hadi W. M. 2001:56-8). Mengenai ini dalam syairnya Hamzah Fansuri menyatakan seperti berikut:&lt;br /&gt;Unggas nuri asalnya cahaya&lt;br /&gt;Diamnya da’im di Kursi Raja&lt;br /&gt;Dari nur-nya lahir fakir dan kaya&lt;br /&gt;Menjadi insan, tuan dan saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud ‘unggas nuri’ dalam syair tersebut ialah ruh manusia, dan asal-usul ruh ialah cahaya. Cahaya ciptaan yang tertinggi ialah Nur Muhammad. Dalam Hikayat Kejadian Nur Muhammad, cahaya terpuji yang disebut Nur Muhammad itu juga digambarkan sebagai ‘burung yang cahayanya berkilauan’. Kadang disebut burung pingai, burung nuri, dan unggas nuri. Selanjutnya dinyatakan oleh Hamzah Fansuri dalam syairnya itu bahwa keindahan burung itu memancar dari keindahan Tuhan. Bulunya adalah ‘akal semesta’ (`aql al-kulliy), kukunya ‘kalam kemuliaan’ , gurunya Allah Ta`ala, kakinya jalal (kuasa) dan jamal (indah), jari-jarinya nur al-awwal (cahaya pertama), hatinya bernama Law al-mahfudz (lembaran terpelihara), dan setelah tersucikan kalbunya maka ia menjadi jawhar (substansi) dengan safi (suci)-nya.&lt;br /&gt;Penggambaran tentang pramana dalam Dewa Ruci, tidak jauh berbeda dengan penggambaran Imam al-Ghazali dan Hamzah Fansuri. Ini menunjukkan eratnya hubungan teks-teks filsafat mistik Jawa dengan teks-teks filsafat mistik Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akhir Kalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari penelitian ini bisa diambil beberapa kesimpulan seperti berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;, bahwa empat cakrawala estetik yang melapisi kisah Dewa Ruci dalam Serat Cebolek mencerminkan pandangan hidup, system nilai dan Weltanschauung (gambaran dunia) orang Jawa terepresentasikan dengan baik dalam karya Yasadipura I ini. Pandangan hidup dan gambaran dunia itu didasarkan atas ajaran tasawuf Imam al-Ghazali berkenaan dengan etika dan psikologi sufi, Ibn `Arabi tentang falsafah wujud atau ontologi, yang disinthesakan dengan dasar-dasar mistisisme Jawa sebelum Islam. Inilah aspek bildung dari suluk ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;, pemilihan tokoh Bima dan Dewa Ruci sebagai pelaku utama memperlihatkan sensibilitas pengarang dalam membuat pertimbangan praktis, yaitu dengan bertolak dari alasan-alasan kultural. Meskipun agama Islam diterima oleh orang Jawa, namun pada saat yang sama pengarang mengingatkan agar jatidiri dan budaya Jawa lama jangan dibuang. Caranya dengan menghidupkannya seraya memberikan wadah terhadap ajaran agama yang baru dipeluk. Kecuali itu pengarang juga mengenal dengan baik kegemaran orang Jawa pada lakon wayang, sebagai pembentuk ketaksadaran dan kesadaran kolektif mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketiga,&lt;/span&gt; aspek yang bertalian dengan pertimbangan praktis lain ialah penyampaian kisah Dewa Ruci dalam bingkai cerita sejarah, sedangkan kisah inti tentang perjalanan Bima diambil dari wiracarita atau cerita kepahlawanan (epos). Orang Jawa menyukai peristiwa-peristiwa sejarah yang terkait dengan timbul tenggelamnya kerajaan-kerajaan feudal mereka, konflik-konflik internal yang terjadi. Di samping itu mereka menyukai mistik, dan cerita kepahlawanan. Penggabungan semua ini dalam Serat Cebolek memperlihatkan kepiawaian Yasadipura I.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keempat&lt;/span&gt;, secara bersama-sama pula semua itu memperlihatkan pengarang Serat Cabolek tahu selera (taste) masyarakatnya. Ketahuannya yang lain diperlihatkan melalui usahanya untuk menyerasikan filsafat mistik Jawa dengan tasawuf Islam, dalam upaya meredakan ketegangan teologis yang mengancam keutuhan budaya Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kelima&lt;/span&gt;, suatu hal yang tidak pernah dibahas secara mendalam ialah peranan teks-teks Melayu Islam dari Sumatra dalam ikut membentuk pandangan hidup dan etika Jawa yang berdasarkan Islam. Melalui teks-teks Melayu inilah kaum terpelajar Jawa mengenal filsafat mistik dan kebudayaan Islam. Kemiripan tematik karya Yasadipura I dan syair-syair tasawuf Hamzah Fansuri memperlihatkan hubungan erat kebudayaan Jawa dengan Melayu pada dataran spiritualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keenam&lt;/span&gt;, teks Dewa Ruci sebagai teks sinthesis kebudayaan Jawa dan Islam ditulis bukan tanpa motif politik, apalagi dimasukkan menjadi bagian dari Serat Cabolek, sebuah suluk yang diawali dengan pemaparan perisiwa-peristiwa politik penting di lingkungan kraton Kartasura pada masa pemerintahan Amangkurat IV dan penggantinya Pakubuwana II. Khususnya peristiwa-peristiwa politik yang mau tidak mau melibatkan peranan para ulama pesisir dan pembangkangan para mistikus ortodoks. Bahwa kemudian ternyata kalangan istana digambarkan mampu mengakhiri pertentangan teologis antara dua pihak yang saling bertentangan itu, menunjukkan bahwa teks Dewa Ruci Yasadipura I ditulis bukannya tanpa motif politik tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai motif politik penulisan Serat Cabolek, yang di dalamnya kisah Dewa Ruci dijadikan sentral pembahasan, Simuh (1988:33) mengatakan bahwa perkembangan sastra Jawa sejak lama didukung terutama oleh golongan istana. Mereka menganggap politik mempunyai nilai yang lebih tinggi dari agama. Karena itu semua kegiatan sastra dan keagamaan selalu diarahkan untuk mendukung kepentingan politik penguasa. Penerapan masalah agama diselaraskan dengan kepentingan keagamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tasawuf diutamakan karena ia lebih mudah dicerna dan disesuaikan dengan tradisi mistik Jawa. Sedangkan penyelarasan antara tasawuf dan mistisisme Jawa dilakukan untuk meredakan dan mendamaikan konflik antara pendukung syariah dan pemuka ajaran heterodoks, karena sumber-sumber pembangkangan dan krisis politik di Jawa tidak jarang bersumber dari dua kelompok ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://tasawuf.blog.com/" target="_blank" title="http://tasawuf.blog.com"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-1013588151590909419?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/1013588151590909419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/kisah-dewa-ruci.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/1013588151590909419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/1013588151590909419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/kisah-dewa-ruci.html' title='Kisah Dewa Ruci'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-yt6auspUoII/Ta5g-DZHQuI/AAAAAAAAAYE/fxtuXzLw3Uo/s72-c/RUH%2BSUCI.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-8395554283173108015</id><published>2011-04-20T10:56:00.004+07:00</published><updated>2011-04-20T11:09:18.197+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RELUNG HATI'/><title type='text'>FILOSOFI LAKON DEWA RUCI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-iUWP3cZOcdw/Ta5b7_RUHyI/AAAAAAAAAX8/qZcluNc8w-M/s1600/RUH%2BSUCI.png"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 317px; height: 212px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-iUWP3cZOcdw/Ta5b7_RUHyI/AAAAAAAAAX8/qZcluNc8w-M/s320/RUH%2BSUCI.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597512473022570274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah  postingan tenatang WEJANGAN DEWA RUCI, mari kita lanjutkan kajian selanjutnya tentang arti FILOSOFI LAKON DEWA RUCI.Kisah Bima mencari tirta pawitra dalam cerita Dewaruci secara filosofis melambangkan bagaimana manusia harus menjalani perjalanan batin guna menemukan identitas dirinya atau pencarian sangkan paraning dumadi ‘asal dan tujuan hidup manusia’ atau manunggaling kawula Gusti.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dalam kisah ini termuat amanat ajaran konsepsi manusia, konsepsi Tuhan, dan amanat bagaimana manusia kembali menuju Tuhannya. Konsepsi manusia disebutkan bahwa ia berasal dari Tuhan dan akan kembali kepada-Nya. Konsepsi Tuhan disebutkan bahwa Ia Yang Awal dan Yang Akhir, Hidup dan Yang Menghidupkan, Mahatahu, dan Mahabesar. Ia tan kena kinaya ngapa ‘tidak dapat dikatakan dengan apa pun’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan menuju Tuhan yang ditempuh oleh Bima dalam menuju manusia sempurna disebutkan melalui empat tahap, yaitu: syariat, tarekat, hakikat, dan makrifat (Jawa sembah raga, sembah cipta, sembah jiwa, dan sembah rasa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pendahuluan Kisah tokoh utama Bima dalam menuju manusia sempurna dalam teks wayang Dewaruci secara filosofis melambangkan bagaimana manusia harus mengalami perjalanan batin untuk menemukan identitas dirinya. Peursen (1976:68) menamakan proses ini sebagai “identifikasi diri”, sedangkan Frans Dahler dan Julius Chandra menyebutnya dengan proses “individuasi” (1984:128).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pencarian untuk menemukan identitas diri ini sesuai dengan hadis nabi yang berbunyi Man ‘arafa nafsahu faqad rabbahu. ‘Barang siapa mengenal dirinya niscaya dia akan mengenal Tuhannya’. Hal ini dalam cerita Dewaruci tersurat pada pupuh V Dhandhanggula bait 49: Telas wulangnya Sang Dewaruci, Wrekudara ing tyas datan kewran, wus wruh mring gamane dhewe, …’Habis wejangan Sang Dewruci. Wrekudara dalam hati tidak ragu sudah tahu terhadap jalan dirinya …’ (Marsono, 1976:107).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai Filosofis Perjalanan Empat Tahap Menuju Manusia Sempurna oleh BimaKisah tokoh Wrekudara dalam menuju manusia sempurna pada cerita Dewaruci dapat dibagi menjadi empat tahap, yaitu: syariat, tarekat, hakikat, dan makrifat (Jawa disebut: laku raga, laku budi, laku manah, dan laku rasa (Mangoewidjaja, 1928:44;Ciptoprawiro, 1986:71). Atau menurut ajaran Mangkunegara IV seperti disebutkan dalam Wedhatama (1979:19-23), empat tahap laku ini disebut: sembah raga, sembah cipta, sembah jiwa, dan sembah rasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai Filosofis Perjalanan Bima yang Berkaitan dengan SyariatSyariat&lt;/span&gt; (Jawa sarengat atau laku raga, sembah raga) adalah tahap laku perjalanan menuju manusia sempurna yang paling rendah, yaitu dengan mengerjakan amalan-amalan badaniah atau lahiriah dari segela hukum agama. Amalan-amalan itu menyangkut hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan lingkungan alam sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping amalan-amalan seperti itu, dalam kaitan hubungan manusia dengan manusia, orang yang menjalani syariat, di antaranya kepada orang tua, guru, pimpinan, dan raja, ia hormat serta taat. Segala perintahnya dilaksanakaannya. Dalam pergaulan ia bersikap jujur, lemah lembut, sabar, kasih-mengasihi, dan beramal saleh.Bagian-bagian cerita Dewaruci yang secara filosofis berkaitan dengan tahap syariat adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai Filosofis Bima Taat kepada Guru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tokoh Bima dalam cerita Dewaruci diamanatkan bahwa sebagai murid ia demikian taat. Sewaktu ia dicegah oleh saudara-saudaranya agar tidak menjalankan perintah gurunya, Pendeta Durna, ia tidak menghiraukan. Ia segera pergi meninggalkan saudara-saudaranya di kerajaan guna mencari tirta pawitra. Taat menjalankan perintah guru secara filosofis adalah sebagai realisasi salah satu tahap syariat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai Filosofis Bima Hormat kepada Guru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selain taat tokoh Bima juga sangat hormat kepada gurunya. Ia selalu bersembah bakti kepada gurunya. Dalam berkomunikasi dengan kedua gurunya, Pendeta Durna dan Dewaruci, ia selalu menggunakan ragam Krama. Pernyataan rasa hormat dengan bersembah bakti dan penggunaaan ragam Krama kepada gurunya ini secara filosofis merupakan realisasi sebagian laku syariat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai Filosofis Perjalanan Bima yang Berkaitan dengan Tarekat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tarekat (Jawa laku budi, sembah cipta) adalah tahap perjalanan menuju manusia sempurna yang lebih maju. Dalam tahap ini kesadaran hakikat tingkah laku dan amalan-amalan badaniah pada tahap pertama diinsyafi lebih dalam dan ditingkatkan (Mulder, 1983:24).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amalan yang dilakukan pada tahap ini lebih banyak menyangkut hubungan dengan Tuhan daripada hubungan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan lingkungan alam sekitarnya. Pada tingkatan ini penempuh hidup menuju manusia sempurna akan menyesali terhadap segala dosa yang dilakukan, melepaskan segala pekerjaan yang maksiat, dan bertobat. Kepada gurunya ia berserah diri sebagai mayat dan menyimpan ajarannya terhadap orang lain. Dalam melakukan salat, tidak hanya salat wajib saja yang dilakukan. Ia menambah lebih banyak salat sunat, lebih banyak berdoa, berdikir, dan menetapkan ingatannya hanya kepada Tuhan. Dalam menjalankan puasa, tidak hanya puasa wajib yang dilakukan. Ia lebih banyak mengurangi makan, lebih banyak berjaga malam, lebih banyak diam, hidup menyendiri dalam persepian, dan melakukan khalwat. Ia berpakaian sederhana dan hidup mengembara sebagai fakir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian-bagian cerita Dewaruci yang menyatakan sebagian tahap tarekat di antaranya terdapat pada pupuh II Pangkur bait 29-30. Diamanatkan dalam teks ini bahwa Bima kepada gurunya berserah diri sebagai mayat. Sehabis berperang melawan Raksasa Rukmuka dan Rukmakala di Gunung Candramuka Hutan Tikbrasara, Bima kembali kepada Pendeta Durna. Air suci tidak didapat. Ia menanyakan di mana tempat tirta pawitra yang sesungguhnya. Pendeta Durna menjawab, “Tempatnya berada di tengah samudra”. Mendengar jawaban itu Bima tidak putus asa dan tidak gentar. Ia menjawab, “Jangankan di tengah samudra, di atas surga atau di dasar bumi sampai lapis tujuh pun ia tidak akan takut menjalankan perintah Sang Pendeta”. Ia segera berangkat ke tengah samudra. Semua kerabat Pandawa menangis mencegah tetapi tidak dihiraukan. Keadaan Bima yeng berserah diri jiwa raga secara penuh kepada guru ini secara filosofis merupakan realisasi sebagian tahap laku tarekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai Filosofis Perjalanan Bima yang Berkaitan dengan Hakikat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hakikat (Jawa laku manah, sembah jiwa) adalah tahap perjalanan yang sempurna. Pencapaian tahap ini diperoleh dengan mengenal Tuhan lewat dirinya, di antaranya dengan salat, berdoa, berdikir, atau menyebut nama Tuhan secara terus-menerus (bdk. Zahri, 1984:88). Amalan yang dilakukan pada tahap ini semata-mata menyangkut hubungan manusia dengan Tuhan. Hidupnya yang lahir ditinggalkan dan melaksanakan hidupnya yang batin (Muder, 1983:24). Dengan cara demikian maka tirai yang merintangi hamba dengan Tuhan akan tersingkap. Tirai yang memisahkan hamba dengan Tuhan adalah hawa nafsu kebendaan. Setelah tirai tersingkap, hamba akan merasakan bahwa diri hamba dan alam itu tidak ada, yang ada hanyalah “Yang Ada”, Yang Awal tidak ada permulaan dan Yang Akhir tidak berkesudahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan demikian, hamba menjadi betul-betul dekat dengan Tuhan. Hamba dapat mengenal Tuhan dan melihat-Nya dengan mata hatinya. Rohani mencapai kesempurnaan. Jasmani takluk kepada rohani. Karena jasmani takluk kepada rohani maka tidak ada rasa sakit, tidak ada susah, tidak ada miskin, dan juga maut tidak ada. Nyaman sakit, senang susah, kaya miskin, semua ini merupakan wujud ciptaan Tuhan yang berasal dari Tuhan. Segala sesuatu milik Tuhan dan akan kembali kepada-Nya, manusia hanya mendaku saja. Maut merupakan perpindahan rohani dari sangkar kecil kepada kebebasan yang luas, mencari Tuhan, kekasihnya. Mati atau maut adalah alamat cinta yang sejati (Aceh, 1987:67).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap ini biasa disebut keadaan mati dalam hidup dan hidup dalam kematian. Saat tercapainya tingkatan hakikat terjadi dalam suasana yang terang benderng gemerlapan dalam rasa lupa-lupa ingat, antara sadar dan tidak sadar. Dalam keadaan seperti ini muncul Nyala Sejati atau Nur Ilahi (Mulyono, 1978:126).Sebagian tahap hakikat yang dilakukan atau dialami oleh tokoh Bima, di antaranya ialah: mengenal Tuhan lewat dirinya, mengalami dan melihat dalam suasana alam kosong, dan melihat berbagai macam cahaya (pancamaya, empat warna cahaya, sinar tunggal berwarna delapan, dan benda bagaikan boneka gading yang bersinar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai Filosofis Bima Mulai Melihat Dirinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah Bima menjalankan banyak laku maka hatinya menjadi bersih. Dengan hati yang bersih ini ia kemudian dapat melihat Tuhannya lewat dirinya. Penglihatan atas diri Bima ini dilambangkan dengan masuknya tokoh utama ini ke dalam badan Dewaruci.&lt;br /&gt;Bima masuk ke dalam badan Dewaruci melalui “telinga kiri”. Menurut hadis, di antaranya Al-Buchari, telinga mengandung unsur Ketuhanan. Bisikan Ilahi, wahyu, dan ilham pada umumnya diterima melalui “telinga kanan”. Dari telinga ini terus ke hati sanubari. Secara filosofis dalam masyarakat Jawa, “kiri” berarti ‘buruk, jelek, jahat, tidak jujur’, dan “kanan” berarti ‘baik (dalam arti yang luas)’. Masuk melalui “telinga kiri” berarti bahwa sebelum mencapai kesempurnaan Bima hatinya belum bersih (bdk. Seno-Sastroamidjojo, 1967:45-46).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Bima masuk dalam badan Dewaruci, ia kemudian melihat berhadapan dengan dewa kerdil yang bentuk dan rupanya sama dengan Bima sewaktu kecil. Dewa kerdil yang bentuk dan rupanya sama dengan Bima waktu muda itu adalah Dewaruci; penjelmaan Yang Mahakuasa sendiri (bdk. Magnis-Suseno, 1984:115). Bima berhadapan dengan Dewaruci yang juga merupakan dirinya dalam bentuk dewa kerdil. Kisah Bima masuk dalam badan Dewaruci ini secara filosofis melambangkan bahwa Bima mulai berusaha untuk mengenali dirinya sendiri. Dengan memandang Tuhannya di alam kehidupan yang kekal, Bima telah mulai memperoleh kebahagiaan (bdk. Mulyono, 1982:133). Pengenlan diri lewat simbol yang demikian secara filosofis sebagai realisasi bahwa Bima telah mencapai tahap hakikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai Filosofis Bima Mengalami dan Melihat dalam Suasasa Alam Kosong&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bima setelah masuk dalam badan dewaruci melihat dan merasakan bahwa dirinyatidak melihat apa-apa. Yang ia lihat hanyalah kekosongan pandangan yang jauh tidak terhingga. Ke mana pun ia berjalan yang ia lihat hanya angkasa kosong, dan samudra yang luas yang tidak bertepi. Keadaan yang tidak bersisi, tiada lagi kanan kiri, tiada lagi muka belakang, tiada lagi atas bawah, pada ruang yang tidak terbatas dan bertepi menyiratkan bahwa Bima telah memperoleh perasaan batiniahnya. Dia telah lenyap sama sekali dari dirinya, dalam keadaan kebakaan Allah semata. Segalanya telah hancur lebur kecuali wujud yang mutlak. Dalam keadaan seperti ini manusia menjadi fana ke dalam Tuhan (Simuh, 1983:312).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala yang Ilahi dan yang alami walaupun kecil jasmaninya telah terhimpun menjadi satu, manunggal (Daudy, 1983:188). Zat Tuhan telah berada pada diri hambabnya (Simuh, 1983:311), Bima telah sampai pada tataran hakikat.Disebutkan bahwa Bima karena merasakan tidak melihat apa-apa, ia sangat bingung. Tiba-tiba ia melihat dengan jelasDewaruci bersinar kelihatan cahayanya. Lalu ia melihat dan merasakan arah mata angin, utara, selatan, timur, barat, atas dan bawah, serta melihat matahari. Keadaan mengetahui arah mata angin ini menyiratkan bahwa ia telah kembali dalam keadaan sadar. Sebelumnya ia dalam keadaan tidak sadar karena tidak merasakan dan tidak melihat arah mata angin. Merasakan dalam keadaan sadar dan tidak sadar dalam rasa lupa-lupa ingat menyiratkan bahwa Bima secara filosofis telah sampai pada tataran hakikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengalami suasana alam kosong antara sadar dan tidak sadar, ia melihat berbagai macam cahaya. Cahaya yang dilihatnya itu ialah: pancamaya, sinar tunggal berwarna delapan, empat warna cahaya, dan benda bagaikan boneka gading yang bersinar. Hal melihat berbagai macam cahaya seperti itu secara filosofis melambangkan bahwa Bima telah sampai pada tataran hakikat. Ia telah menemukan Tuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai Filosofis Bima Melihat Pancamaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tokoh utama Bima disebutkan melihat pancamaya. Pancamaya adalah cahaya yang melambangkan hati yang sejati, inti badan. Ia menuntun kepada sifat utama. Itulah sesungguhnya sifat. Oleh Dewaruci, Bima disuruh memperlihatkan dan merenungkan cahaya itu dalam hati, agar supaya ia tidak tersesat hidupnya.Hal-hal yang menyesatkan hidup dilambangkan dengan tiga macam warna cahaya, yaitu: merah, hitam, dan kuning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai Filosofis Bima Melihat Empat Warna Cahaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bima disebutkan melihat empat warna cahaya, yaitu: hitam, merah, kuning, dan putih. Isi dunia sarat dengan tiga warna yang pertama. Ketiga warna yang pertama itu pengurung laku, penghalang cipta karsa menuju keselamatan, musuhnya dengan bertapa. Barang siapa tidak terjerat oleh ketiga hal itu, ia akan selamat, bisa manunggal, akan bertemu dengan Tuhannya. Oleh karena itu, perangai terhadap masing-masing warna itu hendaklah perlu diketahui.Yang hitam lebih perkasa, perbuatannya marah, mengumbar hawa nafsu, menghalangi dan menutup kepada hal yang tidak baik. Yang merah menunjukkan nafsu yang tidak baik, iri hati dan dengki keluar dari sini. Hal ini menutup (membuat buntu) kepada hati yang selalu ingat dan waspada. Yang kuning pekerjaannya menghalangi kepada semua cipta yang mengarah menuju kebaikan dan keselamatan. Oleh Sri Mulyono (1982:39) nafsu yang muncul dari warna hitam disebut aluamah, yang dari warna merah disebut amarah, dan yang muncul dari warna kuning disebut sufiah. Nafsu aluamah amarah, dan sufiah merupakan selubung atau penghalang untuk bertemu dengan Tuhannya.Hanya yang putih yang nyata. Hati tenang tidak macam-macam, hanya satu yaitu menuju keutamaan dan keselamatan. Namun, yang putih ini hanya sendiri, tiada berteman sehingga selalu kalah. Jika bisa menguasai yang tiga hal, yaitu yang merah, hitam, dan kuning, manunggalnya hamba dengan Tuhan terjadi dengan sendirinya; sempurna hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai Filosofis Bima Melihat Sinar Tunggal Berwarna Delapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bima dalam badan Dewaruci selain melihat pancamaya melihat urub siji wolu kang warni ‘sinar tunggal berwarna delapan’. Disebutkan bahwa sinar tunggal berwarna delapan adalah “Sesungguhnya Warna”, itulah Yang Tunggal. Seluiruh warna juga berada pada Bima. Demikian pula seluruh isi bumi tergambar pada badan Bima. Dunia kecil, mikrokosmos, dan dunia besar, makrokosmos, isinya tidak ada bedanya. Jika warna-warna yang ada di dunia itu hilang, maka seluruh warna akan menjadi tidak ada, kosong, terkumpul kembali kepada warna yang sejati, Yang Tunggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai Filosofis Bima Melihat Benda bagaikan Boneka Gading yang Bersinar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bima dalam badan Dewaruci di samping melihat pancamaya, empat warna cahaya, sinar tunggal berwarna delapan, ia melihat benda bagaikan boneka hading yang bersinar. Itu adalah Pramana, secara filosofis melambangkan Roh. Pramana ‘Roh’ kedudukannya dibabtasi oleh jasad. Dalam teks diumpamakan bagaikan lebah tabuhan. Di dalamnya terdapat anak lebah yang menggantung menghadap ke bawah. Akibatnya mereka tidak tahu terhadap kenyataan yang ada di atasnya (Hadiwijono, 1983:40).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai Filisofis Perjalanan Bima yang Berkaitan dengan Makrifat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Makrifat (Jawa laku rasa, sembah rasa) adalah perjalanan menuju manusia sempurna yang paling tinggi. Secara harfiah makrifat berarti pengetahuan atau mengetahui sesuatu dengan seyakin-yakinnya (Aceh, 1987:67). Dalam tasawuf, makrifat berarti mengenal langsung atau mengetahui langsung tentang Tuhan dengan sebenar-benarnya atas wahyu atau petunjuk-Nya (Nicholson, 1975:71), meliputi zat dan sifatnya. Pencapaian tataran ini diperoleh lewat tataran tarekat, yaitu ditandai dengan mulai tersingkapnya tirai yang menutup hati yang merintangi manusia dengan Tuhannya. Setelah tirai tersingkap maka manusia akan merasakan bahwa diri manusia dan alam tidak ada, yang ada hanya Yang Ada. Dalam hal seperti ini zat Tuhan telah masuk menjadi satu pada manusia. Manusia telah merealisasikan kesatuannya dengan Yang Ilahi. Keadaan ini tidak dapat diterangkan (Nicholson, 1975:148) (Jawa tan kena kinaya ngapa) (Mulyono, 1982:47), yang dirasakan hanyalah indah (Zahri, 1984:89). Dalam masyarakat Jawa hal ini disebut dengan istilah manunggaling kawula Gusti, pamoring kawula Gusti, jumbuhing kawula Gusti, warangka manjing curiga curiga manjing warangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada titik ini manusia tidak akan diombang-ambingkan oleh suka duka dunia. Ia akan berseri bagaikan bulan purnama menyinari bumi, membuat dunia menjadi indah. Di dunia ia menjadi wakil Tuhan (wakiling Gusti), menjalankan kewajiban-kewajiban-Nya dan memberi inspirasi kepada manusia yang lain (de Jong, 1976:69; Mulder, 1983:25). Ia mampu mendengar, merasa, dan melihat apa yang tidak dapat dikerjakan oleh manusia yang masih diselubingi oleh kebendaan, syahwat, dan segala kesibukan dunia yang fana ini (Aceh, 1987:70). Tindakan diri manusia semata-mata menjadi laku karena Tuhan (Subagya, 1976:85).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan yang dialami oleh Bima yang mencerminkan bahwa dirinya telah mencapai tahap makrifat, di antaranya ia merasakan: keadaan dirinya dengan Tuhannya bagaikan air dengan ombak, nikmat dan bermanfaat, segala yang dimaksud olehnya tercapai, hidup dan mati tidak ada bedanya, serta berseri bagaikan sinar bulan purnama menyinari bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai Filosofis Hamba (Bima) dengan Tuhan bagaikan Air dengan Ombak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wujud “Yang Sesungguhnya”, yang meliputi segala yang ada di dunia, yang hidup tidak ada yang menghidupi, yang tidak terikat oleh waktu, yaitu Yang Ada telah berada pada Bima, telah menunggal menjadi satu. Jika telah manunggal penglihatan dan pendengaran Bima menjadi penglihatan dan pendengaran-Nya (bdk. Nicholson, 1975:100-1001). Badan lahir dan badan batin Suksma telah ada pada Bima, hamba dengan Tuhan bagaikan api dengan asapnya, bagaikan air dengan ombak, bagaikan minyak di atas air susu.Namun, bagaimana pun juga hamba dengan zat Tuhannya tetap berbeda (Nicholson, 1975:158-159). Yang mendekati kesamaan hanyalah dalam sifatnya. Dalam keadaan manunggal manusia memiliki sifat-sifat Ilahi (Hadiwijono, 1983:94).Perumpamaan manusia dalam keadaan yang sempurna dengan Tuhannya, bagaikan air dengan ombak ada kesamaannya dengan yang terdapat dalam kepercayaan agama Siwa. Dalam agama Siwa kesatuan antara hamba dengan dewa Siwa disebutkan seperti kesatuan air dengan laut, sehingga keduanya tidak dapat dibedakan lagi. Tubuh Sang Yogin yang telah mencapai kalepasan segera akan berubah menjadi tubuh dewa Siwa. Ia akan mendapatkan sifat-sifat yang sama dengan sifat dewa Siwa (Hadiwijono, 1983:45).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai Filosofis Bima Merasakan Nikmat dan Bermanfaat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bima setelah manunggal dengan Tuhannya tidak merasakan rasa khawatir, tidak berniat makan dan tidur, tidak merasakan lapar dan mengantuk, tidak merasakan kesulitan, hanya nikmat yang memberi berkah karena segala yang dimaksud dapat tercapai. Hal ini menyebabkan Bima ingin manunggal terus. Ia telah memperoleh kebahagiaan nikmat rahmat yang terkandung pada kejadian dunia dan akhirat. Sinar Ilahi yang melahirkan kenikmatan jasmani dan kebahagian rohani telah ada pada Bima. Oleh kaum filsafat, itulah yang disebut surga (Hamka, 1984:139). Keadaan ini secara filosofis melambangkan bahwa Bima telah mencapai tahap makrifat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai Filosofis Segala yang Dimaksud oleh Bima Tercapai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Segala yang menjadi niat hatinya terkabul, apa yang dimaksud tercapai, dan apa yang dicipta akan datang, jika hamba telah bisa manunggal dengan Tuhannya. Segala yang dimaksud oleh Bima telah tercapai. Keadaan ini secara filosofis melambangkan bahwa Bima telah mencapai tataran makrifat.Segala yang diniatkan oleh hamba yang tercapai ini kadang-kadang bertentangan dengan hukum alam sehingga menjadi suatu keajaiban. Keajaiban itu dapat terjadi sewaktu hamba dalam kendali Ilahi (Nicholson, 1975:132). Ada dua macam keajaiban, yang pertama yang dilakukan oleh para wali disebut keramat dan yang kedua keajaiban yang dilakukan oleh para nabi disebut mukjizat (Nicholson, 1975:129).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai Filosofis Bima Merasakan Bahwa Hidup dan Mati Tidak Ada Bedanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hidup dan mati tidak ada bedanya karena dalam hidup di dunia hendaklah manusia dapat mengendalikan atau mematikan nafsu yang tidak baik dalam dalam kematian manusia akan kembnali menjadi satu dengan Tuhannya. Mati merupakan perpindahan rohani dari sangkar kecil menuju kepada kebebasan yang luas, kembali kepada-Nya. Dalam kematian raga nafsu yang tidak sempurna dan yang menutupi kesempurnaan akan rusak. Yang tinggal hanyalah Suksma. Ia kemudian bebas merdeka sesuai kehendaknya kembali manunggal kepada Yang Kekal (Marsono, 1997:799). Keadaan bahwa hidup dan mati tidak ada bedanya secara filosofis melambangkan bahwa tokoh Bima telah mencapai tahap makrifat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai Filosofis Hati Bima Terang bagaikan Bunga yang Sedang Mekar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bima setelah mengetahui, menghayati, dan mengalami manunggal sempurna dengan Tuhannya karena mendapatkan wejangan dari Dewaruci, ia hatinga terang bagaikan kuncup bunga yang sedang mekar. Dewaruci kemudian musnah. Bima kembali kepada alam dunia semula. Ia naik ke darat kembali ke Ngamarta. Keadaan hati yang terang benderang bagaikan kuncup bunga yang sedang mekar secara filosofis melambangkan bahwa Bima telah mencapai tahap makrifat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kesimpulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kisah Bima dalam mencari tirta pawitra dalam cerita Dewaruci secara filosofis melambangkan bagaimana manusia harus menjalani perjalanan batin guna menemukan identitas dirinya atau pencarian sangkan paraning dumadi ‘asal dan tujuan hidup manusia’ atau manunggaling kawula Gusti. Dalam kisah ini termuat amanat ajaran konsepsi manusia, konsepsi Tuhan, dan bagaimana manusia menuju Tuhannya. Konsepsi manusia disebutkan bahwa ia berasal dari Tuhan dan akan kembali kepada-Nya. Ia dijadikan dari air. Ia wajib menuntut ilmu. Dalam menuntut ilmu tugas guru hanya memberi petunjuk. Manusia tidak memiliki karena segala yang ada adalah milik-Nya. Ia wajib selalu ingat terhadap Tuhannya, awas dan waspada terhadap segala godaan nafsu yang tidak baik, sebab pada akhirnya manusia akan kembali kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsepsi Tuhan disebutkan bahwa Ia Yang Awal dan Yang Akhir, Hidup dan Yang Menghidupkan, Mahatahu, dan Mahabesar. Ia tan kena kinaya ngapa ‘tidak dapat dikatakan dengan apa pun’.Kisah perjalanan batin Bima dalam menuju manusia sempurna ini dapat dibagi menjadi empat tahap, yaitu: syariat, tarekat, hakikat, dan makrifat (Jawa sembah raga, sembah cipta, sembah jiwa, dan sembah rasa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank" href="http://tasawuf.blog.com/"&gt;sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-8395554283173108015?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/8395554283173108015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/filosofi-lakon-dewa-ruci.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/8395554283173108015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/8395554283173108015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/filosofi-lakon-dewa-ruci.html' title='FILOSOFI LAKON DEWA RUCI'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-iUWP3cZOcdw/Ta5b7_RUHyI/AAAAAAAAAX8/qZcluNc8w-M/s72-c/RUH%2BSUCI.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-2502991798071098546</id><published>2011-04-20T09:19:00.006+07:00</published><updated>2011-05-27T09:08:57.874+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MODIFIKASI BLOG'/><title type='text'>Meningkatkan Traffic Blog Dengan Cara Mudah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada beberapa Cara Mudah  Meningkatkan Traffic Blog  secara gratis salah satunya jadilah member di Fweb Traffic,  menurut saya sih bagus , paling tidak ini dilihat dari sistem yang diterapkannya karena setiap member baru terpaksa harus berkunjung ke blog para member lama untuk mengambil kode yang diberikan. Sehingga designernya berani mempromosikan cara ini dengan 1 Milion Visitors Free and Real seperti tampak pada banner dibawah ini&lt;br /&gt;Saya angkat 2 jempol untuk perancangnya..  Terbukti cara ini sekarang sedang banyak digandrungi.. dan tak ada salahnya untuk dicoba.. mumpung gratis,  kalau dilihat peminatnya yang begitu banyak siapa tahu adminnya berubah pikiran jadi berbayar. .. Yoo ..  kita sama-sama mencobanya :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.fwebtraffic.com/?rid=1323126" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;     &lt;img src="http://www.fwebtraffic.com/images/fwebtraffic468x60-1.jpg" border="0" height="60" width="468" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah Cara Mudah Meningkatkan Traffic Blog ,   langkahnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Silahkan click situsnya&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.fwebtraffic.com/?rid=1323126" target="_blank"&gt;Click here to get 1 Million Guaranteed Real Visitors, FREE!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. Scroll terus kebawah sampai pada format Sign Up Now For Free , seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-PG39EQAfFO8/Ta5EBVA2PGI/AAAAAAAAAXs/O2JfQ9TKtQk/s1600/Trafficlt_thumb%255B3%255D.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 147px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-PG39EQAfFO8/Ta5EBVA2PGI/AAAAAAAAAXs/O2JfQ9TKtQk/s320/Trafficlt_thumb%255B3%255D.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597486176479362146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3.  Klik link yang ada disana secara berurutan dari 1 s/d 6 untuk mendapatkan &lt;/div&gt;code ads nya , kemudian tunggu sebentar sampai kodenya muncul.&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;4. Jika kodenya sudah muncul, misalnya AD CODE #1: 61484 , nah kode yg 61484 di copy dan simpan di format berikutnya seperti form dibawah ini, awas harus sesuai jika kode untuk no.1 maka simpan juga di kotak code for ad 1,  begitu seterusnya .&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-9NAz60im7So/Ta5Hyj9hMkI/AAAAAAAAAX0/vUW7QZZpe8s/s1600/Traffic2_thumb%255B3%255D.png"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 292px; height: 175px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-9NAz60im7So/Ta5Hyj9hMkI/AAAAAAAAAX0/vUW7QZZpe8s/s320/Traffic2_thumb%255B3%255D.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597490320840405570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5.  Sebelum diteruskan mumpung  masih berada diblog pemberi kode tersebut. ada baiknya kita berkomentar disana sebagai info bahwa kita sudah ikutan sistem ini.&lt;br /&gt;6.  Setelah semua kode dimasukan , baru  mengisi data yang diminta, seperti Nama, Email,  Text untuk Iklan, Website Url dan password.  Setelah itu baru klik SUBMIT ..&lt;br /&gt;7.  Buka email untuk verifikasi dan klik link yang diberikan.&lt;br /&gt;8.  Nanti  akan ada kata2 Congratulations!  kemudian klik here pada You can login to your new members area here.&lt;br /&gt;9.  Buka Email lagi untuk mengambil user id , password dan link url yang bisa digunakan untuk promosi dan login ke member area  ( simpan user id dan passwordnya , karena nanti mungkin kita gunakan lagi)&lt;br /&gt;10.  Login ke member area lihat linknya sudah ada disana .. disini juga bisa merubah teks iklan , melihat down line serta mengambil kode marketing tools seperti code banner dan text link&lt;br /&gt;11.  Selanjutnya terserah anda… tinggal promosi saja , seperti pasang banner atau text link , karena semakin banyak yang daftar melalui link kita tentu semakin banyak pula visitornya kan gitu …&lt;br /&gt;12.  Akan lebih baik lagi jika anda juga membuat postingan tentang ini atau copas postingan ini tinggal ganti linknya saja&lt;br /&gt;13.  Selain cara ini bisa juga melalui &lt;a href="http://linktea.blogspot.com/2010/01/link-dahsyat-berkualitas-dan-gratis.html" target="_blank"&gt;link dahsyat berkualitas&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Selamat mencoba..   Meningkatkan Traffic Blog Dengan Cara Muda. Semoga ada manfaatnya .. Amin&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-2502991798071098546?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/2502991798071098546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/meningkatkan-traffic-blog-dengan-cara.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/2502991798071098546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/2502991798071098546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/meningkatkan-traffic-blog-dengan-cara.html' title='Meningkatkan Traffic Blog Dengan Cara Mudah'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-PG39EQAfFO8/Ta5EBVA2PGI/AAAAAAAAAXs/O2JfQ9TKtQk/s72-c/Trafficlt_thumb%255B3%255D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-2233688252476265895</id><published>2011-04-15T23:32:00.004+07:00</published><updated>2011-04-15T23:44:23.366+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SERBA-SERBI ISLAM'/><title type='text'>SYARI'AH, THARIQAH, HAQIQAH DAN MA'RIFAH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-2HHm8qzBUKQ/Tah1YRCcfSI/AAAAAAAAAXk/h3xUNYoX1UM/s1600/Syariah-thariqah-hakikah.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 300px; height: 264px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-2HHm8qzBUKQ/Tah1YRCcfSI/AAAAAAAAAXk/h3xUNYoX1UM/s320/Syariah-thariqah-hakikah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5595851596758809890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KH Ali Yafie&lt;/span&gt;; Kata syari'ah telah beredar luas di  kalangan  umat  muslim. Bahkan, dalam al-Qur'an sendiri, kata tersebut telah dipakai antara lain  pada  Surah  al-Jatsiyah:  18. Pemakaian  kata tersebut  mengacu  kepada  makna  ajaran dan norma agama itu sendiri. Dalam  perkembangan  Islam  munculnya  tiga   kata thariqah,   haqiqah  dan ma'rifah, telah  mengakibatkan terbatasnya  pengertian  syari'ah  sehingga   lebih   banyak mengacu  pada  norma  hukum.  Sedangkan  tiga  kata  lainnya menjadi terma yang terkenal dalam tasawuf.  Karena  itu  ada baiknya  kita  lebih  dahulu  berbicara  tentang tasawuf itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Mengenai kelompok tasawuf ada dua pendapat. Pertama,  mereka adalah  kelompok  spiritual  dalam umat Islam yang berada di tengah-tengah dua kelompok  lainnya  yang  disebut  kelompok formal  dan  kelompok  Intelektual. Kelompok intelektual ini terdiri  dari   ulama-ulama   mutakallim   (ahli   teologi), sedangkan kelompok formal terdiri dari ulama-ulama muhaddits dan  fuqaha.  Kedua,  bahwa  tasawuf  itu   hanyalah   suatu kecenderungan  spiritual  yang  membentuk  etika  moral  dan lingkungan sosial khusus. Sehingga seharusnya  kita  katakan seorang  muhaddttsin  sekaligus  juga  ulama sufiyah, begitu pula seorang mutakallimin sekaligus juga ulama sufiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran  Tasawuf  pada   dasarnya   merupakan   bagian   dari prinsip-prinsip  Islam  sejak  awal.  Ajaran ini tak ubahnya merupakan upaya  mendidik  diri  dan  keluarga  untuk  hidup bersih dan sederhana, serta patuh melaksanakan ajaran-ajaran agama   dalam   kehidupannya   sehari-hari.   Ibnu   Khaldun mengungkapkan,   pola   dasar  tasawuf  adalah  kedisiplinan beribadah, konsentrasi  tujuan  hidup  menuju  Allah  (untuk mendapatkan  ridla-Nya),  dan  upaya  membebaskan  diri dari keterikatan mutlak pada kehidupan  duniawi,  sehingga  tidak diperbudak   harta   atau  tahta,  atau  kesenangan  duniawi lainnya. Kecenderungan seperti ini secara umum terjadi  pada kalangan   kaum   muslim  angkatan  pertama.  Pada  angkatan berikutnya   (abad   2    H)    dan    seterusnya,secara berangsur-angsur terjadi pergeseran nilai sehingga orientasi kehidupan  duniawi  menjadi  lebih  berat.   Ketika   itulah angkatan  pertama kaum muslim yang mempertahankan pola hidup sederhananya lebih dikenal sebagai kaum sufiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan  tersebut  berkelanjutan  hingga   mencapai   puncak perkembangannya  pada  akhir  abad 4 H. Dalam masa tiga abad itu dunia Islam mencapai kemakmuran yang melimpah,  sehingga di kalangan atas dan menengah terdapat pola kehidupan mewah, seperti kita dapat simak dalam karya sastra  "cerita  seribu satu  malam"  dimasa  kejayaan  kekhalifahan Abbasiyah. Pada masa itu gerakan tasawuf juga  mengalami  perkembangan  yang tidak terbatas hanya pada praktek hidup bersahaja saja, tapi mulai  ditandai  juga  dengan   berkembangnya   suatu   cara penjelasan  teoritis  yang kelak menjadi suatu disiplin ilmu yang disebut ilmu Tasawuf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tingkat perkembangan inilah muncul beberapa terma  yang dulunya tidak lazim dipakai dalam ilmu-ilmu keislaman. Upaya penalaran para ulama muhaddits dan fuqaha dalam  menjabarkan prinsip-prinsip  ajaran  Islam  mengenai  penataan kehidupan pribadi dan masyarakat yang  sudah  berkembang  selama  tiga abad  -dengan  munculnya  disiplin  ilmu Tasawuf- terjadilah pemisahan antara dua pola penalaran, yaitu produk  penalaran ulama muhaddits dan fuqaha yang disebut syari'ah, dan produk penalaran ulama tasawuf yang  disebut  haqiqah.  Selanjutnya para fuqaha pun disebut ahli syari'ah dan para ulama tasawuf disebut ahli haqiqah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahap  perkembangannya,  secara  berangsur-angsur  pola pikir  dan  pola  hubungan  antara  ahli  syari'ah  dan ahli haqiqah  makin   berbeda.   Dan   ini   menimbulkan   banyak pertentangan   antara  kedua  kelompok  tersebut.  Perbedaan tersebut ditandai dengan beberapa hal berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ahli syari'ah menonjolkan -kadang-kadang secara    berlebih-lebihan- soal pengalaman agama dalam bentuk yang    formalistik (syi'ar-syi'ar lahiriah). Sedang dilain pihak, para ahli haqiqah menonjolkan aspek-aspek batiniah ajaran Islam.&lt;br /&gt;2. Adanya teori-teori ahli haqiqah yang menggusarkan para    ahli syari'ah, misalnya teori al-fana fi 'l-Lah (peleburan    diri dalam Allah) yang dikemukakan Abu Yazid al-Busthami dan teori Hub al-Lah (cinta Allah) hasil pemikiran Rabi'ah    al-'Adawiyah serta teori Maqamat-Ahwal (terminal-terminal dan situasi-situasi) ciptaan Dzunn-un al-Mishri. Semua itu dianggap sebagai ajaran aneh oleh para ahli syari'ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sebagian ahli haqigah tidak merasa terikat dengan syi'ar-syi'ar agama yang ritual-formalistis. Mereka berkata, kalau seseorang sudah mencapai derajat wali, dia sudah bebas dari ikatan-ikatan formal. Padahal, para pendahulu mereka sangat disiplin dalam pengalaman syari'ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ahli haqiqah mengklaim, siapa yang telah sampai perjalanan rohaniahnya kepada Allah dan sudah terlebur dirinya dalam diri Allah, maka dia akan mampu menaklukkan alam dan melakukan hal-hal yang luar biasa (keramat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurang pemisah yang makin hari  makin  melebar  antara  ahli syari'ah  dan  ahli  haqiqah makin menjadi-jadi pada sekitar akhir  abad  kelima  Hijrah,  dan  Imam   Ghazali berupaya memulihkannya.  Dalam  kaitan  inilah  beliau  tampil dengan karya besarnya Ihya 'Ulum  al-Din.  Dalam  buku  ini  beliau mempertemukan   teori-teori   syari'ah   dengan  teori-teori haqiqah Ternyata upaya al-Ghazali ini sangat membantu  dalam merukunkan  kembali  antara  para  ahli syari'ah dengan ahli haqiqah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia kita lebih banyak mengenal ajaran tasawuf lewat lembaga  keagamaan  non-formal yang  namanya "tarekat" asal kata thariqah. Di Jawa Timur misalnya, kitajumpai Tarekat Qadiriyah yang cukup dikenal, disamping Tarekat Naqsyabandiyah, Syadziliyah,Tijaniyah dan Sanusiyah.  Dalam satu dasawarsa terakhir ini, kitamelihat adanya langkah lebih maju dalam perkembangan tarekat-tarekat tersebutdengan adanyakoordinasi antara berbagai macam tarekat itu lewat ikatan  yang  dikenal dengan nama Jam'iyah Ahl al-Thariqah al-Mu'tabarah.  Pada tahun lima puluhan, pemerintah  Mesir menempatkan  pembinaan   dan   koordinasi tarekat-terekat tersebut dibawah  Departemen  Bimbingan Nasional  (Wizarah  al-Irsyad al-Qaumi).  Pertimbangannya ialah, bagaimanapun keberadaan penganut-penganut tarekat itu merupakan  bagian  dari  potensi  bangsa/umat,  yang  berhak mendapatkan  perlindungan dalam rangka tertib kemasyarakatan suatu negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih mengenal adanya tarekat itu,  ada  baiknya  kita mempertanyakan   kapankah   munculnya   tarekat   (al-thuruq al-shufiyah) itu dalam sejarah perkembangan gerakan  tasawuf Dr.  Kamil  Musthafa al-Syibi dalam tesisnya tentang gerakan tasawuf dan gerakan syi'ah mengungkapkan, tokoh pertama yang memperkenalkan  sistem  thariqah  (tarekat)  itu Syekh Abdul Qadir  al-Jilani  (w.  561  H/1166  M)  di  Baghdad.  Ajaran tarekatnya  menyebar  ke  seluruh  penjuru dunia Islam, yang mendapat  sambutan  luas  di  Aljazair,  Ghinia  dan   Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan  di Mesir, tarekat yang banyak pengikutnya Tarekat Rifa'iyyah yang dibangun Sayid Ahmad al-Rifa'i.  Dan  tempat ketiga  diduduki tarekat ulama penyair kenamaan Parsi, Jalal al-Din al-Rumi (w. 672 H/1273  M).  Beliau  membuat  tradisi baru  dengan  menggunakan  alat-alat  musik  sebagai  sarana dzikir. Kemudian sistem ini  berkembang  terus  dan  meluas. Dalam  periode berikutnya muncul tarekat al-Syadziliyah yang mendapat sambutan luas di Maroko dan Tunisia khususnya,  dan dunia Islam bagian Timur pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang  juga  perlu  dicatat  di  sini ialah munculnya Tarekat Sanusiyah yang  mempunyai  disiplin  tinggi  mirip  disiplin militer.  Di  bawah  syeikhnya  yang  terakhir, Sayyid Ahmad al-Syarif  al-Sanusi  berhasil  menggalang   satu   kekuatan perlawanan  rakyat  yang  mampu memerangi kolonialis Italia, Perancis dan Inggris  secara  berturut-turut,  dan  akhirnya membebaskan  wilayah  Libya.  Mungkin sifat keras dari iklim  yang  dibentuk  Tarekat  Sanusiyah  inilah   yang   mewarnai Mu'ammar  al-Qadafi  mengambil  alih  kekuasaan dan berkuasa sampai saat ini sebagai Kepala Negara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nicholson mengungkapkan hasil  penelitiannya,  bahwa  sistem hidup bersih dan bersahaja (zuhd) adalah dasar semua tarekat yang  berbeda-beda  itu.  Semua  pengikutnya  dididik  dalam disiplin  itu,  dan  pada  umumnya  tarekat-tarekat tersebut walaupun beragam namanya dan metodenya,  tapi  ada  beberapa ciri yang menyamakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ada upacara khusus ketika seseorang diterima menjadi penganut (murid). Adakalanya sebelum yang bersangkutan diterima menjadi penganut, dia harus terlebih dahulu menjalani masa persiapan yang berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Memakai pakaian khusus (sedikitnya ada tanda pengenal)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menjalani riyadlah (latihan dasar) berkhalwat. Menyepi dan berkonsentrasi dengan shalat dan puasa selama beberapa hari (kadang-kadang sampai 40 hari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Menekuni pembacaan dzikir tertentu (awrad) dalam waktu-waktu tertentu setiap hari, ada kalanya dengan alat-alat bantu seperti musik dan gerak badan yang dapat membina konsentrasi ingatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mempercayai adanya kekuatan gaib/tenaga dalam pada mereka yang sudah terlatih, sehingga dapat berbuat hal-hal yang berlaku di luar kebiasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Penghormatan dan penyerahan total kepada Syeikh atau pembantunya yang tidak bisa dibantah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sistem  dan  metode  tersebut  Nicholson  menyimpulkan, bahwa tarekat-tarekat sufi merupakan bentuk kelembagaan yang terorganisasi  untuk  membina  suatu  pendidikan  moral  dan solidaritas  sosial.  Sasaran  akhir  dari pembinaan pribadi dalam pola hidup bertasawuf adalah hidup bersih,  bersahaja, tekun  beribadah kepada Allah, membimbing masyarakat ke arah yang diridlai Allah, dengan jalan  pengamalan  syari'ah  dan penghayatan   haqiqah  dalam  sistem/metode  thariqah  untuk mencapai ma'rifah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dimaksud dengan kata ma'rifah  dalam  terma  mereka ialah  penghayatan puncak  pengenalan  keesaan  Allah dalam wujud  semesta  dan  wujud  dirinya  sendiri. Pada titik pengenalan  ini  akan  terpadu  makna tawakkal dalam tawhid, yang  melahirkan  sikap  pasrah  total  kepada  Allah, dan melepaskan dirinya dari ketergantungan mutlak kepada sesuatu selain Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-2233688252476265895?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/2233688252476265895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/syariah-thariqah-haqiqah-dan-marifah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/2233688252476265895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/2233688252476265895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/syariah-thariqah-haqiqah-dan-marifah.html' title='SYARI&apos;AH, THARIQAH, HAQIQAH DAN MA&apos;RIFAH'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-2HHm8qzBUKQ/Tah1YRCcfSI/AAAAAAAAAXk/h3xUNYoX1UM/s72-c/Syariah-thariqah-hakikah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-7252281051527937207</id><published>2011-04-15T23:12:00.003+07:00</published><updated>2011-04-15T23:22:15.635+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RELUNG HATI'/><title type='text'>Wejangan Dewa Ruci (Ruh Suci)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-VMfx3ps7Ssc/Tahu5ho5PTI/AAAAAAAAAXc/HDdf0L3j10M/s1600/dewaRuci.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 275px; height: 183px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-VMfx3ps7Ssc/Tahu5ho5PTI/AAAAAAAAAXc/HDdf0L3j10M/s320/dewaRuci.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5595844471569333554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Termangu sang bima di tepian samudera dibelai kehangatan alun ombak setinggi betis tak ada lagi tempat bertanya sesirnanya sang naga nemburnawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dewaruci, sang marbudyengrat, memandangnya iba dari kejauhan, tahu belaka bahwa tirta pawitra memang tak pernah ada dan mustahil akan pernah bisa ditemukan oleh manusia mana pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menghampir sang dewa ruci sambil menyapa: 'apa yang kau cari, hai werkudara, hanya ada bencana dan kesulitan yang ada di sini di tempat sesunyi dan sekosong ini'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terkejut sang sena dan mencari ke kanan kiri setelah melihat sang penanya ia bergumam: 'makhluk apa lagi ini, sendirian di tengah samudera sunyi kecil mungil tapi berbunyi pongah dan jumawa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;serba sunyi di sini, lanjut sang marbudyengrat mustahil akan ada sabda keluhuran di tempat seperti ini sia-sialah usahamu mencarinya tanpa peduli segala bahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sang sena semakin termangu menduga-duga, dan akhirnya sadar bahwa makhluk ini pastilah seorang dewa ah, paduka tuan, gelap pekat rasa hatiku. entahlah apa sebenarnya yang aku cari ini. dan siapa sebenarnya diriku ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketahuilah anakku, akulah yang disebut dewaruci, atau sang marbudyengrat yang tahu segalanya tentang dirimu anakku yang keturunan hyang guru dari hyang brahma, anak kunti, keturunan wisnu yang hanya beranak tiga, yudistira, dirimu, dan janaka. yang bersaudara dua lagi nakula dan sadewa dari ibunda madrim si putri mandraka. datangmu kemari atas perintah gurumu dahyang durna untuk mencari tirta pawitra yang tak pernah ada di sini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bila demikian, pukulun, wejanglah aku seperlunya agar tidak mengalami kegelapan seperti ini terasa bagai keris tanpa sarungnya sabarlah anakku,.memang berat cobaan hidup ingatlah pesanku ini senantiasa jangan berangkat sebelum tahu tujuanmu, jangan menyuap sebelum mencicipnya. tahu hanya berawal dari bertanya, bisa berpangkal dari meniru, sesuatu terwujud hanya dari tindakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;janganlah bagai orang gunung membeli emas, mendapat besi kuning pun puas menduga mendapat emas bila tanpa dasar, bakti membuta pun akan bisa menyesatkan duh pukulun, tahulah sudah di mana salah hamba bertindak tanpa tahu asal tujuan sekarang hamba pasrah jiwaraga terserah paduka. nah, bila benar ucapanmu, segera masuklah ke dalam diriku. lanjut sang marbudyengrat sang sena tertegun tak percaya mendengarnya ah, mana mungkin hamba bisa melakukannya paduka hanyalah anak bajang sedangkan tubuh hamba sebesar bukit kelingking pun tak akan mungkin muat. wahai werkudara si dungu anakku, sebesar apa dirimu dibanding alam semesta? seisi alam ini pun bisa masuk ke dalam diriku, jangankan lagi dirimu yang hanya sejentik noktah di alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mendengar ucapan sang dewaruci sang bima merasa kecil seketika, dan segera melompat masuk ke telinga kiri sang dewaruci yang telah terangsur ke arahnya heh, werkudara, katakanlah sejelas-jelasnya segala yang kau saksikan di sana hanya tampak samudera luas tak bertepi, ucap sang sena alam awang-uwung tak berbatas hamba semakin bingung tak tahu mana utara selatan atas bawah depan belakang janganlah mudah cemas, ujar sang dewaruci yakinilah bahwa di setiap kebimbangan senantiasa akan ada pertolongan dewata dalam seketika sang bima menemukan kiblat dan melihat surya setelah hati kembali tenang tampaklah sang dewaruci di jagad walikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;heh, sena! ceritakanlah dengan cermat segala yang kau saksikan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;awalnya terlihat cahaya terang memancar, kata sang sena kemudian disusul cahaya hitam, merah, kuning, putih. apakah gerangan semua itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketahuilah werkudara, cahaya terang itu adalah pancamaya, penerang hati, yang disebut mukasipat (mukasyafah), penunjuk ke kesejatian, pembawa diri ke segala sifat lebih. cahaya empat warna, itulah warna hati hitam merah kuning adalah penghalang cipta yang kekal, hitam melambangkan nafsu amarah, merah nafsu angkara, kuning nafsu memiliki. hanya si putih-lah yang bisa membawamu ke budi jatmika dan sanggup menerima sasmita alam, namun selalu terhalangi oleh ketiga warna yang lain hanya sendiri tanpa teman melawan tiga musuh abadi. hanya bisa menang dengan bantuan sang suksma. adalah nugraha bila si putih bisa kau menangkan di saat itulah dirimu mampu menembus segala batas alam tanpa belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;duhai pukulun, sedikit tercerahkan hati hamba oleh wejanganmu setelah lenyap empat cahaya, muncullah nyala delapan warna, ada yang bagai ratna bercahaya, ada yang maya-maya, ada yang menyala berkobar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itulah kesejatian yang tunggal, anakku terkasih semuanya telah senantiasa ada dalam diri setiap mahluk ciptaan.sering disebut jagad agung jagad cilik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari sanalah asal kiblat dan empat warna hitam merah kuning putih seusai kehidupan di alam ini semuanya akan berkumpul menjadi satu, tanpa terbedakan lelaki perempuan tua muda besar kecil kaya miskin, akan tampak bagai lebah muda kuning gading amatilah lebih cermat, wahai werkudara anakku semakin cerah rasa hati hamba. kini tampak putaran berwarna gading, bercahaya memancar. warna sejatikah yang hamba saksikan itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukan, anakku yang dungu, bukan, berusahalah segera mampu membedakannya zat sejati yang kamu cari itu tak tak berbentuk tak terlihat, tak bertempat-pasti namun bisa dirasa keberadaannya di sepenuh jagad ini. sedang putaran berwarna gading itu adalah pramana yang juga tinggal di dalam raga namun bagaikan tumbuhan simbar di pepohonan ia tidak ikut merasakan lapar kenyang haus lelah ngantuk dan sebagainya. dialah yang menikmati hidup sejati dihidupi oleh sukma sejati, ialah yang merawat raga tanpanya raga akan terpuruk menunjukkan kematian. pukulun, jelaslah sudah tentang pramana dalam kehidupan hamba lalu bagaimana wujudnya zat sejati itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itu tidaklah mudah dijelaskan, ujar sang dewa ruci, gampang-gampang susah sebelum hal itu dijelaskan, kejar sang bima, hamba tak ingin keluar dari tempat ini serba nikmat aman sejahtera dan bermanfaat terasa segalanya. itu tak boleh terjadi, bila belum tiba saatnya, hai werkudara mengenai zat sejati, engkau akan menemukannya sendiri setelah memahami tentang penyebab gagalnya segala laku serta bisa bertahan dari segala goda, di saat itulah sang suksma akan menghampirimu, dan batinmu akan berada di dalam sang suksma sejati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;janganlah perlakukan pengetahuan ini seperti asap dengan api, bagai air dengan ombak, atau minyak dengan susu perbuatlah, jangan hanya mempercakapkannya belaka jalankanlah sepenuh hati setelah memahami segala makna wicara kita ini jangan pernah punya sesembahan lain selain sang maha luhur pakailah senantiasa keempat pengetahuan ini pengetahuan kelima adalah pengetahuan antara, yaitu mati di dalam hidup, hidup di dalam mati hidup yang kekal, semuanya sudah berlalu tak perlu lagi segala aji kawijayan, semuanya sudah termuat di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka habislah wejangan sang dewaruci, sang guru merangkul sang bima dan membisikkan segala rahasia rasa terang bercahaya seketika wajah sang sena menerima wahyu kebahagiaan bagaikan kuntum bunga yang telah mekar. menyebarkan keharuman dan keindahan memenuhi alam semesta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan blassss . . . !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sudah keluarlah sang bima dari raga dewaruci sang marbudyengrat kembali ke alam nyata di tepian samodera luas sunyi tanpa sang dewaruci sang bima melompat ke daratan dan melangkah kembali siap menyongsong dan menyusuri rimba belantara kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: [Tasawuf] Dewa Ruci : Budi Utomo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-7252281051527937207?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/7252281051527937207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/wejangan-dewa-ruci-ruh-suci.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/7252281051527937207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/7252281051527937207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/wejangan-dewa-ruci-ruh-suci.html' title='Wejangan Dewa Ruci (Ruh Suci)'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-VMfx3ps7Ssc/Tahu5ho5PTI/AAAAAAAAAXc/HDdf0L3j10M/s72-c/dewaRuci.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-8412196693509192491</id><published>2011-04-15T22:48:00.003+07:00</published><updated>2011-04-15T23:53:28.847+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RELUNG HATI'/><title type='text'>Konglomerat dan Mursyid</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-T24p1Hd8x70/TahpVfu0MrI/AAAAAAAAAXU/geFdbuQ3Wdg/s1600/hati.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 291px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-T24p1Hd8x70/TahpVfu0MrI/AAAAAAAAAXU/geFdbuQ3Wdg/s320/hati.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5595838355023868594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada seorg konglomerat yang ingin merasakan ALLOH, merasakan kehadiran ALLOH, maka datanglah ia ke seorang mursyid. Ketika sampai di kediaman Mursyid kurang lebih jam 4 sore, Konglomerat tadi diterima oleh salah seorang santri  dan dipersilahkan duduk, kemudian santri tadi menemu mursyid menyampaikan kalau ada tamu, sang mursyid sudah tahu dan menyuruh  santrinya agar menyampaikan kepada  konglomerat tadi untuk  menunggu sampe jam 12 malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah dua jam si konglomerat menunggu,maka rasa gelisah mulai ia rasakan,apalagi ia teringat jadwal pertemuanya dengan para pejabat padadt sekeli. Maka tak sampai menunggu 3 jam konglomerat tadi terpaksa mohon pamit kepada santri yang menyambutnya tadi agar disampaikan kepada Mursyid, karena banyak pertemuan yang harus ia laksanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang  mursyid cuma bisa mengiyakan tapi dalam hati bicara bagamana kamu bisa merasakanNYA, sementara waktumu habis untuk teman-teman kolosimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga tahun kemudian konglomerat tadi kembali pada mursyid yang sama, karena perolehan harta bendanya tidak membawa kebahagiaan dirinya. Dasar mursyid,maka konglomerat  tadi ditrima juga dengan  penuh rasa kasih sayang,tapi syaratnya masih tetap menunggu waktu jam 12 malam. Setelah jam 12 malam tiba bergetarlah hati konglomerat  tadi, dan oleh mursyid diajaklah ia kebelakang rumah. Ditengah gelapnya malam,konglomerat  tidak bisa melihat banyak, kecuali dia lihat ada sumur  tanpa srumbung dibelakang rumah mursyid tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat pertama untuk bisa merasakan ALLOH kaki konglomerat tadi harus diikat, kemudian oleh mursyid konglomerat  tadi disuruh melihat apa yang ada didalam sumur gowak tadi.Tapi si konglomerat  tidak bisa melihat apa-apa didalam sumur kecuali hanya gelap belaka. Maka tanpa disadari,konglomerat  tadi kemudian didorong  kedalam sumur tapi tali pengikat kaki tadi tetap dipegang mursyid, sehingga konglomerat tadi menggelantung di dalam sumur.&lt;br /&gt;Didalam situasi yang demikian konglomerat  tadi sama sekali tak memikirkan kekayaanya, yang ada dalam pikirannya hanya rasa takut mati apalagi dia tak pandai berenang. Setelah beberapa saat dia ditarik keatas dan keluarlah ia dari dalam sumur. tapi dia tetap saja tidak bisa merasakan ALLOH.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-8412196693509192491?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/8412196693509192491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/konglomerat-dan-musyid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/8412196693509192491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/8412196693509192491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/konglomerat-dan-musyid.html' title='Konglomerat dan Mursyid'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-T24p1Hd8x70/TahpVfu0MrI/AAAAAAAAAXU/geFdbuQ3Wdg/s72-c/hati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-5618558787510830433</id><published>2011-04-14T07:48:00.004+07:00</published><updated>2011-04-14T09:00:22.472+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RELUNG HATI'/><title type='text'>RENUNGAN 3</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-qsNnxMUxc7g/TaZO_4X0nsI/AAAAAAAAAXM/mwKl-i0-3TY/s1600/ulat%2Bbulu1.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 250px; height: 250px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-qsNnxMUxc7g/TaZO_4X0nsI/AAAAAAAAAXM/mwKl-i0-3TY/s320/ulat%2Bbulu1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5595246446425448130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ulat bulu yang dalam dua bulan terakir menyambangi beberapa daerah di pulau jawa dan bali oleh sebagian besar dari kita menganggap itu adalah wabah dan bencana yang sudah mennganggu aktivitas kihidupan kita sebagai manusia perlu di basmi secepatnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Berbagai upaya sudah dilakukan oleh masyarakat dan aparat pemerintah yang daerahnya disambangi makluk ulat bulu ini, mulai dari menebang pohon yang merupakan sumber makanan ulat ini, menyemprot dengan insektisida, membakar ulat ini, mengasapi ulat ini dan sebagainya. Namun semua upaya yang dilakukan tidak mengurangi populasi makluk ini tapi justru menambah populasi dan semakin meluas daerah penyebarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini yang mestinya menjadi pemikiran kita sebagai manusia, makluk yang debekali kesempurnaan dibanding makluk yang lain. Mengapa....?????. Patutlah kiranya kita berpikir ,merenung, tafakur dan bertanya pada diri kita sendiri , Masihkah kita ini sebagai manusia yang utuh? Ataukah kita tinggal namanya saja manusia, sementara sifat dan karakter kita sudah berubah, "seperti sifat dan karakter ulat bulu ini".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mestinya kita masih bersyukur bahwa ALLOH hanya memerintahkan Ulat bulu ini untuk menegur kita sebagai manusia, tidak bisa kita bayangkan jika yang diperintah untuk menegur  kita ini tidak hanya ulat bulu, melainkan tikus, wereng, nyamuk, lalat dll itu secara bersamaan.  &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-5618558787510830433?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/5618558787510830433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/renungan-3.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/5618558787510830433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/5618558787510830433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/renungan-3.html' title='RENUNGAN 3'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-qsNnxMUxc7g/TaZO_4X0nsI/AAAAAAAAAXM/mwKl-i0-3TY/s72-c/ulat%2Bbulu1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-4022966924979223998</id><published>2011-04-13T11:07:00.008+07:00</published><updated>2011-04-13T11:58:08.631+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TUTOR'/><title type='text'>Cara Merubah Kata Sandi Acount E-mail Google</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-VT0zmCgArd0/TaUlU5Ou_eI/AAAAAAAAAWc/igZaMi9YWNo/s1600/e-mail%2B5.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 177px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-VT0zmCgArd0/TaUlU5Ou_eI/AAAAAAAAAWc/igZaMi9YWNo/s320/e-mail%2B5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5594919152967941602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Terdorong oleh Pertanyaan siswa "apakah bisa kata sandi acount E-mail di google di ganti?", maka ku tulis tutor ini, mudah-mudahan ini merupakan jawaban terhadap pertanyaan siswa tadi dan bisa bermanfaat untuk semuanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung saja :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. login/masuk ke acount E-mail google dengan ID dan kata sandi anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Setelah berada pada halaman E-mail anda klik setelan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-3Xu3kUlAO9E/TaUnfTMZ2LI/AAAAAAAAAWs/p9gtmL-E5q0/s1600/e-mail%2B4.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 116px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-3Xu3kUlAO9E/TaUnfTMZ2LI/AAAAAAAAAWs/p9gtmL-E5q0/s320/e-mail%2B4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5594921530759436466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Berikutnya klik akun dan impor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-hmpGheNEKAk/TaUouWI4ReI/AAAAAAAAAW0/Gn10SBA87co/s1600/e-mail.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 88px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-hmpGheNEKAk/TaUouWI4ReI/AAAAAAAAAW0/Gn10SBA87co/s320/e-mail.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5594922888759625186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. klik ubah sandi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-3bp-DhmH4Pk/TaUpaM4DZFI/AAAAAAAAAW8/NyTv3460Xbg/s1600/e-mail%2B1.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 96px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-3bp-DhmH4Pk/TaUpaM4DZFI/AAAAAAAAAW8/NyTv3460Xbg/s320/e-mail%2B1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5594923642187375698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5.Isi 4 kotak yang disediakan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-wDfXfm9B1p8/TaUqR3ItrZI/AAAAAAAAAXE/xcGrSHVANXM/s1600/e-mail%2B3.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 176px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-wDfXfm9B1p8/TaUqR3ItrZI/AAAAAAAAAXE/xcGrSHVANXM/s320/e-mail%2B3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5594924598424350098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;a. Kotak petama: isi kata sandi yang sekarang digunakan.&lt;br /&gt;b. Kotak kedua :isi dengan jawaban anda.&lt;br /&gt;c. Kotak ketiga: isi dengan kata sandi yang baru.&lt;br /&gt;d. Kotak keempat: ketik sekali lagi kata sandi sama persis dengan kotak ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Terakir klil tombol simpan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selesai dah...., anda sudah mempunyai kata sandi baru, selanjutnya kalau perlu catat kata sandi yang baru untuk jaga-jaga bila ada lupanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga bermanfaat.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-4022966924979223998?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/4022966924979223998/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/cara-merubah-kata-sandi-acount-e-mail.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/4022966924979223998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/4022966924979223998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/cara-merubah-kata-sandi-acount-e-mail.html' title='Cara Merubah Kata Sandi Acount E-mail Google'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-VT0zmCgArd0/TaUlU5Ou_eI/AAAAAAAAAWc/igZaMi9YWNo/s72-c/e-mail%2B5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-7544645427641939187</id><published>2011-04-12T10:52:00.006+07:00</published><updated>2011-04-12T11:17:44.910+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SERBA-SERBI ISLAM'/><title type='text'>Al-Qur'an Online</title><content type='html'>&lt;iframe src="http://m.alquran-indonesia.com/mquran/index.php/quran" style="border: 0px none; width: 425px; height: 390px;" frameborder="0"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-7544645427641939187?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/7544645427641939187/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/al-quran-online.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/7544645427641939187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/7544645427641939187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/al-quran-online.html' title='Al-Qur&apos;an Online'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-4076571532218405073</id><published>2011-04-10T11:18:00.022+07:00</published><updated>2011-05-14T13:56:47.315+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFORMASI ARTIKEL'/><title type='text'>Wajah Wakil Rakyat Di DPR</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-_XeLC0LnsTg/TaEyQibbwfI/AAAAAAAAAUc/hleB7QDQhN8/s1600/anggota%2Bdewan1.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 250px; height: 250px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-_XeLC0LnsTg/TaEyQibbwfI/AAAAAAAAAUc/hleB7QDQhN8/s320/anggota%2Bdewan1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5593807471872033266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dunia maya dihebohkan oleh foto Olla Ramlan yang kelihatan pakaian dalamnya saat berbasah-basahan ketika ulangan tahun acara dhasyat di salah satu stasiun TV swasta,Panggung politik Indonesia dihebohkan oleh salah satu anggota Dewan yang sedang nonton adegan porno di iPod saat sidang paripurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun yang bersangkutan "angota dewan yang nonton adegan panas" bersikukuh dirinya tidak sengaja membuka link tersebut, Namun hal tersebut disangkal oleh anggota Komisi I DPR, Roy Suryo. Pasalnya, anehnya bila, anggota Komisi V DPR ini juga tidak mengetahui siapa pengirimnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apalagi beredarnya dua diantara 60an foto terakhir menunjukkan bahwa jemari yang bersangkuta tidak sedang membuka e-mail tetapi Thumbnail atau Folder,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roy menambahkan, setelah itu bahkan ada foto yang menunjukkan capture dari foto atau video seseorang yang terakhir disebut-sebut sebagai "Vicky Vette"- tampak diakses. "Hal ini setidaknya menunjukkan ada upaya aktif yang bersangkutan untuk tidak sekedar menerima Link, apalagi Hoax soal e-mail dari si Vicky Vettenya langsung," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roy Suryo menilai sangat tidak lazim jika ada seseorang meski dia dikenal sebagai porn star seperti Vicky Vette dan memiliki Web mengirim e-mail "ajakan" langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roy Suryo menilai anggota  yang menonton film porno sengaja bermaksud menonton video tersebut saat sidang paripurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sudah menganalisa "apa" yang sebenarnya diakses," Menurutnya, bila memang benar-benar hanya menerima e-mail berupa Link XXX (dari siapapun) proses tersebut kemungkinan berlangsung cukup beberapa detik saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namun faktanya Rekan Fotografer M Irfan mengaku bisa memotret sebanyak kurag lebih 60frame dengan durasi lebih 2,5menit antara 11:39:23 s/d 11:41:57 dan ini semuanya terekam dalam Metadata-nya,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rencana Pembangunan Gedung DPR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rencara pembangunan Gedung DPR yang baru adalah sebuah hadiah dari rakyat untuk para anggota DPR. Tapi apakah DPR sudah pantas mendapat hadiah dari rakyat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan gedung baru DPR itu  harusnnya ucapan terima kasih dari rakyat.Namun, sayang, niat anggota DPR untuk memiliki gedung baru harus tersapu isu tak sedap dari anggotanya sendiri. Kalau sudah seperti itu mau gimana.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penasaran dari hebohnya pemberitaan angota Dewan yang iseng ini, tergerak ingin tahu lebih banyak gambar-gambar angota Dewan saat bersidang. Saya sambangi google saya klik kategori gambar kumasukkan kata kunci "anggota dewan saat bersidang"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hasilnya tidak hanya mendapatkan gambar anggota Dewan DPR RI saat bersidang tapi juga mendapatkan  anggota Dewan negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Licia Ronzulli adalah seorang anggota parlemen atau anggota dewan di kota Strasbourg, dan dia tergabung kedalam partai People of Freedom yang diketuai oleh PM Italia Silvio Berlusconi. Dia mendapat 40.016 suara yang membawanya ke kursi parlemen pada tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi yang istimewa disini adalah, si ibu ini selalu membawa puterinya, Vittoria, yang baru berumur 1 bulan, ke dalam sidang parlemen. Menurutnya, dia hanya ingin menunjukkan kepada orang bahwa kesulitan yang dihadapi oleh seorang perempuan ( ibu ) bukan penghalang dalam mengembangkan karirnya, sehingga karir dan rumah tangga akan tetap berjalan dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin: 5px;"&gt;&lt;div class="normalfont" style="margin-bottom: 2px;"&gt;&lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'Hiden'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'Show'; }" value="Show" style="margin: 0px; padding: 5px; width: 10%; font-size: 11px; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(163, 37, 20); color: rgb(255, 255, 204);" type="button"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="display: none;"&gt;&lt;div style="color: rgb(230, 233, 22); background-color: transparent; text-align: justify; padding: 10px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-7eiqHPclgJA/TaE_B8EWZFI/AAAAAAAAAUk/Vtc17S_f3R4/s1600/Licia%2BRonzulli.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 198px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-7eiqHPclgJA/TaE_B8EWZFI/AAAAAAAAAUk/Vtc17S_f3R4/s320/Licia%2BRonzulli.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5593821514707657810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Z28_FIp8hL8/TaE_YRna7eI/AAAAAAAAAUs/4S7F51T6lgQ/s1600/Licia%2BRonzulli%2B1.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 302px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Z28_FIp8hL8/TaE_YRna7eI/AAAAAAAAAUs/4S7F51T6lgQ/s320/Licia%2BRonzulli%2B1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5593821898449022434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-3R2NTuGXKrM/TaE_snelbjI/AAAAAAAAAU0/49mHUjwrqOg/s1600/Licia%2BRonzulli%2B2.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 313px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-3R2NTuGXKrM/TaE_snelbjI/AAAAAAAAAU0/49mHUjwrqOg/s320/Licia%2BRonzulli%2B2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5593822247914925618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-rtlBBm6Xxfg/TaE_9AWYtHI/AAAAAAAAAU8/PPFXGiVPguE/s1600/Licia%2BRonzulli%2B3.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 201px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-rtlBBm6Xxfg/TaE_9AWYtHI/AAAAAAAAAU8/PPFXGiVPguE/s320/Licia%2BRonzulli%2B3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5593822529469330546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-a1fRofGbOTc/TaFAMiIMRjI/AAAAAAAAAVE/-w7US4Mnb2k/s1600/Licia%2BRonzulli%2B4.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 207px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-a1fRofGbOTc/TaFAMiIMRjI/AAAAAAAAAVE/-w7US4Mnb2k/s320/Licia%2BRonzulli%2B4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5593822796234638898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh sangat kontras dengan pemandangan ketika Anggota Dewan kita bersidang :&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin: 5px;"&gt;&lt;div class="normalfont" style="margin-bottom: 2px;"&gt;&lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'Hiden'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'Show'; }" value="Show" style="margin: 0px; padding: 5px; width: 10%; font-size: 11px; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(163, 37, 20); color: rgb(255, 255, 204);" type="button"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="display: none;"&gt;&lt;div style="color: rgb(230, 233, 22); background-color: transparent; text-align: justify; padding: 10px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-LtPwnGbsJIc/TaFBZYuo-dI/AAAAAAAAAVM/6IxwLha1uCc/s1600/dewan.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 241px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-LtPwnGbsJIc/TaFBZYuo-dI/AAAAAAAAAVM/6IxwLha1uCc/s320/dewan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5593824116561476050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-y9s0BW-mW9A/TaFBvM4XVnI/AAAAAAAAAVU/F8G6-g6-Rs0/s1600/anggota_dpr_tidur.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 218px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-y9s0BW-mW9A/TaFBvM4XVnI/AAAAAAAAAVU/F8G6-g6-Rs0/s320/anggota_dpr_tidur.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5593824491338159730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-6hDljg_oyCE/TaFB9MgjQPI/AAAAAAAAAVc/9x9hVyJraRs/s1600/anggota-dpr.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 316px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-6hDljg_oyCE/TaFB9MgjQPI/AAAAAAAAAVc/9x9hVyJraRs/s320/anggota-dpr.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5593824731756445938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-j3q-GjHUYMk/TaFCJ9FSSLI/AAAAAAAAAVk/kMVO0l9P_iE/s1600/anggota%2Bdewan2.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-j3q-GjHUYMk/TaFCJ9FSSLI/AAAAAAAAAVk/kMVO0l9P_iE/s320/anggota%2Bdewan2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5593824950953855154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Namun Juga masih banyak Anngota Dewan kita yang antusias mengikuti sidang:&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin: 5px;"&gt;&lt;div class="normalfont" style="margin-bottom: 2px;"&gt;&lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'Hiden'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'Show'; }" value="Show" style="margin: 0px; padding: 5px; width: 10%; font-size: 11px; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(163, 37, 20); color: rgb(255, 255, 204);" type="button"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="display: none;"&gt;&lt;div style="color: rgb(230, 233, 22); background-color: transparent; text-align: justify; padding: 10px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-5_SCgdTyGVU/TaFIg_Q4JEI/AAAAAAAAAVs/3rjUb4KEZqM/s1600/antusia%2Bdewan.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-5_SCgdTyGVU/TaFIg_Q4JEI/AAAAAAAAAVs/3rjUb4KEZqM/s320/antusia%2Bdewan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5593831943746102338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-FfPl5xA0Eag/TaFIt8eI8gI/AAAAAAAAAV0/9IACM-r9zoY/s1600/antusias%2Bdewan1.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 206px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-FfPl5xA0Eag/TaFIt8eI8gI/AAAAAAAAAV0/9IACM-r9zoY/s320/antusias%2Bdewan1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5593832166334722562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-IuGCYVzuYmw/TaFI44BdCfI/AAAAAAAAAV8/1QS4dCY6yL8/s1600/antusias%2Bdewan%2B2.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 300px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-IuGCYVzuYmw/TaFI44BdCfI/AAAAAAAAAV8/1QS4dCY6yL8/s320/antusias%2Bdewan%2B2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5593832354119223794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-4076571532218405073?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/4076571532218405073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/wajah-wakil-rakyat-di-dpr.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/4076571532218405073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/4076571532218405073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/wajah-wakil-rakyat-di-dpr.html' title='Wajah Wakil Rakyat Di DPR'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-_XeLC0LnsTg/TaEyQibbwfI/AAAAAAAAAUc/hleB7QDQhN8/s72-c/anggota%2Bdewan1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-5222179256814522773</id><published>2011-04-09T23:27:00.006+07:00</published><updated>2011-04-10T00:01:18.669+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFOTAINMENT'/><title type='text'>Heboh..., Foto Olla Ramlan Pakai G-String Tersebar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-A5UqSOwrekY/TaCJ6rsXPOI/AAAAAAAAAUM/7ZLS8xqDf50/s1600/ola%2Bramlan.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 197px; height: 256px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-A5UqSOwrekY/TaCJ6rsXPOI/AAAAAAAAAUM/7ZLS8xqDf50/s320/ola%2Bramlan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5593622378448370914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JAKARTA - Insiden terlihatnya pakaian dalam Olla Ramlan saat perayaan ulang Dahsyat terus menjadi perbincangan. Kini, foto Olla yang terlihat tembus pandang itu tersebar di dunia maya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Foto janda beranak satu itu mulai tersebar di berbagai forum internet dan blog pribadi sejak dua hari lalu. Bahkan, di salah satu forum internet, hampir ada 10 topik pembicaraan mengenai foto g-string Olla yang tertangkap kamera.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Dalam foto itu terlihat Olla bersama Raffi Ahmad berada dalam kolam dengan kondisi basah kuyup. Hampir seluruh tubuh bagian belakang mantan istri Alex Tian itu terlihat. Termasuk celana dalam yang dikenakan Olla. Pakaian yang dikenakan Olla memang sangat tipis, sehingga tak bisa menutupi bagian tubuh Olla jika dalam kondisi basah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Sontak saja, tersebarnya foto insiden terlihatnya g-string Olla Ramlan itu langsung mendapat reaksi dari pengguna internet. Kebanyakan dari mereka memuji keseksian tubuh bintang sinetron "Nada Cinta" itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;"Olla Ramlan emang seksi. Sempurna bener ya. Ada gambar lain ga gan?," tulis salah satu anggota forum internet , Sabtu (9/4/2011).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Seperti diketahui, insiden terlihatnya pakaian dalam Olla Ramlan terjadi dalam acara ulang tahun program musik Dahsyat yang ke-3, Rabu (6/4/2011). Olla saat itu menjadi host bersama Olga Syahputra, Raffi Ahmad, dan Sandra Angelia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Di akhir salah satu segmen acara, seluruh host termasuk Olla saling dorong hingga terjatuh ke kolam. Sialnya, kamera tak sengaja menangkap bokong Olla sehingga tampak g-string warna hitam yang dikenakan Olla.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Meski begitu, pemilik nama asli Febiolla Ramlan itu tidak mau menyalahkan siapapun dan tak berniat mempermasalahkannya. Olla sendiri sudah meminta maaf atas insiden yang tidak disadarinya itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Insiden terlihatnya pakaian dalam Olla Ramlan saat perayaan ulang Dahsyat terus menjadi perbincangan. Kini, foto Olla yang terlihat tembus pandang itu tersebar di dunia maya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin: 5px;"&gt;&lt;div class="normalfont" style="margin-bottom: 2px;"&gt;&lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'hiden'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'Show'; }" value="Show" style="margin: 0px; padding: 5px; width: 10%; font-size: 11px; background: none repeat scroll 0% 0% rgb(163, 37, 20); color: rgb(234, 241, 19);" type="button"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="alt2"&gt;&lt;div style="display: none;"&gt;&lt;div style="color: rgb(231, 231, 35); background-color: transparent; text-align: justify; padding: 10px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/--wACsuVyI0k/TaCMEXGPrlI/AAAAAAAAAUU/CcGdrqq0nOg/s1600/olla.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/--wACsuVyI0k/TaCMEXGPrlI/AAAAAAAAAUU/CcGdrqq0nOg/s320/olla.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5593624743741730386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : &lt;a target=" _blank" href="http://www.blogger.com/%20http://entertainment.id.msn.com/selebritas/article.aspx?cp-documentid=4765999"&gt; http://entertainment.id.msn.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-5222179256814522773?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/5222179256814522773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/heboh-foto-olla-ramlan-pakai-g-string.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/5222179256814522773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/5222179256814522773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/heboh-foto-olla-ramlan-pakai-g-string.html' title='Heboh..., Foto Olla Ramlan Pakai G-String Tersebar'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-A5UqSOwrekY/TaCJ6rsXPOI/AAAAAAAAAUM/7ZLS8xqDf50/s72-c/ola%2Bramlan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-6358092252618495191</id><published>2011-04-07T13:17:00.003+07:00</published><updated>2011-04-07T13:25:09.971+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFORMASI ARTIKEL'/><title type='text'>2010 Internet Terhubung ke Seluruh Desa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-tQ1jcfpkGds/TZ1YDtGnsSI/AAAAAAAAAUE/TnPxYBaPGvA/s1600/art_25969.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 250px; height: 167px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-tQ1jcfpkGds/TZ1YDtGnsSI/AAAAAAAAAUE/TnPxYBaPGvA/s320/art_25969.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5592723132934238498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemerintah dan perusahaan penyelenggara telekomunikasi menargetkan bahwa pada 2010 seluruh daerah, baik desa atau kota sudah terhubung dengan jaringan Internet.&lt;br /&gt;“Direncanakan bahwa tahun 2010 ini seluruh Desa di Indonesia sudah bisa terhubung dengan dunia Internet,” kata Direktur Standarisasi dan Audit Aplikasi Telematika Kementerian Komunikasi dan Informatika Ir Woro Indah Widiastuti di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu.&lt;br /&gt;Woro yang memawakili Menkominfo di acara peluncuran WIMAX di hotel Mandalawangi Tasikmalaya mengatakan, program tersebut akan membawa manfaat kemajuan teknologi Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Woro yang memawakili Menkominfo di acara peluncuran WIMAX di hotel Mandalawangi Tasikmalaya mengatakan, program tersebut akan membawa manfaat kemajuan teknologi Indonesia.&lt;br /&gt;Menurut dia, Kota Tasikmalaya merupakan kota pertama di Indonesia yang dibangun teknologi wireless, sehingga diharapkan kota Tasikmalaya bisa memanfaatkannya untuk e-goverment menuju good governance.&lt;br /&gt;“Nantinya dengan wimax ini dimana ada sinyal, kapan pun, di mana pun, dan siapa pun bisa menggunakan Internet dan di Tasik adalah kota pertama di Indonesia yang diadakan program wimax ini,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Direktur Starcom Solusindo, Wimax, Budi Permana mengatakan, sesuai dengan harapan Wali kota Tasikmalaya Syarif Hidayat untuk menjadikan Kota Tasikmalaya sebagai cyber city.&lt;br /&gt;Ia menambahkan, di Indonesia Star Solusindo mengivestasikan Rp6 trilyun untuk pengembangan Wimax dengan tujuan memberikan kemudahan mengakses Internet.&lt;br /&gt;“Kami punya mimpi untuk kemajuan negeri dengan memberikan keluasan wawasan dunia dengan akses internetan yang lebih mudah” kata Budi. [antara]&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a target="_blank" href="http://st282242.sitekno.com/"&gt; sitekno.com &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-6358092252618495191?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/6358092252618495191/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/2010-internet-terhubung-ke-seluruh-desa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/6358092252618495191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/6358092252618495191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/2010-internet-terhubung-ke-seluruh-desa.html' title='2010 Internet Terhubung ke Seluruh Desa'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-tQ1jcfpkGds/TZ1YDtGnsSI/AAAAAAAAAUE/TnPxYBaPGvA/s72-c/art_25969.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-5086913526402951501</id><published>2011-04-05T09:17:00.004+07:00</published><updated>2011-04-05T09:31:29.434+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUAH HATI'/><title type='text'>Membangun Harga diri Anak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-88u8DJ8ckjc/TZp-Z92WUuI/AAAAAAAAAT8/g7b1aX1_5oU/s1600/proud-child.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 202px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-88u8DJ8ckjc/TZp-Z92WUuI/AAAAAAAAAT8/g7b1aX1_5oU/s320/proud-child.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5591920871898239714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Membangun harga diri anak merupakan salah satu tugas yang paling sulit yang dihadapi orangtua.  Pertama kita harus bertanya kepada diri sendiri, bagaimana harga diri kita sendiri?  Anda lihat, mereka yang memiliki masalah harga diri akan mengalami  kesulitan dalam membangun harga diri pada anak-anak mereka.  Menjadi percaya diri dalam diri kita sendiri adalah langkah pertama dalam membangun harga diri anak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Ini tidak berarti bahwa jika Anda memiliki harga diri rendah anak-anak Anda ditakdirkan menderita masalah yang sama.  Tidak sama sekali, itu hanya berarti bahwa  membangun harga diri anak akan lebih dari tantangan bagi Anda.  Hal yang baik adalah, Anda sudah tahu setidaknya beberapa hal yang dapat merusak kepercayaanmereka dalam diri mereka.  Oleh karena itu, Anda juga harus tahu beberapa jebakan yang harus dihindari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup adalah sebuah siklus di mana kita belajar pelajaran yang baik dan buruk dari orang tua dan rekan-rekan.  Apapun kesimpulan yang kita ambil dari pengalaman hidup,akan disampaikan kepada generasi berikutnya, dan mereka kemudian menyebarkannya generasi selanjutnya, Walaupun mungkin kita serng menyalahkan lembaga pendidikan dalam hal ini sekolah atau masyarakat untuk masalah yang dialami anak-anak kita, kita harus ingat bahwa sebagian besar dari pelajaran yang anak-anak pelajari apakah baik atau buruk adalah dipelajari di rumah.  Ingat pepatah lama, 'anak-anak belajar dari lingkungsn hidup mereka  '.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita kurang harga diri atau memiliki masalah berat badan maka tidak mengherankan jika anak-anak kita menghadapi masalah yang sama.  Jika Anda memakan setia yang anada tonton di tlevisi dan karenanya hal itu membuat masalah bagi Anda adanya kekhawatiran anda mendapatkan kelebihan lemak atau jika nilai diri Anda didasarkan pada bagaimana lemak Anda maka jangan heran jika anak-anak Anda berpikir dengan cara yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anak-anak berpikir bahwa mereka hanya dapat dicintai jika tubuh mereka yang langsing maka mungkin Anda perlu melihat sikap Anda.  Apakah Anda komentar tentangbagaimana unnattractive lemak?  Memang benar bahwa media menggambarkan gambar dibatasi sempit banyak bahwa anak-anak bercita-cita (sering tidak tepat), itu tidak membantu jika semua majalah itu adalah memperkuat pesan yang mereka terima di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua harus mengambil tanggung jawab untuk membesarkan anak-anak mereka.  Jika Anda mengizinkan anak-anak Anda untuk memerintah rumah maka jangan heranketika mereka tidak menghormati otoritas Anda.  Jika Anda telah mengizinkan anak-anak Anda untuk mengendalikan Anda daripada sebaliknya maka mereka tidak akan mengizinkan Anda untuk mengendalikan mereka tanpa perlawanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap anak adalah unik dan mereka perlu memahami siapa mereka dan mengapa mereka dilahirkan.  Mereka perlu diajarkan bahwa nilai diri tidak tergantung pada ukuran, berat, atau seberapa baik mereka melakukan akademis.  Mereka perlu memahami bahwa mereka dikasihi dan diterima terlepas dari penampilan mereka.  Anak-anak harus memahami bahwa bahkan jika mereka menderita masalah berat badan kesehatan yang terkait mereka masih indah, orang-orang berharga.  Mereka harus merasa diterima dan memahami bahwa kehilangan berat badan adalah penting bagikesehatan mereka tetapi tidak ada hubungannya dengan nilai diri mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak membenci kata-kata kelebihan berat badan dan obesitas karena mereka tidak mengerti apa artinya kata-kata tetapi menerima kesan dari masyarakat, teman sebaya dan kadang-kadang orang tua bahwa itu adalah jelek dan berarti mereka gagal.  Nama panggilan hanya akan menyebabkan anak Anda kehilangan harga diri.  Ajarkan mereka pelajaran positif sehingga mereka dapat menurunkan berat badan tanpa kehilangan harga diri.  Mendorong mereka dalam apa yang mereka lakukan,mereka mungkin baik di suatu daerah kemudian memuji mereka.  Tapi jangan pahala mereka dengan makanan.  Anak-anak menangis keluar untuk dicintai dan banyak makan untuk mengisi kekosongan waktu kosong, mereka ingin dicintai dan diterima dan memiliki citra yang baik tentang diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membangun harga diri anak tidak harus sulit.  Cobalah untuk tidak membuat komentar negatif tentang mereka.  Itu bisa lebih mudah dikatakan daripada dilakukan ketika mereka mencoba kesabaran Anda dan Anda menjadi frustrasi dan marah.  Jika anak menerima pesan positif di rumah itu bisa pergi jauh ke arah membantu mereka berhubungan dengan pesan-pesan negatif yang mereka terima di tempat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini penting untuk mengevaluasi harga diri Anda untuk melihat apa pelajaran yang telah Anda ajarkan kepada anak-anak Anda, apakah mereka positif atau negatif? Ingat baik pelajaran positif atau  negatif yang dipelajari dan jika mereka memiliki harga diri rendah mungkin ini disebabkan karena Anda memiliki harga diri rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terjemahan dari Building Child Self Esteem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber :  &lt;a target=" _blank" href="http://yes4healthy.blogspot.com/2011/03/building-child-self-esteem.html"&gt;http://yes4healthy.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-5086913526402951501?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/5086913526402951501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/membangun-harga-diri-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/5086913526402951501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/5086913526402951501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/membangun-harga-diri-anak.html' title='Membangun Harga diri Anak'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-88u8DJ8ckjc/TZp-Z92WUuI/AAAAAAAAAT8/g7b1aX1_5oU/s72-c/proud-child.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-2895087801922089044</id><published>2011-04-02T05:44:00.004+07:00</published><updated>2011-04-02T06:12:26.135+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>MATERI PKn KELAS IX "UU NO 37 TH 1999 TENTANG HUBUNGAN LUAR NEGERI"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;NOMOR 37 TAHUN 1999&lt;br /&gt;TENTANG&lt;br /&gt;HUBUNGAN LUAR NEGERI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menimbang:&lt;br /&gt;a.  bahwa sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka dan berdaulat,pelaksanaan hubungan luar negeri didasarkan pada asas kesamaan derajat, saling menghormati, saling menguntungkan, dan saling tidak mencampuri urusan dalam negerimasing-masing, seperti yang tersirat di dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945;&lt;br /&gt;b.  bahwa sesuai dengan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, salah satu tujuan Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah ikut melaksanakan ketertiban dunia yangberdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial;&lt;br /&gt;c.  bahwa untuk mewujudkan tujuan sebagaimana dimaksud pada pertimbangan huruf b, Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama ini telah melaksanakan hubungan luar negeri dengan berbagai negara dan organisasi regional maupun internasional;&lt;br /&gt;d.  bahwa pelaksanaan kegiatan hubungan luar negeri, baik regional maupun internasional, melalui forum bilateral atau multilateral, diabdikan pada kepentingan nasional berdasarkan prinsip politik luar negeri yang bebas aktif;&lt;br /&gt;e.  bahwa dengan makin meningkatnya hubungan luar negeri dan agar prinsip politik luar negeri sebagaimana dimaksud pada pertimbangan huruf d dapat tetap terjaga, maka penyelenggaraan hubungan luar negeri perlu diatur secara menyeluruh dan terpadu dalam suatu undang-undang;&lt;br /&gt;f.  bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut dalam huruf a, b, c, d, dan e perlu dibentuk Undang-undang tentang Hubungan Luar Negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat:&lt;br /&gt;1.  Pasal 5 ayat (1), Pasal 11, Pasal 13, dan Pasal 20 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945;&lt;br /&gt;2.  Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1982 tentang Pengesahan Konvensi Wina mengenai Hubungan Diplomatik beserta Protokol Opsionalnya mengenai Hal Memperoleh Kewarganegaraan (Vienna Convention on Diplomatic Relations and Optional Protocol to The Vienna Convention on Diplomatic Relations Concerning Acquisition of Nationality), 1961 dan Pengesahan Konvensi mengenai Hubungan Konsuler beserta Protokol Opsionalnya mengenai Hal Memperoleh Kewarganegaraan (Vienna Convention on Consular Relations and Optional Protocol to The Vienna Convention on Consular Relations Concerning Acquisition of Nationality), 1963 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1982 Nomor 2; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3211);&lt;br /&gt;3.  Undang-undang Nomor 2 Tahun 1982 tentang Pengesahan Konvensi Mengenai Misi&lt;br /&gt;Khusus (Convention on Special Missions), New York, 1969 (Lembaran Negara Republik&lt;br /&gt;Indonesia Tahun 1982 Nomor 3; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor&lt;br /&gt;3212).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan Persetujuan:&lt;br /&gt;DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMUTUSKAN:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                  1Menetapkan:&lt;br /&gt;UNDANG-UNDANG TENTANG HUBUNGAN LUAR NEGERI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;KETENTUAN UMUM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 1&lt;br /&gt;Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan:&lt;br /&gt;1.  Hubungan Luar Negeri adalah setiap kegiatan yang menyangkut aspek regional dan internasional yang dilakukan oleh Pemerintah di tingkat pusat dan daerah, atau lembaga-lembaganya, lembaga negara, badan usaha, organisasi politik, organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, atau warga negara Indonesia.&lt;br /&gt;2.  Politik Luar Negeri adalah kebijakan, sikap, dan langkah Pemerintah Republik Indonesia yang diambil dalam melakukan hubungan dengan negara lain, organisasi internasional, dan subyek hukum internasional lainnya dalam rangka menghadapi masalah internasional guna mencapai tujuan nasional.&lt;br /&gt;3.  Perjanjian Internasional adalah perjanjian dalam bentuk dan sebutan apa pun, yang diatur oleh hukum internasional dan dibuat secara tertulis oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan satu atau lebih negara, organisasi internasional atau subyek hukum internasional lainnya, serta menimbulkan hak dan kewajiban pada Pemerintah Republik Indonesia yang&lt;br /&gt;hukum publik.&lt;br /&gt;4.  Menteri adalah Menteri yang bertanggung jawab di bidang hubungan luar negeri dan politik luar negeri.&lt;br /&gt;5.  Organisasi Internasional adalah organisasi antarpemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 2&lt;br /&gt;Hubungan Luar Negeri dan Politik Luar Negeri didasarkan pada Pancasila, Undang-UndangDasar 1945, dan Garis-garis Besar Haluan Negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 3&lt;br /&gt;Politik Luar Negeri menganut prinsip bebas aktif yang diabdikan untuk kepentingan nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 4&lt;br /&gt;Politik Luar Negeri dilaksanakan melalui diplomasi yang kreatif, aktif, dan antisipatif, tidaksekedar rutin dan reaktif, teguh dalam prinsip dan pendirian, serta rasional dan luwes dalam pendekatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;PENYELENGGARAAN HUBUNGAN LUAR NEGERI DAN PELAKSANAAN POLITIK LUAR&lt;br /&gt;NEGERI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 5&lt;br /&gt;(1)  Hubungan Luar Negeri diselenggarakan sesuai dengan Politik Luar Negeri, peraturan perundang-undangan nasional dan hukum serta kebiasaan internasional.&lt;br /&gt;(2)  Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) berlaku bagi semua penyelenggara Hubungan Luar Negeri, baik pemerintah maupun non-pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 6&lt;br /&gt;(1)  Kewenangan penyelenggaraan Hubungan Luar Negeri dan pelaksanaan Politik Luar Negeri Pemerintah Republik Indonesia berada di tangan Presiden. Sedangkan dalam hal menyatakan perang, membuat perdamaian, dan perjanjian dengan negara lain diperlukan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat.&lt;br /&gt;(2)  Presiden dapat melimpahkan kewenangan penyelenggaraan Hubungan Luar Negeri dan pelaksanaan Politik Luar Negeri sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) kepada Menteri.&lt;br /&gt;(3)  Menteri dapat mengambil langkah-langkah yang dipandang perlu demi dipatuhinya ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 7&lt;br /&gt;(1)  Presiden dapat menunjuk pejabat negara selain Menteri Luar Negeri, pejabat pemerintah, atau orang lain untuk menyelenggarakan Hubungan Luar Negeri di bidang tertentu.&lt;br /&gt;(2)  Dalam melaksanakan tugasnya, pejabat negara selain Menteri Luar Negeri, pejabat pemerintah, atau orang lain sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 8&lt;br /&gt;(1)  Menteri, atas usul pimpinan departemen atau lembaga pemerintah nondepartemen, dapat mengangkat pejabat dari departemen atau lembaga yang bersangkutan untuk ditempatkan pada Perwakilan Republik Indonesia guna melaksanakan tugas-tugas yang menjadi bidang wewenang departemen atau lembaga tersebut.&lt;br /&gt;(2)  Pejabat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) secara operasional dan administratif merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Perwakilan Republik Indonesia serta tunduk pada peraturan-peraturan tentang tata kerja Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 9&lt;br /&gt;(1)  Pembukaan dan pemutusan hubungan diplomatik atau konsuler dengan negara lain serta masuk ke dalam atau keluar dari keanggotaan organisasi internasional ditetapkan oleh Presiden dengan memperhatikan pendapat Dewan Perwakilan Rakyat.&lt;br /&gt;(2)  Pembukaan dan penutupan kantor perwakilan diplomatik atau konsuler di negara lain atau kantor perwakilan pada organisasi internasional ditetapkan dengan Keputusan Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 10&lt;br /&gt;Pengiriman pasukan atau misi pemeliharaan perdamaian ditetapkan oleh Presiden dengan memperhatikan pendapat Dewan Perwakilan Rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 11&lt;br /&gt;(1)  Dalam usaha mengembangkan Hubungan Luar Negeri dapat didirikan lembaga kebudayaan, lembaga persahabatan, badan promosi, dan lembaga atau badan Indonesia lainnya di luar negeri.&lt;br /&gt;(2)  Pendirian lembaga dan atau badan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) hanya dapat dilakukan setelah mendapat pertimbangan tertulis dari Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 12&lt;br /&gt;(1)  Dalam usaha mengembangkan Hubungan Luar Negeri dapat juga didirikan lembaga&lt;br /&gt;persahabatan, lembaga kebudayaan, dan lembaga atau badan kerja sama asing lain di&lt;br /&gt;Indonesia.&lt;br /&gt;(2)  Ketentuan mengenai syarat dan tata cara pendirian lembaga atau badan kerja sama asing&lt;br /&gt;sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;PEMBUATAN DAN PENGESAHAN PERJANJIAN INTERNASIONAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 13&lt;br /&gt;Lembaga Negara dan lembaga pemerintah, baik departemen maupun nondepartemen, yang&lt;br /&gt;mempunyai rencana untuk membuat perjanjian internasional, terlebih dahulu melakukan konsultasi&lt;br /&gt;mengenai rencana tersebut dengan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 14&lt;br /&gt;Pejabat lembaga pemerintah, baik departemen maupun nondepartemen, yang akan&lt;br /&gt;menandatangani perjanjian internasional yang dibuat antara Pemerintah Republik Indonesia&lt;br /&gt;dengan Pemerintah negara lain, organisasi internasional, atau subyek hukum internasional lainnya,&lt;br /&gt;harus mendapat surat kuasa dari Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 15&lt;br /&gt;Ketentuan mengenai pembuatan dan pengesahan perjanjian internasional diatur dengan undang-&lt;br /&gt;undang tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB IV&lt;br /&gt;KEKEBALAN, HAK ISTIMEWA, DAN PEMBEBASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 16&lt;br /&gt;Pemberian kekebalan, hak istimewa, dan pembebasan dari kewajiban tertentu kepada perwakilan&lt;br /&gt;diplomatik dan konsuler, misi khusus, perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa, perwakilan badan-&lt;br /&gt;badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan organisasi internasional lainnya, dilakukan sesuai&lt;br /&gt;dengan peraturan perundang-undangan nasional serta hukum dan kebiasaan internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 17&lt;br /&gt;(1)  Berdasarkan pertimbangan tertentu, Pemerintah Republik Indonesia dapat memberikan&lt;br /&gt;pembebasan dari kewajiban tertentu kepada pihak-pihak yang tidak ditentukan dalam Pasal&lt;br /&gt;16.&lt;br /&gt;(2)  Pemberian pembebasan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilaksanakan berdasar&lt;br /&gt;pada peraturan perundangan-undangan nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB V&lt;br /&gt;PERLINDUNGAN KEPADA WARGA NEGARA INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 18&lt;br /&gt;(1)  Pemerintah Republik Indonesia melindungi kepentingan warga negara atau badan hukum&lt;br /&gt;Indonesia yang menghadapi permasalahan hukum dengan perwakilan negara asing di&lt;br /&gt;Indonesia.&lt;br /&gt;(2)  Pemberian perlindungan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan sesuai dengan&lt;br /&gt;ketentuan hukum dan kebiasaan internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 19&lt;br /&gt;Perwakilan Republik Indonesia berkewajiban:&lt;br /&gt;a.  memupuk persatuan dan kerukunan antara sesama warga negara Indonesia di luar negeri;&lt;br /&gt;b.  memberikan pengayoman, perlindungan, dan bantuan hukum bagi warga negara dan badan&lt;br /&gt;hukum Indonesia di luar negeri, sesuai dengan peraturan perundang-undangan nasional&lt;br /&gt;serta hukum dan kebiasaan internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 20&lt;br /&gt;Dalam hal terjadi sengketa antara sesama warga negara atau badan hukum Indonesia di luar&lt;br /&gt;negeri, Perwakilan Republik Indonesia berkewajiban membantu menyelesaikannya berdasarkan&lt;br /&gt;asas musyawarah atau sesuai dengan hukum yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 21&lt;br /&gt;Dalam hal warga negara Indonesia terancam bahaya nyata, Perwakilan Republik Indonesia&lt;br /&gt;berkewajiban memberikan perlindungan, membantu, dan menghimpun mereka di wilayah yang&lt;br /&gt;aman, serta mengusahakan untuk memulangkan mereka ke Indonesia atas biaya negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 22&lt;br /&gt;Dalam hal terjadi perang dan atau pemutusan hubungan diplomatik dengan suatu negara, Menteri&lt;br /&gt;atau pejabat lain yang ditunjuk oleh Presiden, mengkoordinasikan usaha untuk mengamankan dan&lt;br /&gt;melindungi kepentingan nasional, termasuk warga negara Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 23&lt;br /&gt;Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 dan Pasal 22 dilakukan melalui&lt;br /&gt;kerja sama dengan pemerintah setempat atau negara lain atau organisasi internasional yang&lt;br /&gt;terkait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 24&lt;br /&gt;(1)  Perwakilan Republik Indonesia berkewajiban untuk mencatat keberadaan dan membuat&lt;br /&gt;surat keterangan mengenai kelahiran, perkawinan, perceraian, dan kematian warga negara&lt;br /&gt;Republik Indonesia serta melakukan tugas-tugas konsuler lainnya di wilayah akreditasinya.&lt;br /&gt;(2)  Dalam hal perkawinan dan perceraian, pencatatan dan pembuatan surat keterangan hanya&lt;br /&gt;dapat dilakukan apabila kedua hal itu telah dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang&lt;br /&gt;berlaku di tempat wilayah kerja Perwakilan Republik Indonesia yang bersangkutan,&lt;br /&gt;sepanjang hukum dan ketentuan-ketentuan asing tersebut tidak bertentangan dengan&lt;br /&gt;peraturan perundang-undangan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB VI&lt;br /&gt;PEMBERIAN SUAKA DAN MASALAH PENGUNGSI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 25&lt;br /&gt;(1)  Kewenangan pemberian suaka kepada orang asing berada di tangan Presiden dengan&lt;br /&gt;memperhatikan pertimbangan Menteri.&lt;br /&gt;(2)  Pelaksanaan kewenangan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur dengan Keputusan&lt;br /&gt;Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 26&lt;br /&gt;Pemberian suaka kepada orang asing dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-&lt;br /&gt;undangan nasional serta dengan memperhatikan hukum, kebiasaan, dan praktek internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 27&lt;br /&gt;(1)  Presiden menetapkan kebijakan masalah pengungsi dari luar negeri dengan memperhatikan&lt;br /&gt;pertimbangan Menteri.&lt;br /&gt;(2)  Pokok-pokok kebijakan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur dengan Keputusan&lt;br /&gt;Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB VII&lt;br /&gt;APARATUR HUBUNGAN LUAR NEGERI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 28&lt;br /&gt;(1)  Menteri menyelenggarakan sebagian tugas umum pemerintahan dan pembangunan dalam&lt;br /&gt;bidang Hubungan Luar Negeri dan Politik Luar Negeri.&lt;br /&gt;(2)  Koordinasi dalam penyelenggaraan Hubungan Luar Negeri dan pelaksanaan Politik Luar&lt;br /&gt;Negeri diselenggarakan oleh Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 29&lt;br /&gt;(1)  Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh adalah pejabat negara yang diangkat dan&lt;br /&gt;diberhentikan oleh Presiden selaku Kepala Negara.&lt;br /&gt;(2)  Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh mewakili negara dan bangsa Indonesia dan&lt;br /&gt;menjadi wakil pribadi Presiden Republik Indonesia di suatu negara atau pada suatu&lt;br /&gt;organisasi internasional.&lt;br /&gt;(3)  Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh yang telah menyelesaikan masa tugasnya&lt;br /&gt;mendapat hak keuangan dan administratif yang diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 30&lt;br /&gt;(1)  Untuk melaksanakan tugas diplomatik di bidang khusus, Presiden dapat mengangkat&lt;br /&gt;Pejabat lain setingkat Duta Besar.&lt;br /&gt;(2)  Pejabat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diangkat dengan Keputusan Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 31&lt;br /&gt;(1)  Pejabat Dinas Luar Negeri adalah Pegawai Negeri Sipil yang telah mengikuti pendidikan dan&lt;br /&gt;latihan khusus untuk bertugas di Departemen Luar Negeri dan Perwakilan Republik&lt;br /&gt;Indonesia.&lt;br /&gt;(2)  Ketentuan mengenai pendidikan dan latihan Pejabat Dinas Luar Negeri sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam ayat (1) diatur dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 32&lt;br /&gt;(1)  Pejabat Dinas Luar Negeri adalah Pejabat Fungsional Diplomat.&lt;br /&gt;(2)  Pejabat Fungsional Diplomat dapat memegang jabatan struktural.&lt;br /&gt;(3)  Tata cara pengangkatan dan penempatan Pejabat Dinas Luar Negeri diatur dengan&lt;br /&gt;Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;(4)  Hak dan kewajiban Pejabat Dinas Luar Negeri diatur dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 33&lt;br /&gt;Jenjang kepangkatan dan gelar Pejabat Dinas Luar Negeri dan penempatannya pada Perwakilan&lt;br /&gt;Republik Indonesia diatur dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 34&lt;br /&gt;Hubungan kerja antara Departemen Luar Negeri dan Perwakilan Republik Indonesia diatur dengan&lt;br /&gt;Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB VIII&lt;br /&gt;PEMBERIAN DAN PENERIMAAN SURAT KEPERCAYAAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 35&lt;br /&gt;(1)  Presiden memberikan Surat Kepercayaan kepada Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa&lt;br /&gt;Penuh Republik Indonesia untuk suatu negara tertentu atau pada suatu organisasi&lt;br /&gt;internasional.&lt;br /&gt;(2)  Presiden menerima Surat Kepercayaan dari kepala negara asing bagi pengangkatan Duta&lt;br /&gt;Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh negara tersebut untuk Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 36&lt;br /&gt;(1)  Dalam hal seseorang ditunjuk untuk mewakili Negara Republik Indonesia pada suatu&lt;br /&gt;upacara tertentu di luar negeri, jika disyaratkan, kepada orang yang ditunjuk diberikan Surat&lt;br /&gt;Kepercayaan yang ditandatangani oleh Presiden.&lt;br /&gt;(2)  Dalam hal seseorang ditunjuk untuk mewakili Pemerintah Republik Indonesia dalam suatu&lt;br /&gt;konferensi internasional, jika disyaratkan, kepada orang yang ditunjuk diberikan Surat&lt;br /&gt;Kepercayaan yang ditandatangani oleh Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 37&lt;br /&gt;(1)  Presiden menandatangani Surat Tauliah bagi seorang Konsul Jenderal atau Konsul&lt;br /&gt;Republik Indonesia yang diangkat guna melaksanakan tugas konsuler untuk suatu wilayah&lt;br /&gt;tertentu pada suatu negara asing.&lt;br /&gt;(2)  Presiden menerima Surat Tauliah seorang Konsul Jenderal atau Konsul asing yang bertugas&lt;br /&gt;di Indonesia serta mengeluarkan eksekuatur untuk memulai tugasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 38&lt;br /&gt;(1)  Presiden menandatangani Surat Tauliah bagi seorang Konsul Jenderal Kehormatan atau&lt;br /&gt;Konsul Kehormatan Republik Indonesia yang diangkat guna melaksanakan tugas konsuler&lt;br /&gt;untuk suatu wilayah tertentu pada suatu negara asing.&lt;br /&gt;(2)  Presiden menerima Surat Tauliah seorang Konsul Jenderal Kehormatan atau Konsul&lt;br /&gt;Kehormatan asing yang bertugas di Indonesia serta mengeluarkan eksekuatur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB IX&lt;br /&gt;KETENTUAN PERALIHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 39&lt;br /&gt;Peraturan perundang-undangan mengenai atau berkaitan dengan Hubungan Luar Negeri yang&lt;br /&gt;sudah ada pada saat mulai berlakunya undang-undang ini tetap berlaku sepanjang tidak&lt;br /&gt;bertentangan atau belum diganti dengan yang baru berdasarkan undang-undang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB X&lt;br /&gt;KETENTUAN PENUTUP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 40&lt;br /&gt;Undang-undang ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.&lt;br /&gt;Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Undang-undang ini dengan&lt;br /&gt;penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disahkan Di Jakarta,&lt;br /&gt;Pada Tanggal 14 September 1999&lt;br /&gt;PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,&lt;br /&gt;Ttd.&lt;br /&gt;BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diundangkan Di Jakarta,&lt;br /&gt;Pada Tanggal 14 September 1999&lt;br /&gt;MENTERI NEGARA SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA,&lt;br /&gt;Ttd.&lt;br /&gt;MULADI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1999 NOMOR 156&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENJELASAN&lt;br /&gt;UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;NOMOR 37 TAHUN 1999&lt;br /&gt;TANGGAL 14 SEPTEMBER 1999&lt;br /&gt;TENTANG&lt;br /&gt;HUBUNGAN LUAR NEGERI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UMUM&lt;br /&gt;Dalam memperjuangkan dan mempertahankan kepentingan nasional, termasuk perlindungan&lt;br /&gt;kepada warga negara Indonesia di luar negeri, diperlukan upaya yang mencakup kegiatan politik&lt;br /&gt;dan hubungan luar negeri yang berlandaskan ketentuan-ketentuan yang merupakan penjabaran&lt;br /&gt;lebih lanjut dari falsafah Pancasila, Pembukaan dan Batang Tubuh Undang-Undang Dasar 1945&lt;br /&gt;serta Garis-garis Besar Haluan Negara.&lt;br /&gt;Dasar pemikiran yang melandasi Undang-undang tentang Hubungan Luar Negeri adalah bahwa&lt;br /&gt;penyelenggaraan hubungan luar negeri dan pelaksanaan politik luar negeri memerlukan&lt;br /&gt;ketentuan-ketentuan yang secara jelas mengatur segala aspek yang menyangkut sarana dan&lt;br /&gt;mekanisme pelaksanaan kegiatan tersebut.&lt;br /&gt;Dalam dunia yang makin lama makin maju sebagai akibat pesatnya perkembangan ilmu&lt;br /&gt;pengetahuan dan teknologi secara global, serta meningkatnya interaksi dan interdependensi&lt;br /&gt;antarnegara dan antarbangsa, maka makin meningkat pula hubungan internasional yang diwarnai&lt;br /&gt;dengan kerja sama dalam berbagai bidang. Kemajuan dalam pembangunan yang dicapai&lt;br /&gt;Indonesia di berbagai bidang telah menyebabkan makin meningkatnya kegiatan Indonesia di dunia&lt;br /&gt;internasional, baik dari pemerintah maupun swasta/perseorangan, membawa akibat perlu&lt;br /&gt;ditingkatkannya perlindungan terhadap kepentingan negara dan warga negara.&lt;br /&gt;Ketentuan-ketentuan yang mengatur penyelenggaraan hubungan luar negeri dan pelaksanaan&lt;br /&gt;politik luar negeri yang ada sebelum dibentuknya Undang-undang ini baru mengatur beberapa aspek saja dari penyelenggaraan hubungan luar negeri dan pelaksanaan politik luar negeri serta&lt;br /&gt;belum secara menyeluruh dan terpadu. Oleh karena itu diperlukan adanya suatu produk hukum&lt;br /&gt;yang kuat yang dapat menjamin terciptanya kepastian hukum bagi penyelenggaraan hubungan&lt;br /&gt;luar negeri dan pelaksanaan politik luar negeri, termasuk koordinasi antarinstansi pemerintah dan antarunit yang ada di Departemen Luar Negeri.&lt;br /&gt;Dalam penyelenggaraan hubungan luar negeri dan pelaksanaan politik luar negeri, Indonesia&lt;br /&gt;terikat oleh ketentuan-ketentuan hukum dan kebiasaan internasional, yang merupakan dasar bagi pergaulan dan hubungan antarnegara. Oleh karena itu Undang-undang tentang Hubungan Luar Negeri ini sangat penting artinya, mengingat Indonesia telah meratifikasi Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik, Konvensi Wina 1963 tentang Hubungan Konsuler, dan Konvensi tentang Misi Khusus, New York 1969.  Undang-undang tentang Hubungan Luar Negeri merupakan pelaksanaan dari ketentuan dasar yang tercantum di dalam Pembukaan dan Batang Tubuh Undang-Undang Dasar 1945 dan Ketetapan-ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat yang berkenaan dengan hubungan luar negeri. Undang-undang ini mengatur segala aspek penyelenggaraan hubungan luar negeri dan pelaksanaan politik luar negeri, termasuk sarana dan mekanisme pelaksanaannya, perlindungan kepada warga negara Indonesia di luar negeri dan aparatur hubungan luar negeri.&lt;br /&gt;Pokok-pokok materi yang diatur di dalam Undang-undang ini adalah:&lt;br /&gt;a.  Penyelenggaraan hubungan luar negeri dan pelaksanaan politik luar negeri, termasuk&lt;br /&gt;sarana dan mekanisme pelaksanaannya, koordinasi di pusat dan perwakilan, wewenang&lt;br /&gt;dan pelimpahan wewenang dalam penyelenggaraan hubungan luar negeri dan pelaksanaan&lt;br /&gt;politik luar negeri.&lt;br /&gt;b.  Ketentuan-ketentuan yang bersifat pokok mengenai pembuatan dan pengesahan perjanjian&lt;br /&gt;internasional, yang pengaturannya secara lebih rinci, termasuk kriteria perjanjian&lt;br /&gt;internasional yang pengesahannya memerlukan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat,&lt;br /&gt;ditetapkan dengan undang-undang tersendiri.&lt;br /&gt;c.  Perlindungan kepada warga negara Indonesia, termasuk pemberian bantuan dan&lt;br /&gt;penyuluhan hukum, serta pelayanan konsuler.&lt;br /&gt;d.  Aparatur hubungan luar negeri. Penyelenggaraan hubungan luar negeri dan pelaksanaan&lt;br /&gt;politik luar negeri melibatkan berbagai lembaga negara dan lembaga pemerintah beserta&lt;br /&gt;perangkatnya. Agar tercapai hasil yang maksimal, diperlukan adanya koordinasi antara&lt;br /&gt;lembaga-lembaga yang bersangkutan dengan Departemen Luar Negeri. Untuk tujuan&lt;br /&gt;tersebut, diperlukan adanya suatu peraturan perundang-undangan yang mengatur secara&lt;br /&gt;jelas serta menjamin kepastian hukum penyelenggaraan hubungan luar negeri dan&lt;br /&gt;pelaksanaan politik luar negeri, yang diatur dalam Undang-undang tentang Hubungan Luar&lt;br /&gt;Negeri.  Undang-undang tentang Hubungan Luar Negeri ini memberikan landasan hukum yang kuat bagi penyelenggaraan hubungan luar negeri dan pelaksanaan politik luar negeri, serta merupakan penyempurnaan terhadap peraturan-peraturan yang ada mengenai beberapa aspek&lt;br /&gt;penyelenggaraan hubungan luar negeri dan pelaksanaan politik luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PASAL DEMI PASAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 1&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 2&lt;br /&gt;Pelaksanaan politik luar negeri Republik Indonesia haruslah merupakan pencerminan ideologi&lt;br /&gt;bangsa. Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia merupakan landasan idiil yang&lt;br /&gt;mempengaruhi dan menjiwai politik luar negeri Republik Indonesia. Pelaksanaan politik luar negeri&lt;br /&gt;yang bebas aktif berdasar atas hukum dasar, yaitu Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan&lt;br /&gt;konstitusional yang tidak lepas dari tujuan nasional bangsa Indonesia sebagaimana termaktub di&lt;br /&gt;dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea keempat. Garis-garis Besar Haluan Negara&lt;br /&gt;adalah landasan operasional politik luar negeri Republik Indonesia, yakni suatu landasan&lt;br /&gt;pelaksanaan yang menegaskan dasar, sifat, dan pedoman perjuangan untuk mencapai tujuan&lt;br /&gt;nasional bangsa Indonesia. Pelaksanaan politik luar negeri Republik Indonesia tidak dapat&lt;br /&gt;dipisahkan dari konsepsi Ketahanan Nasional. Ketahanan Nasional adalah kondisi kehidupan&lt;br /&gt;bangsa Indonesia berdasarkan Wawasan Nusantara dalam rangka mewujudkan daya tangkal dan daya tahan untuk dapat mengadakan interaksi dengan lingkungan pada suatu waktu sedemikian rupa, sehingga dapat menjamin kelangsungan hidup dan perkembangan kehidupan bangsa Indonesia untuk mencapai tujuan nasional, yakni suatu masyarakat adil dan makmur dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 3&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan "bebas aktif" adalah politik luar negeri yang pada hakikatnya bukan&lt;br /&gt;merupakan politik netral, melainkan politik luar negeri yang bebas menentukan sikap dan&lt;br /&gt;kebijaksanaan terhadap permasalahan internasional dan tidak mengikatkan diri secara a priori&lt;br /&gt;pada satu kekuatan dunia serta secara aktif memberikan sumbangan, baik dalam bentuk pemikiran&lt;br /&gt;maupun partisipasi aktif dalam menyelesaikan konflik, sengketa dan permasalahan dunia lainnya,&lt;br /&gt;demi terwujudnya ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan&lt;br /&gt;keadilan sosial. Yang dimaksud dengan diabdikan untuk "kepentingan nasional" adalah politik luar&lt;br /&gt;negeri yang dilakukan guna mendukung terwujudnya tujuan nasional sebagaimana tersebut di&lt;br /&gt;dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 4&lt;br /&gt;Diplomasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal ini menggambarkan jati diri diplomasi Indonesia.&lt;br /&gt;Diplomasi yang tidak sekedar bersifat "rutin", dapat menempuh cara-cara "nonkonvensional", cara-cara yang tidak terlalu terikat pada kelaziman protokoler ataupun tugas rutin belaka, tanpa&lt;br /&gt;mengabaikan norma-norma dasar dalam tata krama diplomasi internasional.&lt;br /&gt;Diplomasi yang dibekali keteguhan dalam prinsip dan pendirian, ketegasan dalam sikap, kegigihan dalam upaya namun luwes dan rasional dalam pendekatan, yang bersumber pada kepercayaan diri sendiri. Diplomasi yang mencari keharmonisan, keadilan dan keserasian dalam hubungan antarnegara, menjauhi sikap konfrontasi atau pun politik kekerasan/kekuasaan (power politics), menyumbang penyelesaian berbagai konflik dan permasalahan di dunia, dengan memperbanyak kawan dan mengurangi lawan. Diplomasi yang ditopang oleh profesionalisme yang tangguh dan tanggap, tidak sekedar bersikap reaktif tetapi mampu secara aktif, kreatif, dan antisipatif berperan dan berprakarsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 5&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Kalangan nonpemerintah yang dimaksud dalam ayat ini mencakup perseorangan dan&lt;br /&gt;organisasi yang oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa lazim disebut dan dikategorikan sebagai&lt;br /&gt;non governmental organization (NGO), termasuk Dewan Perwakilan Rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 6&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Kewenangan Presiden sebagaimana dimaksud dalam ayat ini, sepanjang yang menyangkut&lt;br /&gt;pernyataan perang, pembuatan perdamaian, dan perjanjian dilaksanakan dengan&lt;br /&gt;persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat, sesuai dengan Pasal 11 Undang-Undang Dasar&lt;br /&gt;1945.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Agar Menteri dapat membantu Presiden, kepada Menteri perlu dilimpahkan kewenangan&lt;br /&gt;penyelenggaraan hubungan luar negeri dan politik luar negeri oleh Presiden. Ketentuan ini&lt;br /&gt;sesuai dengan fungsi Menteri sebagai pembantu Presiden yang bertanggungjawab di bidang&lt;br /&gt;penyelenggaraan hubungan luar negeri dan pelaksanaan politik luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Dalam penyelenggaraan hubungan luar negeri mungkin terjadi tindakan-tindakan atau&lt;br /&gt;terdapat keadaan-keadaan yang bertentangan atau tidak sesuai dengan politik luar negeri,&lt;br /&gt;perundang-undangan nasional, serta hukum dan kebiasaan internasional. Tindakan dan&lt;br /&gt;keadaan demikian harus dihindarkan. Oleh karena itu Menteri perlu mempunyai wewenang&lt;br /&gt;untuk menanggulangi terjadinya tindakan-tindakan atau terdapatnya keadaan-keadaan&lt;br /&gt;tersebut dengan mengambil langkah-langkah yang dipandang perlu. Langkah-langkah yang&lt;br /&gt;dapat diambil oleh Menteri Luar Negeri yang dimaksudkan dalam ayat ini dapat bersifat&lt;br /&gt;preventif, seperti pemberian informasi tentang pokok-pokok kebijakan Pemerintah di bidang&lt;br /&gt;luar negeri, permintaan untuk tidak berkunjung ke suatu negara tertentu, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Langkah-langkah itu dapat juga bersifat represif, seperti peringatan kepada pelaku&lt;br /&gt;hubungan luar negeri yang tindakannya bertentangan atau tidak sesuai dengan kebijakan&lt;br /&gt;politik luar negeri dan peraturan perundang-undangan nasional dalam penyelenggaraan&lt;br /&gt;hubungan luar negerinya, mencegah tindak lanjut suatu kesepakatan yang mungkin dicapai&lt;br /&gt;oleh pelaku hubungan luar negeri di Indonesia dengan mitra asingnya, mengusulkan kepada&lt;br /&gt;lembaga negara atau lembaga pemerintah yang berwenang untuk melakukan tindakan&lt;br /&gt;administratif kepada yang bersangkutan, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 7&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Konsultasi dan koordinasi dengan Menteri diperlukan untuk mencegah terjadinya implikasi&lt;br /&gt;yang bertentangan atau tidak sesuai dengan politik luar negeri Republik Indonesia dan&lt;br /&gt;kebijakan pemerintah mengenai masalah-masalah tertentu yang menyangkut hubungan luar&lt;br /&gt;negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 8&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Kemungkinan penempatan pejabat sebagaimana disebut dalam Pasal ini adalah sesuai&lt;br /&gt;dengan Konvensi Wina mengenai Hubungan Diplomatik, 1961.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 9&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Pembukaan hubungan diplomatik atau konsuler sebagaimana dimaksud dalam ayat ini&lt;br /&gt;mencakup pembukaan kembali hubungan diplomatik atau konsuler. Pemutusan hubungan&lt;br /&gt;diplomatik atau konsuler sebagaimana dimaksud dalam ayat ini mencakup penghentian&lt;br /&gt;untuk sementara kegiatan diplomatik atau konsuler dengan atau di negara yang&lt;br /&gt;bersangkutan. Pembukaan atau pembukaan kembali hubungan diplomatik atau konsuler&lt;br /&gt;dilakukan menurut tata cara yang lazim dianut dalam praktek internasional.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 10&lt;br /&gt;Sebagai sumbangan pada upaya pemeliharaan perdamaian internasional, sejak 1956 Indonesia&lt;br /&gt;telah berkali-kali mengirimkan pasukan atau misi pemeliharaan perdamaian, terutama dalam&lt;br /&gt;rangka Perserikatan Bangsa-Bangsa. Peran serta Indonesia dalam kegiatan internasional itu&lt;br /&gt;sesuai dengan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yang menyatakan antara lain bahwa&lt;br /&gt;salah satu tujuan Pemerintah Negara Indonesia adalah ikut melaksanakan ketertiban dunia yang&lt;br /&gt;berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Karena pengiriman pasukan&lt;br /&gt;atau misi pemeliharaan perdamaian merupakan pelaksanaan politik luar negeri, dalam mengambil keputusan, Presiden memperhatikan pertimbangan Menteri. Di samping itu karena pelaksanaan pengiriman pasukan atau misi perdamaian itu melibatkan berbagai lembaga pemerintah, maka pengiriman pasukan atau misi perdamaian demikian ditetapkan dengan Keputusan Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 11&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;"Lembaga" yang dimaksud dalam ayat ini adalah organisasi yang lazim menggunakan nama&lt;br /&gt;"Lembaga" dan yang bertujuan meningkatkan saling pengertian dan mempererat hubungan&lt;br /&gt;antarbangsa, misalnya "Lembaga Persahabatan" dan "Lembaga Kebudayaan". "Badan&lt;br /&gt;Indonesia" yang dimaksud dalam ayat ini adalah badan, dengan nama apa pun, baik yang&lt;br /&gt;dibentuk oleh Pemerintah maupun swasta, yang bertujuan meningkatkan perhatian&lt;br /&gt;masyarakat internasional pada berbagai potensi yang dimiliki Indonesia, misalnya di bidang&lt;br /&gt;investasi dan pariwisata.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 12&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 13&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 14&lt;br /&gt;Surat Kuasa (Full Powers) adalah surat yang dikeluarkan oleh Menteri atas nama Pemerintah&lt;br /&gt;Republik Indonesia yang memberi kuasa kepada satu atau beberapa orang yang mewakili&lt;br /&gt;Pemerintah atau Negara Republik Indonesia untuk menandatangani atau menerima naskah&lt;br /&gt;perjanjian yang menyatakan persetujuan Pemerintah Negara Republik Indonesia untuk&lt;br /&gt;mengikatkan diri pada suatu perjanjian internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 15&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 16&lt;br /&gt;Kekebalan, hak istimewa, dan pembebasan kewajiban tertentu hanya dapat diberikan kepada&lt;br /&gt;pihak-pihak yang ditentukan oleh perjanjian-perjanjian internasional yang telah disahkan oleh&lt;br /&gt;Indonesia atau sesuai dengan peraturan perundang-undangan nasional serta hukum dan&lt;br /&gt;kebiasaan internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 17&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Pembebasan dari kewajiban tertentu kepada pihak-pihak yang tidak disebutkan dalam Pasal&lt;br /&gt;16 hanya dapat diberikan oleh Pemerintah atas dasar kasus demi kasus, demi kepentingan&lt;br /&gt;nasional, dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan nasional. Yang&lt;br /&gt;dimaksud dengan "kewajiban tertentu" dalam Pasal ini antara lain pajak, bea masuk, dan&lt;br /&gt;asuransi sosial.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 18&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan "perwakilan negara asing" adalah perwakilan diplomatik dan&lt;br /&gt;konsuler asing beserta anggota-anggotanya. Perlindungan kepentingan warga negara&lt;br /&gt;Indonesia, seperti yang bekerja pada perwakilan asing atau badan hukum Indonesia, seperti&lt;br /&gt;perusahaan swasta, dilakukan sesuai dengan kaidah-kaidah hukum dan kebiasaan&lt;br /&gt;internasional, antara lain dengan penggunaan sarana-sarana diplomatik. Dalam hal&lt;br /&gt;sengketa, warga negara Indonesia dan badan hukum Indonesia yang bersangkutan, pada&lt;br /&gt;instansi pertama, akan berhubungan dengan Departemen Luar Negeri untuk mendapatkan&lt;br /&gt;perlindungan. Dalam hal ini Departemen Luar Negeri berkewajiban untuk memberikan&lt;br /&gt;penyuluhan atau nasihat hukum kepada warga negara Indonesia atau badan hukum&lt;br /&gt;Indonesia yang bersangkutan, khususnya yang berkenaan dengan aspek hukum dan&lt;br /&gt;kebiasaan internasional.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 19&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perlindungan dan bantuan hukum" sebagaimana disebut dalam Pasal ini termasuk pembelaan&lt;br /&gt;terhadap warga negara atau badan hukum Indonesia yang menghadapi permasalahan, termasuk&lt;br /&gt;perkara di Pengadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 20&lt;br /&gt;Salah satu fungsi perwakilan Republik Indonesia adalah melindungi kepentingan negara dan&lt;br /&gt;warga negara Republik Indonesia yang berada di negara akreditasi. Namun pemberian&lt;br /&gt;perlindungan itu hanya dapat diberikan oleh perwakilan Republik Indonesia yang bersangkutan&lt;br /&gt;dalam batas-batas yang diperbolehkan oleh hukum dan kebiasaan internasional. Dalam pemberian perlindungan itu, perwakilan Republik Indonesia mengindahkan ketentuan-ketentuan hukum negara setempat. Bantuan hukum dapat diberikan dalam masalah-masalah hukum, baik yang berkaitan dengan hukum perdata maupun hukum pidana. Bantuan hukum dapat diberikan dalam bentuk pemberian pertimbangan dan nasihat hukum kepada yang bersangkutan dalam upaya penyelesaian sengketa secara kekeluargaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 21&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan "bahaya nyata" dapat berupa antara lain bencana alam, invasi, perang&lt;br /&gt;saudara, terorisme maupun bencana yang sedemikian rupa sehingga dapat dikategorikan sebagai ancaman terhadap keselamatan umum. Usaha pemulangan warga negara Indonesia di negara yang dilanda bahaya nyata tersebut dilakukan secara terkoordinasi. Upaya-upaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal ini akan dilakukan oleh Perwakilan Republik Indonesia yang bersangkutan sepanjang kondisi-kondisi untuk dapat melaksanakannya memungkinkan, seperti keamanan, keselamatan akses ke tempat terjadinya bahaya nyata, terbukanya wilayah yang aman, tersedianya sarana yang diperlukan termasuk dana, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 22&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 23&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 24&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Surat-surat yang dapat dikeluarkan tersebut antara lain akta kelahiran, buku nikah yang&lt;br /&gt;memuat pula di dalamnya kutipan akta perkawinan, keterangan tentang perceraian,&lt;br /&gt;kematian, dan hal-hal lain yang menyangkut masalah konsuler, misalnya legalisasi&lt;br /&gt;dokumen-dokumen, clearance, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Dalam hal perkawinan dan perceraian, pencatatan dan pemberian surat keterangan hanya&lt;br /&gt;dapat dilakukan bilamana perkawinan dan perceraian itu telah dilakukan menurut hukum di&lt;br /&gt;negara tempat perkawinan dan perceraian itu dilangsungkan dan sepanjang hukum dan&lt;br /&gt;ketentuan-ketentuan asing tersebut tidak bertentangan dengan ketentuan-ketentuan hukum&lt;br /&gt;Indonesia yang mengatur hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 25&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 26&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 27&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Pada dasarnya masalah yang dihadapi oleh pengungsi adalah masalah kemanusiaan,&lt;br /&gt;sehingga penanganannya dilakukan dengan sejauh mungkin menghindarkan terganggunya&lt;br /&gt;hubungan baik antara Indonesia dan negara asal pengungsi itu. Indonesia memberikan kerja&lt;br /&gt;samanya kepada badan yang berwenang dalam upaya mencari penyelesaian masalah&lt;br /&gt;pengungsi itu.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 28&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Koordinasi yang pelaksanaannya menjadi tugas Departemen Luar Negeri merupakan&lt;br /&gt;sarana untuk menjamin kesatuan sikap dan tindak dalam penyelenggaraan hubungan luar&lt;br /&gt;negeri dan pelaksanaan politik luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 29&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;"Hak keuangan dan administratif" yang dimaksudkan dalam ayat ini adalah hak pensiun&lt;br /&gt;sebagai pejabat negara bagi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh yang telah&lt;br /&gt;menyelesaikan tugasnya, termasuk janda, duda, dan anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 30&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Merupakan praktek yang dianut oleh banyak negara untuk mengangkat seseorang dengan&lt;br /&gt;gelar Duta Besar guna menangani masalah tertentu dalam hubungan luar negeri.&lt;br /&gt;Pengangkatan pejabat setingkat Duta Besar yang antara lain Duta Besar Keliling dilakukan&lt;br /&gt;karena sangat pentingnya masalah yang bersangkutan. Gelar Duta Besar itu diberikan untuk&lt;br /&gt;memudahkan hubungan yang bersangkutan dengan pihak-pihak di negara lain atau di&lt;br /&gt;organisasi internasional pada tingkat yang setinggi mungkin. "Bidang khusus" sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud dalam ayat ini menyangkut antara lain bidang Kelautan, Gerakan Non Blok (GNB),&lt;br /&gt;dan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC).&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 31&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 32&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Pejabat Dinas Luar Negeri diberi status "Pejabat Fungsional" dan disebut "Pejabat&lt;br /&gt;Fungsional Diplomat" sebagai pengakuan atas pengetahuan dan kemampuan khusus yang&lt;br /&gt;mereka miliki di bidang diplomasi. Diplomasi sebagai cabang profesi mempunyai sifat&lt;br /&gt;khusus yang memerlukan pengetahuan dan pengalaman khusus pula, terutama yang&lt;br /&gt;menyangkut hubungan luar negeri.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Jika diperlukan, maka Pejabat Fungsional Diplomat dapat memegang jabatan struktural,&lt;br /&gt;baik di Pusat maupun di Perwakilan Republik Indonesia, tanpa menanggalkan status dan&lt;br /&gt;hak-haknya sebagai Pejabat Fungsional Diplomat.&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 33&lt;br /&gt;Sesuai ketentuan Kongres Wina, 1815, Kongres Aken, 1818, Konvensi Wina mengenai Hubungan&lt;br /&gt;Diplomatik, 1961, dan praktek internasional, jenjang kepangkatan dan gelar diplomatik tersebut&lt;br /&gt;adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1.  Duta Besar;&lt;br /&gt;2. Minister;&lt;br /&gt;3.  Minister Counsellor;&lt;br /&gt;4. Counsellor;&lt;br /&gt;5.  Sekretaris Pertama;&lt;br /&gt;6.  Sekretaris Kedua;&lt;br /&gt;7.  Sekretaris Ketiga;&lt;br /&gt;8.  Atase. Jenjang kepangkatan dan gelar diplomatik, termasuk penggunaan gelar Duta Besar&lt;br /&gt;diatur dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 34&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 35&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 36&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Surat Kepercayaan (credentials) untuk menghadiri peristiwa tertentu di luar negeri seperti&lt;br /&gt;upacara-upacara kenegaraan, pelantikan Kepala Negara, upacara pemakaman, dan lain-lain&lt;br /&gt;ditandatangani oleh Presiden.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Ketentuan ayat ini sesuai dengan praktek internasional dimana Surat Kepercayaan&lt;br /&gt;ditandatangani oleh Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 37&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Surat Tauliah, yang dalam bahasa asing disebut letter of commission, adalah surat yang&lt;br /&gt;menetapkan gelar dan wilayah kerja seorang konsul, yang dikeluarkan oleh pemerintah&lt;br /&gt;negara yang mengangkatnya dan disampaikan kepada pemerintah negara tempat konsul itu&lt;br /&gt;bertugas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 38&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 39&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 40&lt;br /&gt;Cukup jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3882&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-2895087801922089044?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/2895087801922089044/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/undang-undang-no-37-th-1999-tentang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/2895087801922089044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/2895087801922089044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/04/undang-undang-no-37-th-1999-tentang.html' title='MATERI PKn KELAS IX &quot;UU NO 37 TH 1999 TENTANG HUBUNGAN LUAR NEGERI&quot;'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-4715598707703901342</id><published>2011-03-30T21:24:00.002+07:00</published><updated>2011-03-30T21:28:55.973+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ADA-ADA SAJA'/><title type='text'>Fungsi PayuDara</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="awal"&gt;&lt;img src="https://lh5.googleusercontent.com/_1j80TgNqd_8/TZMAQo4X74I/AAAAAAAACMQ/dGT_6BixPKA/payudara13.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;Setelah melihat gambar dibawah ini, anda akan mempunyai pendapat lain tentang kegunaan payudara bagi wanita. Ternyata wanita yang kreatif dapat menggunakan payudaranya untuk berbagai keperluan.&lt;br /&gt;Cuma saja saat anda memperhatikan gambar yang ditampilkan jangan berprasangka yang bukan bukan. Anggap saja ini sekedar iseng untuk refresing dari kejenuhan anda dalam ngotak ngatik Template pada blog yang memang tidak akan pernah berujung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simak yah..gambar-gambarnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102); font-weight: bold;"&gt;Sebagai Pengganti meja waktu membaca buku atau majalah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="https://lh6.googleusercontent.com/_1j80TgNqd_8/TZL_XeouNtI/AAAAAAAACMI/k3mh19n5YCQ/payudara%203.jpg" float="center" width="350px" height="400px" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sebagai tempat yang empuk menina bobokan hewan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="https://lh4.googleusercontent.com/_1j80TgNqd_8/TZL_W86aVnI/AAAAAAAACME/12SUzkkKCPc/payudara%202.jpg" float="center" width="350px" height="350px" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Sebagai tempat menyimpan minuman ringan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="https://lh4.googleusercontent.com/_1j80TgNqd_8/TZL_V2x-pMI/AAAAAAAACMA/WtUvUDxy0qI/payudara%201.jpg" float="center" width="350px" height="350px" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Sebagai tempat menggantungkan barang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="https://lh3.googleusercontent.com/_1j80TgNqd_8/TZL_VtiGxHI/AAAAAAAACL8/z3SYs04m470/payudara12.jpg" float="center" width="350px" height="350px" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sebagai tempat menyimpan minuman dalam gelas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="https://lh5.googleusercontent.com/_1j80TgNqd_8/TZL_UHV-q6I/AAAAAAAACL4/JiYR6iur0Vc/payudara10.JPG" float="center" width="350px" height="350px" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sebagai tempat memelihara ikan hias&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="https://lh4.googleusercontent.com/_1j80TgNqd_8/TZL_UFktAEI/AAAAAAAACL0/hm5Y5SlhcYg/payudara11.jpg" float="center" width="350px" height="350px" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Sebagai tempat menyimpan botol minuman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="https://lh5.googleusercontent.com/_1j80TgNqd_8/TZL_S97_gGI/AAAAAAAACLw/DbCxFUWnqEE/payudara8.JPG" float="center" width="350px" height="350px" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sebagai tempat menyimpan es krim&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="https://lh6.googleusercontent.com/_1j80TgNqd_8/TZL_SuhB5jI/AAAAAAAACLs/JuWaZfWByC4/payudara9.JPG" float="center" width="350px" height="350px" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sebagai alat untuk memainkanbola&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="https://lh3.googleusercontent.com/_1j80TgNqd_8/TZL_Rs7iE1I/AAAAAAAACLo/76vxoNzgnvI/payudara6.jpg" float="center" width="350px" height="350px" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Untuk menakut-nakuti hewan liar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="https://lh3.googleusercontent.com/_1j80TgNqd_8/TZL_PiIyfyI/AAAAAAAACLk/y-EK22BaCK8/payudara5.jpg" float="center" width="350px" height="350px" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Dapat menghindari babak belur jika tabrakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="https://lh5.googleusercontent.com/_1j80TgNqd_8/TZL_OLX2VVI/AAAAAAAACLg/I3hTCIGEV6A/payudara%204.jpg" width="350px" height="350px" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;hr width="100%" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Betul atau tidaknya fungsi payudara diatas, silahkan anda berkomentar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://epg-studio.blogspot.com/2011/03/kegunaan-payudara.html"&gt;&lt;br /&gt;TUTORIAL BLOGGER&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-4715598707703901342?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/4715598707703901342/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/03/fungsi-payudara.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/4715598707703901342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/4715598707703901342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/03/fungsi-payudara.html' title='Fungsi PayuDara'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh5.googleusercontent.com/_1j80TgNqd_8/TZMAQo4X74I/AAAAAAAACMQ/dGT_6BixPKA/s72-c/payudara13.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-6759342378063561837</id><published>2011-03-28T09:38:00.004+07:00</published><updated>2011-04-02T09:40:22.365+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOFTWARE'/><title type='text'>DOWNLOAD FIREFOX 4</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-mdo-8mNCz08/TY_1LRvpSBI/AAAAAAAAAT0/TNMJTbgd6sk/s1600/firefox.png"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 177px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-mdo-8mNCz08/TY_1LRvpSBI/AAAAAAAAAT0/TNMJTbgd6sk/s320/firefox.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5588955236680681490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah memakan waktu berbulan-bulan untuk pengembangan, hampir dari 10 versi beta dan sebuah release candidate (RC), Firefox 4 akhirnya diluncurkan juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CALIFORNIA - Setelah memakan waktu berbulan-bulan untuk pengembangan, hampir dari 10 versi beta dan sebuah release candidate (RC), Firefox 4 akhirnya diluncurkan juga.&lt;br /&gt;Browser ini adalah sebuah rilisan yang ambisius dari Mozilla, Firefox 4 ditawarkan tidak hanya lebih cepat dari yang sebelumnya, tapi juga lebih 'ramping'. Demikian seperti yang dikutip dari Mashable, Rabu (23/3/2011).&lt;br /&gt;Firefox 4 memasuki pasar browser di saat yang tepat. Tidak hanya karena Microsoft kembali dengan IE 9, tapi juga karena browser Google Chrome popularitasnya terus bertambah.&lt;br /&gt;Fitur-fitur seperti tab pada lamannnya, ekstensi dan add-on yang dulu membedakan Firefox dengan browser lainnya, kini sudah menjadi standar untuk semua browser dan platform.&lt;br /&gt;Versi beta pertama Firefox 4 diluncurkan pada 6 Juli 2010, sementara release candidate (RC) Firefox 4 diluncurkan pada 18 Maret 2011.&lt;br /&gt;Klik &lt;a target=" _blank" href="http://www.filehippo.com/download_firefox/"&gt;ke sini &lt;/a&gt;untuk mengunduh browser tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a target=" _blank" href="http://news.id.msn.com/okezone/sci-tech/article.aspx?cp-documentid=4732330"&gt;news.id.msn.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-6759342378063561837?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/6759342378063561837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/03/download-firefox-4.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/6759342378063561837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/6759342378063561837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/03/download-firefox-4.html' title='DOWNLOAD FIREFOX 4'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-mdo-8mNCz08/TY_1LRvpSBI/AAAAAAAAAT0/TNMJTbgd6sk/s72-c/firefox.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-1220956198099926825</id><published>2011-03-27T23:11:00.003+07:00</published><updated>2011-03-27T23:46:27.168+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFORMASI ARTIKEL'/><title type='text'>MULAI 2011 PNS BOLEH SEDIKIT TERSENYUM</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="awal"&gt;&lt;img src="https://lh6.googleusercontent.com/_1j80TgNqd_8/TY7sWEeTI0I/AAAAAAAACD0/Mwcrb_IPDeE/gaji%202.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bulan April 2011 mendatang, seluruh PNS di negeri ini akan tersenyum lebar karena pada bulan tersebut mereka akan menerima pembayaran gaji yang telah dinaikan pemerintah sebesar 10% dari gaji pokok masing-masing. Kenaikan gaji tersebut mulai berlaku dari Bulan Januari, berarti selain menerima kenaikan pada bulan April, juga menerima pembayaran kekurangan selama 3 bulan dalam bentuk rapel.&lt;br /&gt;Selain gaji pokok tersebut,PNS juga akan menerima sejumlah tunjangan seperti tunjangan fungsional, tunjangan jabatan, bahkan tunjangan kinerja yang nilainya melebihi gaji pokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Rincian kenaikan gaji PNS 2011 berdasarkan golongan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Pegawai Golongan I a dengan masa kerja 0 tahun Rp1.175.000&lt;br /&gt;Pegawai Golongan I a dengan masa kerja 10 tahun Rp1.346.800&lt;br /&gt;Pegawai Golongan I a dengan masa kerja 26 tahun Rp1.675.200&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pegawai Golongan II a dengan masa kerja 0 tahun Rp1.505.400&lt;br /&gt;Pegawai Golongan II a dengan masa kerja 11 tahun Rp1.749.600&lt;br /&gt;Pegawai Golongan II a dengan masa kerja 21 tahun Rp2.004.900&lt;br /&gt;Pegawai Golongan II a dengan masa kerja 33 tahun Rp2.361.400&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pegawai Golongan III a dengan masa kerja 0 tahun Rp1.902.300&lt;br /&gt;Pegawai Golongan III a dengan masa kerja 10 tahun Rp2.180.300&lt;br /&gt;Pegawai Golongan III a dengan masa kerja 20 tahun Rp2.499.000&lt;br /&gt;Pegawai Golongan III a dengan masa kerja 32 tahun Rp2.943.400&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pegawai Golongan IV a dengan masa kerja 0 tahun Rp2.245.200&lt;br /&gt;Pegawai Golongan IV a dengan masa kerja 10 tahun Rp2.537.300&lt;br /&gt;Pegawai Golongan IV a dengan masa kerja 20 tahun Rp2.949.400&lt;br /&gt;Pegawai Golongan IV a dengan masa kerja 32 tahun Rp3.473.900&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, untuk pejabat eselon I, yaitu golongan IV d dan golongan IV e adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Golongan IV d masa kerja 0 tahun Rp2.542.300&lt;br /&gt;Golongan IV d masa kerja 10 tahun Rp2.913.900&lt;br /&gt;Golongan IV d masa kerja 20 tahun Rp3.339.700&lt;br /&gt;Golongan IV d masa kerja 32 tahun Rp3.933.600&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Golongan IV e masa kerja 0 tahun Rp2.649.900&lt;br /&gt;Golongan IV e masa kerja 10 tahun Rp3.037.100&lt;br /&gt;Golongan IV e masa kerja 20 tahun Rp3.481.00&lt;br /&gt;Golongan IV e masa kerja 32 tahun Rp4.100.000&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar rician kenaikan gaji diatas dikutip dari: &lt;a href="http://forum.vivanews.com/showthread.php?t=90891"&gt;http://forum.vivanews.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="awal"&gt;&lt;img src="https://lh3.googleusercontent.com/_1j80TgNqd_8/TY7sWE_QWKI/AAAAAAAACD4/qGYaIauO9A0/gaji.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;Kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Republik tercinta ini, selamat menikmati kenaikan gaji tersebut dan mudah-mudahan dapat meningkatkan kinerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://epg-studio.blogspot.com/2011/03/kenaikan-gaji-pns-tahun-2011.html"&gt;&lt;br /&gt;TUTORIAL BLOGGER&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-1220956198099926825?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/1220956198099926825/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/03/mulai-2011-pns-boleh-sedikit-tersenyum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/1220956198099926825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/1220956198099926825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/03/mulai-2011-pns-boleh-sedikit-tersenyum.html' title='MULAI 2011 PNS BOLEH SEDIKIT TERSENYUM'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh6.googleusercontent.com/_1j80TgNqd_8/TY7sWEeTI0I/AAAAAAAACD0/Mwcrb_IPDeE/s72-c/gaji%202.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-609964838567931952</id><published>2011-03-23T01:24:00.004+07:00</published><updated>2011-03-23T09:41:18.346+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MODIFIKASI BLOG'/><title type='text'>EFEK MARQUEE</title><content type='html'>&lt;p style="border: 1px inset rgb(108, 122, 125); padding-right: 30px; padding-left: 30px; margin-left: 20px; margin-right: 30px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;marquee onmouseover="this.stop()" onmouseout="this.start()" scrollamount="2" direction="up" align="center" width="130%" height="100"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank" href="http://www.blogger.com/ALAMAT%20SITUS"&gt;EFEK MARQUEE&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank" href="http://www.blogger.com/ALAMAT%20SITUS"&gt;EFEK MARQUEE&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank" href="http://www.blogger.com/ALAMAT%20SITUS"&gt;EFEK MARQUEE&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank" href="http://www.blogger.com/ALAMAT%20SITUS"&gt;EFEK MARQUEE&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/marquee&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penggunaan efek marquee ini bisa ditempatkan pada postingan atau pada sidebar. Kali ini saya khususkan penempatan efek marquee ini pada sidebar. Langsung saja ikuti langkah-langkah berikut ini:&lt;br /&gt;1. Silahkan login ke Blogger dengan ID dan Pssword sobat.&lt;br /&gt;2. Klik Rancangan/leyout.&lt;br /&gt;3. Klik tambah Gadget&lt;br /&gt;4. Klik HTML/javascrip&lt;br /&gt;5. Silahkan copy salah satu kode dibawah ini kemudian pastekan pada Gadget baru anda.&lt;br /&gt;6. Setelah selesai jangan lupa klik simpan.&lt;br /&gt;7. ada rancangan sekali lagi klik simpan&lt;br /&gt;8. Klik lihat blog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.BERHENTI BILA KURSOR DIATASNYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.DARI BAWAH KE ATAS&lt;br /&gt;&lt;textarea cols="40" name=" textarea"&gt;&lt;marquee onmouseover="this.stop()" onmouseout="this.start()" scrollamount="2" direction="up" width="130%" height="100" align="center"&gt;&lt;a target="_blank" href="Ganti alamat situs yang dituju"&gt;ganti nama yang diinginkan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank" href="Ganti alamat situs yang dituju"&gt;ganti nama yang diinginkan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/marquee&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. DARI KANAN KE KIRI&lt;br /&gt;&lt;textarea cols="40" name=" textarea"&gt;&lt;div style="font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;marquee onmouseover="this.stop()" onmouseout="this.start()" align="center" scrollamount="2" direction="left" width="150%" height="30" bgcolor="transparent7cfc00"&gt;&lt;a target="_blank" href="ganti alamat yang dituju"&gt;  ganti nama yang diinginkan&lt;/a&gt;&lt;a&gt;...... &lt;/a&gt;&lt;a target="_blank" href="ganti alamat yang dituju"&gt;ganti nama yang diinginkan&lt;/a&gt;&lt;a&gt;...... &lt;/a&gt;&lt;/marquee&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target=" _blank" href="http://yuswadawa.blogspot.com/2011/03/efek-marquee.html"&gt;DEMO&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. DARI KANAN KE KIRI&lt;br /&gt;&lt;textarea cols="40" name=" textarea"&gt;&lt;div style="font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;marquee black="" scrollamount="4" direction="left" width="200%" bgcolor="transparent7cfc00"&gt;ganti teks yang diinginkan &lt;/marquee&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. DARI KIRI KE KANAN&lt;br /&gt;&lt;textarea cols="40" name=" textarea"&gt;&lt;div style="font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span&gt;&lt;marquee black="" scrollamount="4" direction="right" width="200%" bgcolor="transparent7cfc00"&gt;ganti teks yang diinginkan &lt;/marquee&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target=" _blank" href="http://yuswadawa.blogspot.com/2011/03/efek-marquee.html"&gt;DEMO&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-609964838567931952?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/609964838567931952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/03/efek-marquee.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/609964838567931952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/609964838567931952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/03/efek-marquee.html' title='EFEK MARQUEE'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-4983442882239700688</id><published>2011-03-15T10:14:00.002+07:00</published><updated>2011-03-15T10:24:30.620+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFORMASI ARTIKEL'/><title type='text'>GAYA MALAYSIA MENANGGAPI BENCANA TSUNAMI JEPANG</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="awal"&gt;&lt;img src="https://lh4.googleusercontent.com/_1j80TgNqd_8/TX3dYGXa_fI/AAAAAAAAB7Y/QvYTeg38b7Y/1.jpg" /&gt;&lt;/span&gt; Ditengah keprihatinan masyarakat dunia akan peristiwa gempa dan Tsunami yang melanda Jepang, kartunis Malaysia (Mohamad Zohri Sukimi) dari " Berita Harian Malaysia " membuat karikatur yang menunjukkan Pahlawan Super Ultraman melarikan diri dari kejaran tsunami. Karikatur tersebut dimuat  Berita Harian, surat kabar berbahasa Melayu, pada Minggu (13/3/2011).&lt;br /&gt;Akibat dimuatnya karikatur tesebut dikeluhkan oleh para pembacanya sebagai tidak sensitif terhadap tragedi yang menewaskan ribuan orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="https://lh3.googleusercontent.com/_1j80TgNqd_8/TX3dY6PizAI/AAAAAAAAB7U/p0AmevdhynQ/kartun.jpg" width="95%" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koran Berita Harian, Malaysia memuat permintaan maaf pada Senin (14/3/2011) sepanjang enam paragraf yang dicetak di halaman depan koran terbitan Senin. "Kami tidak bermaksud untuk bercanda atau menunjukkan ketidaksensitifan kami terhadap bencana pada Jumat lalu," kata surat kabar tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami merasa sedih atas warga Jepang yang telah kehilangan anggota keluarga dan barang berharga. Ilustrator kami juga ingin meminta maaf atas karikatur yang telah menciptakan kontroversi. Kami sangat bersimpati dengan tragedi itu dan sekali lagi ini meminta maaf atas keluhan akibat dari publikasi karikatur tersebut," menurut pernyataan koran itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat kabar tersebut mengatakan mereka telah menerima telepon dan keluhan melalui jejaring sosial atas kartun itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memalukan," tulis seorang pembaca bernama Mohammed Azreen dalam kolom komentar di laman Facebook milik Berita Harian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pecat kartunis. Mengapa Anda bisa mempermaikan hal seperti itu," lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kartun itu dinilai sama sekali tidak sensitif terhadap warga Jepang," tulis Khairy Jamaluddin dari partai berkuasa Pertubuhan Kebangsaan Melayu Bersatu (UMNO) dalam akun Twitter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak oposisi telah memulai petisi daring (dalam jaringan) untuk memprotes kartun tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Asli : &lt;a href="http://internasional.kompas.com/" target="_blank"&gt;Kompas.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://jualinternet.com/wp-content/uploads/2011/03/tsunami-jepang-2011.jpg" width="95%&amp;quot;/" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://www.metrotainment.net/wp-content/uploads/2011/03/Gempa-Dan-Tsunami-Jepang-2011.jpg" width="95%&amp;quot;/" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="https://lh3.googleusercontent.com/-iCfG2TA7cdM/TXsh5tBVIsI/AAAAAAAAAew/MKXWVHs6PkM/s1600/tsunami_jepang-20110312-009-rita.jpg" width="95%&amp;quot;/" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://www.bankmoel.com/wp-content/uploads/2011/03/Tsunami-Jepang-7.jpg" width="95%&amp;quot;/" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="https://lh5.googleusercontent.com/-LcjnittMQ8Q/TXyN_EUcUPI/AAAAAAAABgg/8YRYP6mtXTg/s640/foto+tsunami+jepang+11+maret+2011.jpg" width="95%&amp;quot;/" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://www.beritazone.com/wp-content/uploads/2011/03/Tsunami-dan-Gempa-88-SR-Serang-Jepang.jpg" width="95%&amp;quot;/" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe title="YouTube video player" src="http://www.youtube.com/embed/sP2tzal8b3k" allowfullscreen="" frameborder="0" height="290" width="380"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe title="YouTube video player" src="http://www.youtube.com/embed/F1Rcjl3ArcE" allowfullscreen="" frameborder="0" height="290" width="380"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe title="YouTube video player" src="http://www.youtube.com/embed/agcZKYzxh7Q" allowfullscreen="" frameborder="0" height="290" width="380"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://epg-studio.blogspot.com/2011/03/kartun-tsunami-jepang-ala-malaysia.html"&gt;&lt;br /&gt;TUTORIAL BLOGGER&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-4983442882239700688?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/4983442882239700688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/03/gaya-malaysia-menanggapi-bencana.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/4983442882239700688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/4983442882239700688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/03/gaya-malaysia-menanggapi-bencana.html' title='GAYA MALAYSIA MENANGGAPI BENCANA TSUNAMI JEPANG'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh4.googleusercontent.com/_1j80TgNqd_8/TX3dYGXa_fI/AAAAAAAAB7Y/QvYTeg38b7Y/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-8386183641106918039</id><published>2011-03-08T23:02:00.007+07:00</published><updated>2011-03-29T09:51:08.300+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MODIFIKASI BLOG'/><title type='text'>Menempatkan Tombol Facebook Share di Blog</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Melanjutkan postingan sebelumya &lt;a target=" _blank" href="http://www.blogger.com/%20http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/02/fungsi-tombol-share-facebook.html"&gt;fungsi tombol share facebook&lt;/a&gt; dan menanggapi permintaan  pengunjung, maka kali ini saya postingkan cara memasang tombol share facebook di halaman postingan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Langsung saja tidak perlu banyak &lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/artists/mini/connie_mini_boywinky.gif" /&gt;&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/artists/mini/connie_mini_boywinky.gif" /&gt;&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/artists/mini/connie_mini_boywinky.gif" /&gt; &lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/artists/mini/connie_mini_girlwinky.gif" /&gt; , ikuti langkah-langkah berikut :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1. silahkan login/masuk ke acount blog anda (tentu &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.7in;"&gt;dengan e-mail dan pasword anda)&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;2. setelah masuk dasbor silahkan klik &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.7in;"&gt;rancangan/layout.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;3. berikutnya klik &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 0);font-size:100%;" &gt;edit HTML&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;4. beri tanda centang pada kotak  &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;input type="checkbox"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Expand Template &lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.7in;"&gt;Widget&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;5. cari kode ini &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&amp;lt;b:if cond='data:post.dateHeader'&amp;gt;&lt;/span&gt; (untuk lebih&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.7in;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;mudah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;dalam pencarian kode  tersebut tekan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.7in;"&gt;ctrl f, kemudian copy kode yang berwarna&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.7in;"&gt;merah dan pastekan pada kotak find&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.7in;"&gt;(letaknya di pojok kiri bawah)&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;6. copy dan paste kode di bawah ini tepat dibawah kode&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.7in;"&gt;nomer 5.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; color: rgb(51, 204, 255);font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&amp;lt;b:if cond='data:post.url'&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%; color: rgb(51, 204, 255);font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&amp;lt;a expr:href='"http://www.facebook.com/share.php?u=" + data:post.url'&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%; color: rgb(51, 204, 255);font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&amp;lt;img alt='www.tips-fb.com' border='0' src='http://i844.photobucket.com/albums/ab5/Yuswanjang/facebok.png'/&amp;gt; &amp;lt; /a&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);font-size:100%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);font-size:100%;" &gt;&amp;lt;/b:if&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Selamat mencoba......semoga berhasil.&lt;br /&gt;Jangan lupa komentarnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val=""&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:lsdexception&gt; &lt;/w:lsdexception&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:lsdexception&gt;&lt;/w:latentstyles&gt;&lt;/xml&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-8386183641106918039?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/8386183641106918039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/03/menempatkan-tombol-facebook-share-di.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/8386183641106918039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/8386183641106918039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/03/menempatkan-tombol-facebook-share-di.html' title='Menempatkan Tombol Facebook Share di Blog'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-6933791353336473299</id><published>2011-02-24T08:36:00.010+07:00</published><updated>2011-03-02T20:43:29.645+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SERBA-SERBI ISLAM'/><title type='text'>Download ayat-ayat Al-Qur'an dan Al-Qur'An On Line</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-zw-WgJwE0aY/TWW7ZIvBgMI/AAAAAAAAARo/ddjHz88o5bM/s1600/al%2BQur%2527an.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 121px; height: 97px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-zw-WgJwE0aY/TWW7ZIvBgMI/AAAAAAAAARo/ddjHz88o5bM/s320/al%2BQur%2527an.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5577069754084065474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mendengarkan Lantunan Ayat-Ayat Al-Qur'an sambil ngeblog? mengapa tidak..., sambil kita menuangkan gagasan-gasan dalam blog untuk dibagikan kepada yang lain, kita bisa menambah keimanan dan ketaqwaan serta membersihkan hati dengan mendengarkan ayat-ayat Al-Qur'an secara On Line. Untuk mendapatkan scripnya silahkan kunjungi langsung ke  :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://tvquran.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i844.photobucket.com/albums/ab5/Yuswanjang/tvquran.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Atau silahkan copy scrip dibawahini dan pastekan ke blog anda, tempatkan sesuai keinginan anda, bisa di sidebar bisa di  halaman postingan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;center&amp;gt;&amp;lt;iframe align="center" id="IW_frame_1438"&lt;br /&gt;src="http://www.tvquran.com/add/index.htm" frameborder="0" allowtransparency="1"&lt;br /&gt;scrolling="no" width="&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;265&lt;/span&gt;" height="&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;334&lt;/span&gt;"&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/center&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;Ket: angka berwarna merah bisa disesuaikan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Tampilan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe id="IW_frame_1438" src="http://www.tvquran.com/add/index.htm" allowtransparency="1" align="center" frameborder="0" height="334" scrolling="no" width="302"&gt;&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;br /&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang menginginkan Ayat-ayat Al-Qur'an dalam format MP3 yang bisa disimpan dalam Ponsel atau flesdisk dan bisa didengarkan sestiap saat diinginkan silahkan  unduh (download ) filenya di bawah ini,  namun sebelumnya anda harus mengekstrak terlebih dahulu sebab file unduhnya disediakan dalam bentuk rar.&lt;br /&gt;Sementara baru disedikan beberapa file, namun secara bertahap akan ditambah sampai 114 surat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Unduh file :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/4dVmDlIV/001_Al_fatehah.html" target="_blank"&gt;001. Al fatehah.rar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/jPbMRHit/002_Al_Baqoroh.html" target="_blank"&gt;002. Al Baqoroh.rar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/2RIXS5yt/003Ali_Imron.html" target="_blank"&gt;003.Ali Imron.rar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/9SSBb0V4/036Yasiin.html" target="_blank"&gt;036.Yasiin.rar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/e3uxMY-H/108Al_Kautsar.html" target="_blank"&gt;108.Al Kautsar.rar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/CNh8y_xU/111Al_Lahab.html" target="_blank"&gt;111.Al Lahab.rar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/QGfyf_UP/112Al_Iklas.html" target="_blank"&gt;112.Al Iklas.rar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/4EKLPwII/113Al_Falaq.html" target="_blank"&gt;113.Al Falaq.rar&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/Z92PvBJT/114An_Naas.html" target="_blank"&gt;114.An Naas.rar&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-6933791353336473299?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/6933791353336473299/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/02/download-ayat-ayat-al-quran-dan-al.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/6933791353336473299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/6933791353336473299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/02/download-ayat-ayat-al-quran-dan-al.html' title='Download ayat-ayat Al-Qur&apos;an dan Al-Qur&apos;An On Line'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-zw-WgJwE0aY/TWW7ZIvBgMI/AAAAAAAAARo/ddjHz88o5bM/s72-c/al%2BQur%2527an.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-3537630442016208587</id><published>2011-02-22T22:57:00.022+07:00</published><updated>2011-02-23T10:25:52.295+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFORMASI ARTIKEL'/><title type='text'>Kembang Wijayakusuma</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Kembang ini termasuk langka, karena hanya satu atau dua kali dalam setahun kembang ini berbunga dan itupun mekarnya bunga hanya dalam satu malam. &lt;span&gt;Kembang ini&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;termasuk jenis kaktus &lt;span&gt; &lt;/span&gt;yang mempunyai nama Latin &lt;em&gt;(Epiphyllum anguliger)&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;em&gt; Daerah persebaran : &lt;/em&gt;&lt;span&gt;kepulauan Seribu, Karimunjawa, pulau Puteran Madura, Bali, Ambon karo nang pulau Karang Bandung pedhek pulau Nusakambanga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam Maulud Nabi yaitu tanggal 11 malam 12 Maulud 1432 H atau 14 malam 15 Pebruari 2011 saya berkempatan menyaksikan mekarnya kembang wijayakusama, dan ini merupakan kesempatan langka sebab tidak semua orang bisa menyaksikan mekarnya kembang ini sebab kembang ini mekarnya singkat sekali dan bertepatan pada saat orang sedang terlelap tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuncup kembang ini mulai ada tanda-tanda akan mekar diawali sekitar jam 4 sore, antara jam 8-9 malam kuncup mekar seperti corong, anatara jam 9-11 malam kelopak bunga mulai mekar, antara jam 11-1 malam kelopak bunga mekar penuh dan antara jam 1 sampai 4 kelopak bunga mulai menutup dan menjelang subuh menutup penuh, pagi harinya kembangn ini sudah layu dan tidak berbau sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa mitos di masyarakat berkaitan dengan kembang wijayakusuma ini, bahkan dalam cerita pewayangan kembang wijayakusuma menjadi senjata Kresno. Konon dalam cerita pewayangan kembang wijayakusuma bisa digunakan oleh Kresno untuk menyembuhkan orang sakit dan bahkan bisa menghidupkan orang mati yang belum saaatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mitos kembang wijayakusuma.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peristiwa terjadinya kembang Wijayakusuma pada jaman Prabu Aji Pramosa  dari Kediri itu setelah bertahun-tahun menimbulkan kepercayaan bagi  raja-raja di Surakarta dan Yogyakarta. Menurut cerita, setiap ada  penobatan raja baik Susuhunan di Surakarta maupun Kesultanan di  Yogyakarta mengirim utusan 40 orang ke Nusakambangan untuk memetik  kembang Wijayakusuma. Sebelum melakukan tugas pemetikan, para utusan itu  melakukan ziarah ke makam-makam tokoh leluhur di sekitar Nusakambangan  seperti pasarehan Adipati Banjaransari di Karangsuci, Adipati Wiling di  Donan, Adipati Purbasari di Dhaunlumbung, Kyai Singalodra di Kebon Baru  dan Panembahan Tlecer di Nusakambangan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Babad Tanah Jawi, Adipati Anom, Sunan Amangkurat II pernah  mengirim utusan untuk memetik kembang Wijayakusuma, yaitu setelah ia  rnenobatkan dirinya sebagai raja Mataram menggantikan ayahandanya.  Menurut seorang sejarawan Belanda H.J. de Graaf, peristiwa jumenengan  tersebut dilaksanakan di Ajibarang pada tanggal 7 Juli 1677 dalam  perjalanannya ke Batavia saat dikejar Trunojoyo. Menurut keterangan,  cara memetik bunga Wijayakusuma tidak dengan tangan tetapi dengan cara  gaib melalui samadi. Sebelumnya para utusan raja melakukan upacara  “melabuh" (sedekah laut) di tengah laut dekat pulau Karang Bandung.  Sebelum dipetik, pohon itu dibalut terlebih dahulu dengan cinde sampai  ke atas. Dengan berpakaian serba putih utusan itu bersamadi di bawahnya,  jika memang samadinya terkabul, kembang Wijayakusuma akan mekar dan  mengeluarkan bau harum. Kemudian bunga itu jatuh dengan sendirinya ke  dalam kendaga yang sudah dipersiapkan. Selanjutnya kembang tersebut  dibawa para utusan ke Kraton untuk dihaturkan ke Sri Susuhunan / Sri  Sultan. Penyerahan itu pun dilakukan dengan upacara tertentu, konon  kembang itu dibuat sebagai rujak dan disantap raja yang hendak  dinobatkan, dengan demikian raja dianggap syah dan dapat mewariskan  tahta kerajaan kepada anak cucu serta keturunannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah gambar proses mekarnya kembang wijayakusuma yang sempat saya rekam mulai jam 4 sore sampai jam 2 malam, sementara proses menutupnya tidak saya abadikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-_JkB63AzudA/TWRQ9OOjevI/AAAAAAAAARY/5dTyyK006XY/s1600/kuncup%2Bwijayakusuma1.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 235px; height: 176px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-_JkB63AzudA/TWRQ9OOjevI/AAAAAAAAARY/5dTyyK006XY/s320/kuncup%2Bwijayakusuma1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576671251312900850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Y5BFFn0x_F0/TWRP5oJDClI/AAAAAAAAARI/LG2wLnKCxBU/s1600/kuncup%2Bwijayakusuma2.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 235px; height: 176px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Y5BFFn0x_F0/TWRP5oJDClI/AAAAAAAAARI/LG2wLnKCxBU/s320/kuncup%2Bwijayakusuma2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576670090038020690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-7G5mxU3YcYE/TWRRN7PyqYI/AAAAAAAAARg/mvfcpAsrdvw/s1600/kuncup%2Bwijayakusuma3.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 235px; height: 176px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-7G5mxU3YcYE/TWRRN7PyqYI/AAAAAAAAARg/mvfcpAsrdvw/s320/kuncup%2Bwijayakusuma3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576671538275592578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-E6x0Garp_m4/TWRPIjp5ORI/AAAAAAAAAQo/biMmRlvFFw8/s1600/wijayakusuma%2Bmekar1.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 235px; height: 176px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-E6x0Garp_m4/TWRPIjp5ORI/AAAAAAAAAQo/biMmRlvFFw8/s320/wijayakusuma%2Bmekar1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576669247020022034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-kbKzRM6jgy4/TWRPBHVUmmI/AAAAAAAAAQg/OLT0LDTol30/s1600/wijayakusuma%2Bmekar2.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 235px; height: 176px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-kbKzRM6jgy4/TWRPBHVUmmI/AAAAAAAAAQg/OLT0LDTol30/s320/wijayakusuma%2Bmekar2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576669119158458978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-f4YidrvbF4U/TWRO4AXlKMI/AAAAAAAAAQY/p3tMMx7gjGo/s1600/wijayakusuma%2Bmekar3.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 235px; height: 176px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-f4YidrvbF4U/TWRO4AXlKMI/AAAAAAAAAQY/p3tMMx7gjGo/s320/wijayakusuma%2Bmekar3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576668962670061762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-AQS4ZYDYHvI/TWROxgugp-I/AAAAAAAAAQQ/k7EqRIEBI_E/s1600/wijayakusuma%2Bmekar4.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 235px; height: 176px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-AQS4ZYDYHvI/TWROxgugp-I/AAAAAAAAAQQ/k7EqRIEBI_E/s320/wijayakusuma%2Bmekar4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576668851097085922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-UbOl5O5E290/TWROjoua-cI/AAAAAAAAAQI/-htSs-G1-rw/s1600/wijayakusuma%2Bmekar5.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 235px; height: 176px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-UbOl5O5E290/TWROjoua-cI/AAAAAAAAAQI/-htSs-G1-rw/s320/wijayakusuma%2Bmekar5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576668612726028738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-380sBun14sA/TWROaL2bJbI/AAAAAAAAAQA/SfCl4iK9XOk/s1600/wijayakusuma%2Bmekar6.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 235px; height: 176px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-380sBun14sA/TWROaL2bJbI/AAAAAAAAAQA/SfCl4iK9XOk/s320/wijayakusuma%2Bmekar6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576668450356143538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-SVpHefr-9eU/TWRNxyH4egI/AAAAAAAAAPY/DvJeXL5d1xk/s1600/wijayakusuma%2Bmekar11.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 235px; height: 176px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-SVpHefr-9eU/TWRNxyH4egI/AAAAAAAAAPY/DvJeXL5d1xk/s320/wijayakusuma%2Bmekar11.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576667756255279618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-6Z5XsUO_mGQ/TWPdbLIXY7I/AAAAAAAAAPA/22x9GyRM12E/s1600/wijayakusuma%2Bmekar12.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-3537630442016208587?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/3537630442016208587/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/02/kembang-wijayakusuma.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/3537630442016208587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/3537630442016208587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/02/kembang-wijayakusuma.html' title='Kembang Wijayakusuma'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-_JkB63AzudA/TWRQ9OOjevI/AAAAAAAAARY/5dTyyK006XY/s72-c/kuncup%2Bwijayakusuma1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-7128544152319718275</id><published>2011-02-22T08:59:00.004+07:00</published><updated>2011-02-22T21:57:24.995+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MODIFIKASI BLOG'/><title type='text'>Pengelolaan / Edit Blog</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;Menanggapi permintaan dan pertanyaan pengunjung blog "Bagaimana agar blog kita yang meng-edit hanya kita saja", sehingga saya tuliskan postingan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau saya bukan pakar atau ahli blog, saya coba untuk memberikan tangapan agar tidak mengecewakan pengunjung.&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/personal/music.gif" /&gt;&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/personal/music.gif" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepegetahuan saya, ketika kita mendaftar sebuah acount(dimana saja) baik itu facebook, blog atau apa saja kita diminta PASWORD /KATA KUNCI, ini adalah sebagai pengaman agar acount kita hannya kita saja yang bisa mengelola. Jika suatu saat acount kita ada perubahan sementara kita tidak merasa melakukan pengeditan, hal ini bisa terjadi dimungkinkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pasword/kata kunci kita diketahui orang lain.&lt;br /&gt;2. Kita lupa sigh out/log out/keluar setelah kita sign in/log in/masuk pada acount kita, terlebih bila sign in/log in/masuk ke acount kita dengan menggunakan komputer yang peruntukannya untuk umum, warnet misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya tips sederhana yang bisa dilakukan adalah:&lt;br /&gt;1. Jangan sampai Pasword/kata kunci tadi diketahuai oleh orang lain'&lt;br /&gt;2. Selalu sign out/log out/keluar setiap kali kita sign in/log in/masuk pada acount kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian tips sederhana semoga bermanfaat dan sangat berterima kasih bila pakar blog bisa membantu memberikan tips-tips yang lebih akurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-7128544152319718275?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/7128544152319718275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/02/pengelolaanedit-blog.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/7128544152319718275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/7128544152319718275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/02/pengelolaanedit-blog.html' title='Pengelolaan / Edit Blog'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-1921422854768277796</id><published>2011-02-21T19:38:00.007+07:00</published><updated>2011-02-22T21:56:07.162+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MODIFIKASI BLOG'/><title type='text'>Cara Membuat link/tautan dengan Tab baru di Postingan</title><content type='html'>&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/artists/big/Connie_click-me.gif" /&gt; PENGALAMAN ADALAH GURU YANG PALING BERHARGA. Ungkapan tersebut benar-benar nyata. Belajar dari kegagalan ketika membuat link di postingan, dengan maksud agar ketika link diklik maka URL yang dituju berada pada tab baru, sehingga kutulis postingan ini untuk berbagi pengalaman setelah saya berhasil membuat link di postingan dan ketika link tersebut diklik maka alamat URL yang dituju berada di tab baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan dari link dengan tab baru ini adalah halaman utama sebuah situs akan tetap pada tab tersendiri tidak tertindih situs yang dituju ketika sebuah link diklik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat link trsebut ternyata tidaklah sulit, copy paste aja kode dibawah ini ketika menulis postingan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&amp;lt;a target=" _blank"  href=" &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;ganti dengan URL yang dituju&lt;/span&gt;"&amp;gt; &lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;klik disini&lt;/span&gt;&amp;lt;/a&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;misalnya alamat URL saya ganti dengan alamat &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;http://www.wawanaisfa.co.cc&lt;/span&gt; dan kata &lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;klik disini  &lt;/span&gt;bisa diganti dengan kata apa saja misalnya &lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;DOWNLOAD&lt;/span&gt; sehinga hasilnya seperti dibawah ini,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&amp;lt;a target=" _blank"  href=" &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;http://www.wawanaisfa.co.cc&lt;/span&gt;"&amp;gt; &lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;DOWNLOAD&lt;/span&gt;&amp;lt;/a&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;CATATAN ketika mempaste kode tersebut postingan pada modus Edit HTML.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;sehingga yang terbaca pada halaman postingan seperti ini  &lt;a target=" _blank" href="http://www.wawanaisfa.co.cc/"&gt;DOWNLOAD&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;atau seperti ini  &lt;a target=" _blank" href="http://www.wawanaisfa.co.cc/"&gt;Klik Disini &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;selamat memcoba......semoga berhasil. &lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/artists/big/Viannen_loungelizard.gif" /&gt;&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/artists/big/Viannen_loungelizard.gif" /&gt;&lt;br /&gt;beri komentar jika bermanfaat &lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/artists/big/Connie_runner.gif" /&gt;. beri saran dan kritikan bila ada kekurangan &lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/artists/big/LorDeR_ahgm.gif" /&gt;&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/artists/big/LorDeR_ahgm.gif" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-1921422854768277796?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/1921422854768277796/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/02/cara-membuat-linktautan-dengan-tab-baru.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/1921422854768277796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/1921422854768277796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/02/cara-membuat-linktautan-dengan-tab-baru.html' title='Cara Membuat link/tautan dengan Tab baru di Postingan'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-5889600124661468548</id><published>2011-02-21T09:26:00.014+07:00</published><updated>2011-02-24T10:12:37.605+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SERBA-SERBI ISLAM'/><title type='text'>Tajwid Digital</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-qw6id6GvUMk/TWHOJLJAN2I/AAAAAAAAAOk/cHszL70sLys/s1600/tajwid1.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 255px; height: 176px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-qw6id6GvUMk/TWHOJLJAN2I/AAAAAAAAAOk/cHszL70sLys/s320/tajwid1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5575964470666082146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gambar disamping merupakan tampilan awal aplikasi belajar TAJWID  yang menggunakan macromedia flasplayer. Aplikasi ini portable sehingga tidak perlu melakukan proses instalisasi.&lt;br /&gt;Aplikasi belajar tajwid ini saya peroleh ketika saya berkunjung ke &lt;a href="http://epg-studio.blogspot.com/" target="_blank" title="epg-studio.blogspot.com"&gt;epg stodio&lt;/a&gt;. Saya rasa aplikasi ini sangat cocok untuk belajar Al-Qur'an di era digital sekarang ini, ditambah tampilanya yang menarik dan dilengkapi audio cara membacanya. Aplikasi ini akan sangat membantu bagi Ustad dan Ustadzah di TPA-TPA atau TPQ-TPQ dan bagi orang tua yang putra-putrinya mulai belajar Al-Qur'an.&lt;br /&gt;Ada delapan menu dalam aplikasi ini dan masing-masing menu dilengkapi dengan audio mengenai pengertian dan contoh-contohnya.&lt;br /&gt;Aplikasi ini filenya juga tidak terlalu besar dan juga dalam format rar. sehinga untuk mendownload tidak memerlukan waktu yang lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Untuk lebih menyakinkan silahkan saja&lt;/span&gt;           &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/13071361/TAJWID.rar.html" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i844.photobucket.com/albums/ab5/Yuswanjang/DOWNLOAD.png" heigth="40 border=" 0="" width="40" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-5889600124661468548?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/5889600124661468548/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/02/tajwid-digital.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/5889600124661468548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/5889600124661468548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/02/tajwid-digital.html' title='Tajwid Digital'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-qw6id6GvUMk/TWHOJLJAN2I/AAAAAAAAAOk/cHszL70sLys/s72-c/tajwid1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-3425734654489491848</id><published>2011-02-01T00:22:00.003+07:00</published><updated>2011-02-04T01:02:21.432+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MODIFIKASI BLOG'/><title type='text'>Fungsi Tombol Share facebook</title><content type='html'>&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/light_skin/clapping.gif" /&gt;&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/light_skin/clapping.gif" /&gt;&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/light_skin/clapping.gif" /&gt;Banyak cara yang dilakukan oleh pe blogger dalam mempublikasikan blog atau postingannya. &lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/light_skin/to_pick_ones_nose.gif" /&gt;Dengan harapan semakin banyak netter yang berkunjung ke blog atau sekedar mampir melihat-lihat isi blog dapat meningkatkan Page rank atau trafick.&lt;br /&gt;Salah satu caranya adalah dengan cara mempublikasikan blog lewat jejaring sosial facebook. Hal ini dilakukan karena saat ini demam facebook sedang melanda masyarakat dunia, dari yang awam IT atau gaptek sampai pakar IT semuanya membicarakan jejaring sosial ini.Bommer inilah yang dimanfaatkan oleh para blogger, tentang efektif atau tidaknya mempublikasikan blog lewat jajaring sosial ini itu masalah nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila pengunjung blog menjumpai simbol speerti ini &lt;a href="http://www.blogger.com/%22http://www.facebook.com/share.php?u=%22%20+%20data:post.url"&gt;&lt;img alt="www.tips-fb.com" src="http://i844.photobucket.com/albums/ab5/Yuswanjang/facebok.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; atau  &lt;a href="http://www.blogger.com/%22http://www.facebook.com/share.php?u=%22%20+%20data:post.url"&gt;&lt;img src="http://i15.photobucket.com/albums/a398/syilpid/share_on_facebook_4.png" alt="www.tips-fb.com" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.blogger.com/%22http://www.facebook.com/share.php?u=%22%20+%20data:post.url"&gt;&lt;img src="http://i15.photobucket.com/albums/a398/syilpid/share_on_facebook_3.png" alt="www.tips-fb.com" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; atau  sekedar tulisan &lt;a href="http://www.blogger.com/%22http://www.facebook.com/share.php?u=%22%20+%20data:post.url"&gt;Share on Facebook&lt;/a&gt; itu adalah tombol simbol blog atau postingan blog dapat dibagikan atau disharing ke facebook.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila pengunjung blog mengklik tombol share facebook tersebut itu sama artinya update status dengan mempublikasikan postingan blog yang sedang dikunjungi, otomatis dengan catatan pengunjung tersebut mempunyai acount di facebook.&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/light_skin/yahoo.gif" /&gt;&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/light_skin/yahoo.gif" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalaupun tidak lewat pengunjung blog si empunya blogpun juga bisa mempublikasikan blognya lewat acount facebook dengan udate status, ya itu tadi si empunya blog juga harus punya acount di facebook.&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/light_skin/yahoo.gif" /&gt;&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/light_skin/yahoo.gif" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila pengunjung blog ini, tetarik dengan artikel ini atau tertarik dengan salah satu artikel yang ada di blog ini untuk mempublikasikan ke teman-teman facebook silahkan saja klik tombol &lt;a href="http://www.blogger.com/%22http://www.facebook.com/share.php?u=%22%20+%20data:post.url"&gt;&lt;img alt="www.tips-fb.com" src="http://i844.photobucket.com/albums/ab5/Yuswanjang/facebok.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  yang terdapat dibawah judul postingan atau judul artikel. dan selanjutkan silahkan ikuti pentunjuk dari admin facebook.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekiranya pengunjung berkenan share salah satu artikel blog ini ke acount facebook maka akan sangat berterima kasih sekali &lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/he_and_she/first_move.gif" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-3425734654489491848?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/3425734654489491848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/02/fungsi-tombol-share-facebook.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/3425734654489491848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/3425734654489491848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/02/fungsi-tombol-share-facebook.html' title='Fungsi Tombol Share facebook'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-7517095748156515586</id><published>2011-01-22T21:32:00.016+07:00</published><updated>2011-02-17T22:52:17.455+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MODIFIKASI BLOG'/><title type='text'>Kode warna generasi baru</title><content type='html'>&lt;div id="TrixCGv1"&gt;&lt;object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab" width="400" height="430"&gt;&lt;param name="movie" value="http://e-infotainment.com/applications/color-code-generator/v1/trixcgv1.swf"&gt;&lt;br /&gt;&lt;param name="quality" value="high"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#cccccc"&gt;&lt;br /&gt;&lt;embed src="http://e-infotainment.com/applications/color-code-generator/v1/trixcgv1.swf" bgcolor="#cccccc" name="flash" play="true" loop="false" quality="high" type="application/x-shockwave-flash" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" width="400" align="middle" height="430"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin mendapatkan warna-warni seperti tampilan kode warna di atas, silahkan kopy paste kode di bawah ini pada wadged atau pada postingan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border: 0px solid rgb(204, 204, 204); padding: 5px; overflow: auto; width: 400px; height: 200px; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;div id=" TrixCGv1" &amp;gt;&amp;lt;object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000"width="400"height="430"&lt;br /&gt;codebase=" http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab"&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;param name=" movie"value=" http://e-infotainment.com/applications/color-code-generator/v1/trixcgv1.swf"/&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;param name=" quality"value=" high"/&amp;gt;&amp;lt;param name=" bgcolor"  value=" #cccccc"/&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;embed src=" http://e-infotainment.com/applications/color-code-generator/v1/trixcgv1.swf"&lt;br /&gt;quality=" high"bgcolor=" #cccccc"  width=" 400"  height=" 430"name="flash"align="middle"play="true"&lt;br /&gt;loop=" false"  quality=" high"  type=" application/x-shockwave-flash"&lt;br /&gt;pluginspage=" http://www.macromedia.com/go/getflashplayer"&amp;gt;&amp;lt;/embed&amp;gt;&amp;lt;/object&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang inging menempatkan di wadged,pertama-tama silahkan login ke blogspot.com selanjutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. setelah masuk dan berada di dasbor silahkan klil rancangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. klikn tambah wadget&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. pilih dan klik HTML/ java scrip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. tempatkan code tadi pada kotak konten&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoaga berhasil..............selamat mencoba.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-7517095748156515586?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/7517095748156515586/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/01/ingin-mendapatkan-warna-warni-seperti.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/7517095748156515586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/7517095748156515586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/01/ingin-mendapatkan-warna-warni-seperti.html' title='Kode warna generasi baru'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-3338631381493239467</id><published>2011-01-22T10:12:00.001+07:00</published><updated>2011-01-22T10:16:24.831+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFORMASI ARTIKEL'/><title type='text'>Rp1,3 T APBD untuk Gusur Rakyat Miskin</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/TTpLzQOVH1I/AAAAAAAAAOU/XvljEBvDeEY/s1600/aSmZjJ0aoo.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 250px; height: 250px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/TTpLzQOVH1I/AAAAAAAAAOU/XvljEBvDeEY/s320/aSmZjJ0aoo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564843633470152530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;JAKARTA - Lembaga Bantuan Hukum Jakarta (LBH Jakarta) menyatakan sebagian APBD DKI Jakarta merupakan malapetaka bagi rakyat miskin kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalnya, dari Rp27,95 triliun total APBD 2011, sebesar Rp1,3 triliun di antaranya digunakan untuk program pembebasan lahan dan pengadaan tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah tersebut berbanding terbalik dengan anggaran pelayanan terhadap warga miskin yang hanya sebesar Rp517 miliar. Demikian disebutkan dalam rilis LBH Jakarta yang diterima okezone, Sabtu (22/1/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LBH Jakarta juga menyoroti istilah yang tidak konstensi, multitafsir, serta menyesatkan dalam program yang masuk dalam anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hal ini membuka kesempatan praktek korupsi APBD menjadi besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LBH Jakarta juga melihat kenaikan anggaran pada 2011 sebesar Rp1,24 triliun dibanding tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;(ton)&lt;br /&gt;sumber: (http://news.okezone.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-3338631381493239467?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/3338631381493239467/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/01/rp13-t-apbd-untuk-gusur-rakyat-miskin.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/3338631381493239467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/3338631381493239467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/01/rp13-t-apbd-untuk-gusur-rakyat-miskin.html' title='Rp1,3 T APBD untuk Gusur Rakyat Miskin'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/TTpLzQOVH1I/AAAAAAAAAOU/XvljEBvDeEY/s72-c/aSmZjJ0aoo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-6235632973940031517</id><published>2011-01-19T22:45:00.008+07:00</published><updated>2011-01-25T14:47:31.575+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MODIFIKASI BLOG'/><title type='text'>Smiley di Postingan</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Ketika kita sedang melakukan jalan-jalan  mengunjungi blog mungkin sobat menemukan seperti ini &lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/artists/fool/appl.gif" /&gt;&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/artists/fool/duel.gif" /&gt;atau seperti ini &lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/sport/spartak.gif" /&gt;&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/sport/shablon_03.gif" /&gt;, itu adalah smiley atau emotion.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Jika sobat tertarik untuk menempakan smiley atau emotion di postingan sobat silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini:&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;1. Kujungi amlamat ini  &lt;a href="%3Ca%20href=%22%20target=%22_blank%22%20https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/11903/%3C/a%3E"&gt;https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/11903/&lt;/a&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;2. setelah masuk, klik tombol warna hijau dengan tulisan +add firfox.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;3.  Tunggu beberapa saat akan muncul kotak dialog software instalaton, &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.7in;"&gt; klik tombol install now (letaknya di pojok kanan bawah).&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;4. Setelah instalasi selesai lakukan restat firfox dengan mengklik tombol &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.7in;"&gt;restat firfox&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;5. berikutnya akan muncul konfirmasi, klik aja restat.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Setelah firfox melakukan restat Perhatikan pada samping kiri dari Address Bar firefox anda. Ada tambahan icon orang yang sedang tersenyum berwarna kuning menyambut anda.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Login ke Blog Anda, pada saat menulis postingan, klik icon yang berwarna kuning tersebut. Pada sisi kiri firefox akan muncul nama/judul dari kumpulan smiley berdasarkan beberapa kategori. Klik Judul tersebut, anda akan mendapatkan ratusan smiley yang sangat menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/TTcN5AupgTI/AAAAAAAAAOM/Sw_gtEILYjM/s1600/New%2BPicture.png"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/TTcN5AupgTI/AAAAAAAAAOM/Sw_gtEILYjM/s320/New%2BPicture.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5563931137738899762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk menempatkan smiley, tempatkan kursor pada kata atau kalimat yang ingin anda masukkan smiley,&lt;br /&gt;klik smiley yang diinginkan. Tetapi harus diingat, posisi postingan Anda dalam Mode Tulis.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Selamat mencoba semoga berhasil, &lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/artists/big/Laie_cyclist.gif" /&gt;&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/artists/big/Laie_cyclist.gif" /&gt;&lt;img src="http://www.kolobok.us/smiles/artists/big/Laie_cyclist.gif" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;CATATAN ADD ONS SMILEY INI HANYA BISA DIPASANG PADA FIRFOX VERSI 3.6.x.x, TIDAK BISA DIINSTAL PADA FIRFOX VERSI 4.0&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-6235632973940031517?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/6235632973940031517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/01/smiley-di-postingan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/6235632973940031517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/6235632973940031517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/01/smiley-di-postingan.html' title='Smiley di Postingan'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/TTcN5AupgTI/AAAAAAAAAOM/Sw_gtEILYjM/s72-c/New%2BPicture.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-8109995062473042947</id><published>2011-01-19T21:18:00.008+07:00</published><updated>2011-02-07T05:28:11.620+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MODIFIKASI BLOG'/><title type='text'>Membuat Kotak Tukeran Link</title><content type='html'>Langkah yang perku dilakukan adalah :&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;1. masuk ke akun blogspot/blogger dengan ID dan &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.7in;"&gt; pasword anda&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;2. Klik Rancangan/layout&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;3. Klik elemen laman&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;4. klik tambah gaged&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;5. klik HTML /Java scrip&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;6. Isi kotak Judul misalnya TUKERAN LINK&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;7. Copy paste kode di bawah ini di kotak konten &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.7in;"&gt;(dibawah kotak judul)&lt;/p&gt;&lt;div style="border: 0px solid rgb(204, 204, 204); padding: 5px; overflow: auto; width: 350px; height: 90px;"&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;lt;textarea cols=" 25"  name=" textarea" &amp;gt;&amp;lt; a target=" _blank"  href=" http://&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Ganti alamat blog sobat&lt;/span&gt;" &amp;gt; &lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Ganti nama sobat&lt;/span&gt;&amp;lt; /a&amp;gt;&amp;lt;/textarea&amp;gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;contoh setelah kode di copas, diganti alamat blog dan namanya seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;textarea cols="25" name="textarea"&gt;&lt;a target="_blank" href="http://www.wawanaisfa.co.cc"&gt;Ki Yuswa Pinulur&lt;/a&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;8. Jangan lupa disimpan&lt;/p&gt;gampang kan... Selamat mencoba.....semoga bermanfaat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-8109995062473042947?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/8109995062473042947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/01/membuat-kotak-tukeran-link.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/8109995062473042947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/8109995062473042947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/01/membuat-kotak-tukeran-link.html' title='Membuat Kotak Tukeran Link'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-2013606611869872369</id><published>2011-01-17T20:48:00.023+07:00</published><updated>2011-08-07T10:11:02.080+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFORMASI ARTIKEL'/><title type='text'>LINK SOBAT DIPASANG DI WAWANAISFA..., MAU...??!!</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Sobat-sobat blogger beberapa kali saya jalan-jalan ke blog milik sobat blogger, diantara sobat-sobat ada yang menerbitkan postingan yang isinya akan menempatkan link pengunjung di blognya. Saya pun tertarik dengan harapan saya punya link blog saya di blog milik sobat yang memberi tawaran tadi, sebagai rasa terima kasih saya, link sobat tadi saya pasang di blog saya. Selang beberapa hari saya kunjungi lagi blog sobat tadi, saya cari-cari link blog saya, ee...kok belum dipasang di blognya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Kali ini bagi sobat dan kawan-kawan yang ingin menempatkan link blog  sobat di blog Ki Yuswa lebih simple dan lebih mudah, sobat tinggal  menulis nama dan alamat URL blog sobat pada kotak Mister linky's kemudan  klik enter.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Dan akan sangat berterima kasih bila sobat berkenan meninggalkan pesan di kotak pesan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 250, 148);font-size:85%;" &gt;&lt;marquee black="" direction="left" bgcolor="#a52a2a" width="&amp;quot;150%&amp;quot;"&gt;SILAHKAN COPY PASTI KODE DI DIBAWAH INI DI BLOG ANDA&lt;/marquee&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;KODE BANNER:&lt;br /&gt;&lt;textarea rows="5" cols="25" name="code"&gt;&amp;lt;a target="_blank" href="http://yuswapinulur.blogspot.com/"&amp;gt;&amp;lt;img src="http://images.cooltext.com/1420272.gif" alt="Berbagi Itu Indah" height="90" width="160" /&amp;gt;&amp;lt;/a&amp;gt;&lt;/textarea&gt;&lt;br /&gt;TAMPILAN BANNER:&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank" href="http://yuswapinulur.blogspot.com/"&gt;&lt;img src="http://images.cooltext.com/1420272.gif" alt="Berbagi Itu Indah" height="90" width="160" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KODE LINK:&lt;br /&gt;&lt;textarea cols="25" name="textarea"&gt;&amp;lt;a target="_blank" href="http://www.wawanaisfa.co.cc"&amp;gt;Ki Yuswa Pinulur&amp;lt;/a&amp;gt;&lt;/textarea&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Link Sahabat:&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript" src="http://www.blenza.com/linkies/autolink.php?owner=yuswapinulur&amp;amp;postid=17Jul2011"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-2013606611869872369?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/2013606611869872369/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/01/link-sobat-dipasang-di-wawanaisfa-mau.html#comment-form' title='33 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/2013606611869872369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/2013606611869872369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/01/link-sobat-dipasang-di-wawanaisfa-mau.html' title='LINK SOBAT DIPASANG DI WAWANAISFA..., MAU...??!!'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><thr:total>33</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-4993601326372184011</id><published>2011-01-15T18:03:00.007+07:00</published><updated>2012-01-24T16:47:41.665+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MODIFIKASI BLOG'/><title type='text'>Menyembunyikan Buku Pengunjung</title><content type='html'>salah sata cara untuk mengetahui jejak pengunjung blog kita adalah dengan menyediakan buku pengnjung pada blog kita. Bagi blogger yang ingin memasang buku pengunjung yang tidak terlalu meghabiskan halaman blog, dibawah ini ada kode HTML yang dapat menyembunyikan buku tamu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun sebelum memasang atau mengcopy kode  menyembunyikan buku pengunjung yang saya sediakan, dapatkan kode buku pengunjungnya di alamat ini  &lt;a _blank="" href="http://www.blogger.com/%3Ca%20target="&gt;www.shoutmix.com&lt;/a&gt; terlebih dahulu.&lt;br /&gt;Setelah anda masuk ke shoutmix.com ikuti langkah-langkahnya yang diminta oleh shoutmix.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah mendapat kode buku pengunjung dari shoutmix langkah berikutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Silahkan Login ke Blogger Account Anda, pilih "Rancangan/layout" kemudian "elemen laman/Page Elements",&lt;br /&gt;2. Klik "Add a Gadget/tambah wadget" boleh di element manasaja, pilihlah "HTML/JavaScript",&lt;br /&gt;3. Copy code berikut dan paste ke Notepad:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="border: 0px solid rgb(204, 204, 204); padding: 5px; overflow: auto; width: 300px; height: 100px; font-family:courier new;"&gt;&lt;ul&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&amp;lt; style type=" text/css" &amp;gt;&lt;br /&gt;#gb{&lt;br /&gt;position:fixed;&lt;br /&gt;top:25px;&lt;br /&gt;z-index:+1000;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;* html #gb{position:relative;}&lt;br /&gt;.gbtab{&lt;br /&gt;height:150px;&lt;br /&gt;width:30px;&lt;br /&gt;float:left;&lt;br /&gt;cursor:pointer;&lt;br /&gt;background:url('http://i844.photobucket.com/albums/ab5/Yuswanjang/jejakpnj.png') no-repeat;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;.gbcontent{&lt;br /&gt;float:left;&lt;br /&gt;border:2px solid #FF8C00;&lt;br /&gt;background:#000000;&lt;br /&gt;padding:10px;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&amp;lt; /style&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt; script type=" text/javascript" &amp;gt;&lt;br /&gt;function showHideGB(){&lt;br /&gt;var gb = document.getElementById(" gb" );&lt;br /&gt;var w = gb.offsetWidth;&lt;br /&gt;gb.opened ? moveGB(0, 30-w) : moveGB(20-w, 0);&lt;br /&gt;gb.opened = !gb.opened;&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;function moveGB(x0, xf){&lt;br /&gt;var gb = document.getElementById(" gb" );&lt;br /&gt;var dx = Math.abs(x0-xf) &amp;gt;  10 ? 5 : 1;&lt;br /&gt;var dir = xf&amp;gt; x0 ? 1 : -1;&lt;br /&gt;var x = x0 + dx * dir;&lt;br /&gt;gb.style.right = x.toString() + " px" ;&lt;br /&gt;if(x0!=xf){setTimeout(" moveGB(" +x+" , " +xf+" )" , 10);}&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&amp;lt; /script&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt; div id=" gb" &amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt; div class=" gbtab"  onclick=" showHideGB()" &amp;gt;  &amp;lt; /div&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt; div class=" gbcontent" &amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&amp;lt; !-- Ganti dengan kode anda yang diperoleh dari shoutbox atau shoutmix  !--&amp;gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt; div style=" text-align:right" &amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt; a href=" javascript:showHideGB()" &amp;gt;&lt;br /&gt;[Tutup]&lt;br /&gt;&amp;lt; /a&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt; /div&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt; /div&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt; /div&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt; script type=" text/javascript" &amp;gt;&lt;br /&gt;var gb = document.getElementById(" gb" );&lt;br /&gt;gb.style.right = (30-gb.offsetWidth).toString() + " px" ;&lt;br /&gt;&amp;lt; /script&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebagai Contoh Saya akan Ganti&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&amp;lt; !-- Ganti ini dengan kode buku tamu Anda --&amp;gt;&lt;/span&gt;   dengan buku pengunjung yang  saya perole dari shoutmix :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&amp;lt; !-- Begin ShoutMix - http://www.shoutmix.com --&amp;gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&amp;lt; iframe title=" wawanaisfa"  src=" http://www5.shoutmix.com/?wawanaisfa"  width=" 320"  height=" 400"  frameborder=" 0"  scrolling=" auto" &amp;gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&amp;lt; a href=" http://www5.shoutmix.com/?wawanaisfa" &amp;gt; View shoutbox&amp;lt; /a&amp;gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&amp;lt; /iframe&amp;gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&amp;lt; br /&amp;gt; &amp;lt; a href=" http://www.shoutmix.com"  title=" Get your own free shoutbox chat widget at ShoutMix!" &amp;gt; ShoutMix chat widget&amp;lt; /a&amp;gt; &amp;lt; br /&amp;gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&amp;lt; !-- End ShoutMix --&amp;gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Selanjutnya Sobat juga bisa atur posisinya. Ubah aja nilai atribut top-nya. Kalau mau lebih ke atas dikit, ubah jadi 30px atau 20px, terserah Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Atau Anda Juga Mau Rubah Gambar http://i581.photobucket.com/albums/ss258/daenkrhapy/BT.jpg  sesuai selera, silahkan bikin dulu dengan Photoshop atau corelDRAW, Lalu simpan di photobucket dan gantilah gambar tersebut sesuai alamat penyimpanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Klik simpan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selasai deh...., selamat mencoba, semoga berhasil......, Jangan lupa komentarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-4993601326372184011?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/4993601326372184011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/01/menyembunyikan-buku-pengunjung.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/4993601326372184011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/4993601326372184011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/01/menyembunyikan-buku-pengunjung.html' title='Menyembunyikan Buku Pengunjung'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-4282474081598095784</id><published>2011-01-14T09:50:00.005+07:00</published><updated>2011-05-30T19:09:21.692+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MODIFIKASI BLOG'/><title type='text'>Cara membuat scroll di postingan</title><content type='html'>Scroll atau penggulung sangat berguna pada postingan yang panjang atau pada widged atau gadged yang memuat data atau informasi yang banyak karena dengan memasang scroll ini akan menghemat halaman. Contoh scroll&lt;br /&gt;&lt;div style="border: 0px solid rgb(204, 204, 204); padding: 5px; overflow: auto; width: 225px; height: 50px; background-color: rgb(75, 0, 0);"&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat scroll seperti di atas silahkan copy paste kode di bawah ini pada postingan anda, dengan catatan ketika membuat postingan pada mode Edit HTML bukan pada mode Tulis (caranya dengan klik tulisan Edit HTML).Letak tombolnya diatas Pratinjau. selanjutnya tinggal mempaste kodenya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kode scrool :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;&amp;lt;div style="border: 0px solid rgb(204, 204, 204); padding: 5px; overflow: auto; width: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-family: courier new;font-size:85%;" &gt;225px&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;; height: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: courier new;font-size:85%;" &gt;250px&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;; background-color: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-family: courier new;font-size:85%;" &gt;#4b0000&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0); font-family: courier new;font-size:85%;" &gt;&amp;amp;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;lt;ul&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-family: courier new;font-size:85%;" &gt;&amp;lt;/ul&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ketangan:&lt;br /&gt;1. angka berwarna merah &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;225px&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; adalah panjang scroll. Bisa diubah/disesuaikan kebutuhan.&lt;br /&gt;2. angka berwarna biru &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;250px &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;adalah tinggi scroll. Bisa diubah/disesuaikan kebutuhan.&lt;br /&gt;3. teks yang berwarna hijau muda &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;#4b0000&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;adalah kode warna yang juga bisa diganti. Untuk mendapatkan kode warna silahkan &lt;a target="_blank" href="http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/01/ingin-mendapatkan-warna-warni-seperti.html"&gt;klik disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk memasukan data didalam kotak scroll ketikan atau tuliskan atau apa sajalah istilahnya... diantara kode berwarna biru muda &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&amp;lt;ul&amp;gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;www.wawanaisfa.co.cc&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&amp;lt;/ul&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;sperti ini jadinya data yang sudah dimasukkan dalam scroll yang sudah dirubah ukuran dan warna bagronnya:&lt;br /&gt;&lt;div style="border: 0px solid rgb(204, 204, 204); padding: 5px; overflow: auto; width: 350px; height: 75px; background-color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;www.wawanaisfa.co.cc&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-4282474081598095784?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/4282474081598095784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/01/cara-membuat-scroll-di-postingan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/4282474081598095784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/4282474081598095784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2011/01/cara-membuat-scroll-di-postingan.html' title='Cara membuat scroll di postingan'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-7642043695389287083</id><published>2010-11-23T20:06:00.006+07:00</published><updated>2011-01-14T12:52:48.243+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOFTWARE'/><title type='text'>TUnUp Produk Key TUnUp 2011</title><content type='html'>Bagi yang sudah instalisasi TUnUp 2011 dan masih trial tidak usah melakukan uninstal TUnUp 2011. silahkan dapatkan software+key &lt;a href="http://www.4shared.com/file/m5J29Haz/TuneUpUtilities2011_Full_Versi.html" target="_blank"&gt;TuneUpUtilities 2011&lt;/a&gt;dan &lt;a href="http://www.4shared.com/file/eDhec0t6/key_TunUp_2010.html" target="_blank"&gt;key TunUp 2010&lt;/a&gt;, dijamin gratis. Software ini sangat berguna dalam perawatan komputer anda. Banyak fitur-fitur yang disediakan oleh sofware ini. Untuk lebih yakinnya silah saja di unduh, dan jangan lupa kasih komentar bila bermanfaat. Dan sangat berterima kasih bila link iklan dibawah postingan diklik, sebab sekali klik anda akan sangat berarti terhadap blog ini.&lt;a href="http://www.4shared.com/file/eDhec0t6/key_TunUp_2010.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt; id = 77120; clr = "DF6825-38251D-EAE319-653A0D"; &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript" src="http://kontactr.com/wp.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-7642043695389287083?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/7642043695389287083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2010/11/tunup-produk-key-tunup-2011.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/7642043695389287083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/7642043695389287083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2010/11/tunup-produk-key-tunup-2011.html' title='TUnUp Produk Key TUnUp 2011'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-6751028766868991009</id><published>2010-11-08T13:00:00.004+07:00</published><updated>2011-01-11T13:10:26.177+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LAGU NASIONAL'/><title type='text'>Lirik Lagu Wajib Nasional Berkibarlah Benderaku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/TNeUYggquLI/AAAAAAAAAM4/KSCrTs5nrws/s1600/my-INDONESIA-.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 75px; height: 50px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/TNeUYggquLI/AAAAAAAAAM4/KSCrTs5nrws/s320/my-INDONESIA-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5537057415640037554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Berkibarlah Benderaku&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Lirik Lagu Wajib Nasional Musik Perjuangan / Patriotik Nasional Republik Indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Ciptaan : Ibu Sud&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Berkibarlah benderaku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Lambang suci gagah perwira&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Di seluruh pantai Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Kau tetap pujaan bangsa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Siapa berani menurunkan engkau&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Serentak rakyatmu membela&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Sang merah putih yang perwira&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Berkibarlah Slama-lamanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Kami rakyat Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Bersedia setiap masa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Mencurahkan segenap tenaga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Supaya kau tetap cemerlang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Tak goyang jiwaku menahan rintangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Tak gentar rakyatmu berkorban&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Sang merah putih yang perwira&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Berkibarkah Slama-lamanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormalCxSpFirst" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Syukur &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Lirik Lagu Wajib Nasional Musik Perjuangan / Patriotik Nasional Republik Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Ciptaan : H. Mutahar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Dari yakinku teguh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Hati ikhlasku penuh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Akan karuniamu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Tanah air pusaka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Indonesia merdeka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Syukur aku sembahkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;KehadiratMu Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Dari yakinku teguh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Cinta ikhlasku penuh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Akan jasa usaha&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Pahlawanku yang baka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Indonesia merdeka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Syukur aku hanjukkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Ke bawah duli tuan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Dari yakinku teguh&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Bakti ikhlasku penuh&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Akan azas rukunmu&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Pandu bangsa yang nyata&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Indonesia merdeka&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Syukur aku hanjukkan&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Kehadapanmu tuan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:85%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12pt;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962387623694678102-6751028766868991009?l=www.wawanaisfa.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/feeds/6751028766868991009/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2010/11/lirik-lagu-wajib-nasional-berkibarlah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/6751028766868991009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962387623694678102/posts/default/6751028766868991009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wawanaisfa.co.cc/2010/11/lirik-lagu-wajib-nasional-berkibarlah.html' title='Lirik Lagu Wajib Nasional Berkibarlah Benderaku'/><author><name>Ki  YUSWA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12766358000636471936</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/ShlULZPPecI/AAAAAAAAAAM/Dbk1xJc9sxo/S220/DSC03123.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/TNeUYggquLI/AAAAAAAAAM4/KSCrTs5nrws/s72-c/my-INDONESIA-.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962387623694678102.post-2213658514955998898</id><published>2010-11-07T23:32:00.004+07:00</published><updated>2011-01-11T13:19:10.318+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LAGU NASIONAL'/><title type='text'>Lirik Lagu Wajib Nasional Bendera Merah Putih</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/TNbVPfTNNUI/AAAAAAAAAMo/KSZ3pR4VNGc/s1600/my-INDONESIA-.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 75px; height: 50px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_iMxUZ9z6QH0/TNbVPfTNNUI/AAAAAAAAAMo/KSZ3pR4VNGc/s320/my-INDONESIA-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5536847253975414082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Merah Putih / Bendera Merah Putih &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Lirik Lagu Wajib Nasional Musik Perjuangan / Patriotik Nasional Republik Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Karangan / Ciptaan : Ibu Sud&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Berdera merah putih&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Bendera tanah airku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Gagah dan jernih tampak warnamu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Berkibarlah di langit yang biru&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Bendera merah putih&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Bendera bangsaku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Berdera merah putih&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Pelambang brani dan suci&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Siap selalu kami berbakti&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Untuk bangsa dan ibu pertiwi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Berdera merah putih&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Trimalah salamku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" na
